Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
If I Could Not Have You No One Could

If I Could Not Have You No One Could

“Pak Nur.” sapa Salama. Nur menoleh, memperlihatkan wajah antusias dan tersenyum, “Ya Bu, ada apa?” “Pak Nas kan jadi wakil ketua di cabang Surabaya ya, terus, terus siapa yang mau menggantikan Pak?” “Wah Bu Salama, kok tanya saya. Saya tidak tahu,” jawab Nur. “Ayolah Pak Nur, Pak Nur kan sering pergi sama Bu Celo, masak Bu Celo ndak kasih bocoran? Sedikit saja. Pak Anwar ya?”
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai syair nurul musthofa sekumpul
Baca
+Pustaka
Noktah Merah Pernikahan Firda

Noktah Merah Pernikahan Firda

BAB 6 GUNARSO SALAH KAPRAH Tiba-tiba bola mata ini melihat kertas kuitansi terselip diantara tumpukan buku dekat meja riasku yang menggantung seperti mau jatuh. Mata ini serasa tak percaya melihat isi kuitansi ini tertanggal bulan lalu, pengeluaran sejumlah seratus lima puluh juta untuk keperluan umroh dua orang atas nama Zana Karunia dan Maftukha dibawah tanda tangan penyetornya atas nama Gunarso Hadi Prayoga .
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai syair nurul musthofa sekumpul
Baca
+Pustaka
Memilih Bercerai Daripada Dimadu

Memilih Bercerai Daripada Dimadu

ucap Bu Ningsing sambil terkekeh. "Pengennya sih punya dua kesebelasan," ujar Ustadzah Nurul disusul gelak tawa semuanya. "Sedang bahas apa toh, seru banget?" tanya Airin yang baru kembali dari toilet. Kali ini Rasya jalan sendiri. "Airin, kenalin ini Safira putri Ustadzah Nurul," "Assalamualaikum," "Waalaikumsalam,"
1078.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai syair nurul musthofa sekumpul
Baca
+Pustaka
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

gumam Bu Sekar. "Assalamualaikum, Bu, maaf sudah lancang datang ke sini tanpa meminta izin. Begini Bu, sebelum saya menceritakan semua, perkenalkan nama saya Rayyan Arjuna Pertama memiliki toko tempat Ajeng dan Aini bekerja," Rayyan meceda ucapannya. "Silahkan duduk, saya Bu Sekar ibu dari Ajeng dan Aini, mereka sudah berteman cukup lama. Ada perlu apa ke sini, nak?" tanya Bu Sekar ramah.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 409 kali sebagai syair nurul musthofa sekumpul
Baca
+Pustaka
menjadi yang kedua

menjadi yang kedua

"saya hanya manusia biasa seperti lainnya Yang tetap mengharap Kan seorang cucu, sedangkan Zahra sampai sekarang masih terbaring koma Di rumah sakit Dan tak tahu kapan Akan bangun. kau tentu sudah tahu, Kan, nur?" nur seketika mendongak, merasai ada suatu hal Yang Akan terjadi Malam itu. dia tersenyum Kala mengingat sepucuk Surat Yang telah ia terima untuk kesekian kalinya, sepucuk Surat Yang Akan selalu terselip diantara lembaran karya buku Muslim terkenal Dan Akan selalu nur ciumi dengan dada Yang berdebar debar.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai syair nurul musthofa sekumpul
Baca
+Pustaka
Anak Selingkuhan itu....

Anak Selingkuhan itu....

sapa ku sambil menganggukan kepala "Pak andre melirik ke arah pak arif" " Dia asisten baru saya, nama nya Aida. Nurma akan melahirkan". yang di jawab anggukan oleh pak andre. "Kirain ga bisa ganti asisten bro, tahu nya ada yang bening begini. bro, kok ga pernah cerita sih, jangan jangan ....,....... pak andre mengulum senyum ke arah pak arif. " Kita ketemu untuk membahas kerjaan buka bergosip" lanjut pak arif
872 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai syair nurul musthofa sekumpul
Baca
+Pustaka
Janji Setia

Janji Setia

jawab Nuwa. “Mufei?” tanya wanita lain di dalam mobil Dayyan. Ada saudara kembar syeik killer—Hira di kursi belakang. Di sebelah Bahira ada Zahra. Kebetulan atau bagaimana Nuwa tak tahu, yang jelas orang-orang di sana tadi habis digibahin. “Iya, mufei artinya ibu yang agung sekali.” “Oooh, jazakumullah khairan katsiron, ya, Nak, memanggilku dengan baik sekali,” ucap Gu sambil matanya ikut tersenyum. Dayyan terlihat kesal kedatangan penumpang gelap.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai syair nurul musthofa sekumpul
Baca
+Pustaka
Bukan Aku Yang Mandul

Bukan Aku Yang Mandul

Haidar memberi ancaman sungguh-sungguh. Tangan kanannya menunjukkan ponselnya yang berisi rekaman Toni saat berada di ruangan rawatnya Aisyah. Haidar lantas mendekatkan wajahnya pada daun telinga lelaki itu, lalu berbisik, “aku tahu wanita yang bernama Nurul itu adalah anak seorang kyai dari pemilik pondok pesantren. Bisa kamu bayangkan jika ucapan dan tindakan seorang anak kyai seperti tadi tersebar luas. Aku juga tahu kalau suaminya yang sekarang bukanlah ayah dari janin yang dikandungnya,” pungkasnya.
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai syair nurul musthofa sekumpul
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Disi77
Hai pembaca setia Bukan Aku Yang Mandul. atas dukungan pembaca, novel ini menjadi juara 2 event Mantan Yang Kau Sia-Siakan Ternyata Orang Kaya. sebagai bentuk terima kasih dari othor, mau bagi-bagi koin gratis nih. Buat kalian pembaca setia, komen ulasan ini ya ...
Haniocta_
Kasihan sekali kau Aisyah, sudah difitnah. Pengorbananmu juga tak dianggap. Walaupun serapat apapun kamu menutupi aib suamimu. Tapi, kelak semua akan terbongkar siapa yang benar dan salah. Semoga saja kau menemukan kebahagian Aisyah. keren banget ceritanya. Semangat terus buat kakak authornya.(^_^)
Baca Semua Ulasan
KUIKHLASKAN SUAMI MENIKAH LAGI

KUIKHLASKAN SUAMI MENIKAH LAGI

Terlihat sekali kalau Andin menyimpan beban. Dia ingin menegur, tetapi kemudian pintu rumah terketuk pelan. Yumna langsung beranjak, membuka tirai dan menyembulkan kepala ke luar. "Nurul? Kamu Nurul?" Gadis itu tersenyum. "Assalamualaikum, Yumna. Lama tidak bertemu." "Waalaikumussalam. Silakan masuk!" Nurul mengangguk, dia langsung masuk dan meletakkan sebuah paper bag besar berwarna cokelat di atas meja. "Ini untuk ibu dan kalian semua."
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai syair nurul musthofa sekumpul
Baca
+Pustaka
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

Syamil : Apa artinya, @Ningsih? Ningsih : Pusing, @Syamil. Hanum : Aku baru selesai manjat. Salam kenal @Bang Hisyam, @Bang Lazuardi, @Bang Beni, @Bang Syafid. Dashan : Aku nggak disebut? @Hanum. Hanum : Kita seangkatan dan satu unit kerja, @Dashan. Ngapain disebut? Dashan : Oh, kamu nggak kangen sama aku, @Hanum?
8.59.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai syair nurul musthofa sekumpul
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status