Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mistake

Mistake

dumel thea . "lo jiga duduk sebelahn sama gio" . "tapi gue gak secentil lo ya yang harus kedipin mata ke siska , buat dia baper . udah tau siska suka sama lo malah di gituin . bayakin musuh dah buat gue "
8.712.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai teka teki duduk diam
Baca
+Pustaka
Lelaki Yang Terpaksa Menikahiku

Lelaki Yang Terpaksa Menikahiku

“Ya ampun, kenapa ruangannya mendadak kayak kuburan? Mana senyumnya, sayang-sayangku?” Dini mendengkus geli. “Tej, kita lagi istirahat, bukan lagi syuting iklan pasta gigi.” “Alah, elu, Mbak,” balas Teja dengan gaya tangan mengepak ke udara. “Senyum itu ibadah, jangan pelit-pelit. Laki aja kalo disenyumin gue bisa langsung meleleh, tauk.” Ryo spontan tertawa keras. “Ya iyalah, Tej. Mereka meleleh karena salah sangka. Kirain lo cewek beneran.”
9.899.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai teka teki duduk diam
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Miumiu Dara
teka teki 300jt blm ada pov-nya, skrng ada kai si anak ganteng, itu anak dara vs elo, atau anak biologis nata tp yg nikahin elo? apa hub nata vs clarin itu sesimpel alesan nata, jng2x apa di jpng mrk udah nikah, teka teki nata vs cwek2x blm keungkap, atau apa sinata meninggoy? duh Thor penasaran nih
Jeo Anne
thanks udah update lagi ka Zi. oiya kasih tahu dong kak itu Ananta mencereikan Andara karena masih dendam apa bukan? trs kalo bukan krn dendam kasih alasan yg masuk akal mgpa harus terus menyakiti Andara....hrusnya Ananta kalo ada masalah kan bs dibicarakan dg Andara n mrka cari solusinya
Baca Semua Ulasan
Skandal Sang Ceo

Skandal Sang Ceo

"Duduk aja di sofa. Capek sangat badan ini rasanya." "Bener cuma duduk doang?" tanya cewek bernama Rebecca. "Iya Sayangku." Dewa meyakinkan. "Terus malem ini gimana tidurnya?" tanya suara disebrang sana lagi, ketus. "Merem lah sayang." jawab Dewa, nyengir kuda. "Aku serius Mas! Hati ini lagi hancur! coba Mas, bayangin jika Mas dalam posisi aku, Ini bukan lelucon buat ku Mas!"
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai teka teki duduk diam
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan yang Tak Sempurna

Terjebak Pernikahan yang Tak Sempurna

“Kayak bapak punya pacar saja.” “Sembarangan!” “Nyata.” Dinda teguk langsung es tehnya. Ada jeda yang cukup panjang dari keduanya. Sampai-sampai Dinda merasakan canggung—lagi—dan menelan makanannya bulat-bulat. Di damping dengan itu semua, ada sakit yang Dinda rasakan secara brutal. Ternyata, mengagumi diam-diam, menyukai diam-diam pun berisiko untuk merasakan sakit. Dinda pikir itu jalan paling aman. Setidaknya sebelum Langit menjawab apa yang Dinda selorohkan. Dan mulai detik itu, ada penghentian yang harus Dinda sebut sebagai jalan menyerah.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai teka teki duduk diam
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Duke Dillard

Pengantin Pengganti Duke Dillard

Tidak menarik napas keras atau mengerang atau bereaksi. Hanya duduk diam dengan postur tegak sempurna. Seperti patung. Seperti tidak merasakan apa-apa.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai teka teki duduk diam
Baca
+Pustaka
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Namun, di balik semua kekokohan itu, ada sesuatu yang tak pernah benar-benar ia pahami. Suatu malam, saat bulan menggantung malu-malu di balik tirai awan, Sekar duduk di ruang tengah, tangannya membelai gelas teh yang sudah tak lagi hangat. “Mas,” ucapnya pelan, hampir seperti bisikan angin. “Apa Mas pernah merasa... aku terlalu diam?” Suaminya menoleh, mengangkat alis. “Diam? Kamu? Nggak juga. Kamu selalu cerita kok, tentang toko bunga, tentang makanan yang kamu suka itu…”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai teka teki duduk diam
Baca
+Pustaka
Godaan Penghuni Kos Puteri

Godaan Penghuni Kos Puteri

Dan malam itu, bukan suara, tapi diam yang mengisi udara—diam yang bukan canggung, bukan dingin—tapi diam yang menunggu siapa bergerak duluan. ====================== JANGAN LUPA!! FOLLOW, LIKE, AND COMMENT! ====================== Gita sengaja duduk di tepi kasur, posisi santainya nggak biasa. Tanktop oversize yang tadi kelihatan santai, sekarang jatuh pas di bahu kayak sengaja turun sedikit. Celana pendeknya masih kelihatan di bawah batas cahaya lampu kamar yang kekuningan.
9.297.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai teka teki duduk diam
Baca
+Pustaka
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

“Aku nggak repot. Aku cuma mau nemenin kamu. Kalau kamu butuh diam, aku diem. Kalau kamu butuh ngeluh, aku dengerin. Kalau kamu butuh teh hangat, aku bisa jadi teko.” Anaya memiringkan kepala. “Teko?” “Ya, teko cinta,” jawab Dewa sambil cengengesan. Anaya langsung menutup wajahnya dengan tangan. “Tuh kan, balik lagi jadi gombalan absurd.” “Tapi aku suka bisa kamu senyum menyambut hari,” kata Dewa lembut. Anaya terdiam sesaat, lalu menatapnya. “Iya... aku senyum.”
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai teka teki duduk diam
Baca
+Pustaka
Gadis Kesayangan Kapten Posesif

Gadis Kesayangan Kapten Posesif

"Duduk." Rea tidak duduk. Ia berdiri di dekat meja, melipat tangannya di dada. "Aku nggak haus. Dan aku nggak butuh tehmu." Arlo menyesap tehnya, lalu menatap Rea dengan tatapan tajam yang mengintimidasi. "Duduk, Rea. Aku nggak suka berdebat dengan orang yang sedang gemetar karena kedinginan. Itu menjengkelkan."
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai teka teki duduk diam
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Susu untuk Bayi Kembar Sang Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Bayi Kembar Sang Presdir

Dan malam itu, mereka hanya duduk diam di bawah langit, saling menguatkan dalam diam, menanti hari yang akan mengikat mereka secara sah, tanpa gembar-gembor, tapi dengan cinta yang penuh makna. **** Malam itu, suasana rumah terasa tenang. Setelah anak-anak tertidur lelap, Taufik duduk di ruang tengah dengan secangkir teh hangat di tangan. Tak lama kemudian, Ernita keluar dari kamar setelah memastikan Arkaf dan Asrul tidur nyenyak. Ia melangkah perlahan ke arah Taufik yang langsung menoleh dan tersenyum lebar melihatnya.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai teka teki duduk diam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status