Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RETAK

RETAK

"M--maaf, kang. Saya tidak sengaja." "Lain kali kalo jalan tuh lihat ke depan, jangan fokus ke HP mulu. Nanti dijambret baru tahu rasa!" ketus laki-laki itu yang kembali berjalan melewati Vitaloka. Vitaloka menatap punggung laki-laki itu yang sudah menjauh. Dia tidak sempat melihat wajah dari orang yang tak sengaja ditabraknya. "Orang enggak sengaja juga," gumam Vitaloka.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as take a hint
Read
+Library
CAT-CH ME!

CAT-CH ME!

Momen langka ini harus aku manfaatkan sebaik mungkin. Kanaya Okayyy. Terima kasiihh ^_^ Arab KW Besok-besok nggak usah tanya hal gak penting kek gini lagi lah Gue sibuk Paling males gue ditanyain hal-hal nggak penting gini
102.9K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as take a hint
Read
+Library
Esterina Allen
:D :D :D Sumpah ih baru baca satu kalimat langsung baper. Abis ngajakin putus gitu. Trus aku langsung sedih deh. Oke, aku akan bertahan. ini baru satu bab ... masih ada beberapa bab lagi. awas kalo nggak happy ending, aku bakal nangis.
Buah_Kaktus
Aa, Neng ikhlas klo Aa nikah ma sahabat Neng. Mamah Aa pun lbh suka ma Desi karena suka ngirim2 masakan kan? Neng ikhlas Aa, Aa harus patuh ma orang tua... dadah Aa, mdh2n ada keajaiban selanjutnya.. apa kudu Neng kirim2 masakan juga le mamah Aa? 😁😁 Seru Thor, lajut kuy...
Read All Reviews
Back To Home

Back To Home

BRUK! Suara pintu depan yang dibuka kasar mengaburkan lamunan ingatan, aku melihat kearah pintu kamar, memastikan dengan jelas siapa yang akan datang. Meski tahu dengan benar, sosok itu tidak akan berani mendekat.
582 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as take a hint
Read
+Library
Rahasia yang Tak Kau Ketahui

Rahasia yang Tak Kau Ketahui

Setelah mengecup kening Nikita, Arhan menoleh menatapku dan berujar, "Tinggalkan saja surat yang harus kutanda tangan. Kamu sudah boleh pergi." Aku mengangguk, lalu mengambil suratku dan pergi. Tiba-tiba, kepalaku terasa sakit. Ini adalah salah satu gejala penyakitku. Ke depannya akan bertambah parah. Arhan, aku tidak butuh tanda tanganmu lagi. Hanya saja, aku cukup penasaran. Kalau suatu hari kamu tahu aku melupakanmu, apa kamu bakal menyesal?
10.5K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as take a hint
Read
+Library
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Si sopir taksi yang sudah tua pun melirikku melalui kaca spion. Dia berkata, "Nona, jangan menoleh lagi ke belakang. Fokuslah ke depan." Sopir taksi itu mengungkapkan apa yang ada dalam pikiranku, fokus ke depan. Tiga hari kemudian, kalangan penguasa keuangan Kota Neysa pun menjadi gempar.
7.1K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as take a hint
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status