MEMBALAS HINAAN BAPAK (Cerita Cinta Sang Caddy)
Anida yang pemainnya berjalan sangat cepat sudah duluan juga.
Sumi yang membawa satu troli saja kesusahan menoleh dan bertanya.
“Teh gak berat bawa dua?” Sumi bertanya.
“Awalnya kalau belum biasa, berat! Tapi kalau dah biasa, ringan saja! Jadi kedi itu bukan kerja sendiri, Neng! Kamu baru, ya! Nanti kita itu satu tim, jadi saling bantu kayak gini! Kalau bola pemain yang satu hilang, kita pun bantu cari, kalau temen kita mau ambil minum atau finish di green belakangan, kita bawain trolinya,” tukasnya sambil tersenyum.
Hot Chapters