MADU HITAM
Tangis Alina pecah dan menganak sungai.
Keadaan rumah sepi, seseorang datang menemui Cindy masuk menerobos ke dalam rumah. Pria itu mencengkram kuat pergelangan Cidny, untuk membawanya ke kamar tamu. “Hentikan apa yang kau lakukan, ha. Lepaskan?!” kecam Cindy memberontak. “Aku rindu tubuhmu, Cindy kau harus ingat dengan perjuanganku, jika tidak nyawa ibumu akan dalam bahaya.” anacamnya, menatap penuh lapar seakan siap menyantap hidangan lezat. “Keterlaluan, kau.” Cindy, memberontak. Namun lawanya tak sebanding. meski dengan begitu. Cindy, terpaksa harus menuruti keinginanya. Agar kebohongan yang ia simpan tersimpan rapat, hingga seseorang di balik celah pintu melihatnya.
Bab Populer