40 Hari Setelah Kematian Bapak
“Katakan pada Kyai Hasan, aku akan datang. Tapi bukan untuk berdoa. Aku akan menunjukkan kepada mereka apa yang sebenarnya mereka takuti.”
Di masjid, suasana mulai khusyuk. Kyai Hasan memimpin warga dalam zikir dan doa, suara mereka bersahut-sahutan, memenuhi ruangan dengan aura keimanan. Namun, di balik lantunan doa, ada ketegangan yang tak bisa diabaikan. Beberapa warga menoleh ke arah pintu setiap kali terdengar suara angin yang kencang.
Pak Karman duduk di dekat pintu, menggenggam tasbih dengan erat. Namun, ia tidak bisa menyembunyikan rasa cemasnya. “Kyai, sebenarnya kita masih menunggu siapa?” bisiknya.
Bab Populer