Mengejar Cinta Nona WO
seru suara Gasan di antara desing angin dan mesin kendaraan.
Aku menarik diri, bukan karena ingin menjauh, tapi karena takut terlalu nyaman.
“Lo tuh, ya,” seruku balik, setengah tertawa, setengah menahan napas yang terselip. “Baru aja lo liat episode paling absurd dalam hidup gue, terus masih sempat-sempatnya ngegombal.”
“Justru karena absurd, makanya butuh penyeimbang,” sahutnya cepat. “Dan gue emang cocok banget jadi tokoh pengimbang dalam hidup lo. Yang kadang ngeselin, tapi lo cari juga.”
Hot Chapters