Cahaya Biru
Sementara itu, Gery yang tiba-tiba muncul memberikan semangat tambahan, "Tenang, La. Gue juga di sini kok, nggak akan biarin apa-apa terjadi sama Cahaya."
Gery menatapku dengan senyuman penuh keyakinan. Aku merasa jantungku berdegup kencang, merasakan kehangatan dari kata-kata Gery, sementara Lala memberikan senyum tipis lalu mengangguk pelan.
Kami bertiga kemudian melangkah meninggalkan area itu, menuju ke kelas masing-masing dengan pikiran dan rasa yang masih belum sepenuhnya tenang.
Bab Populer