Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bangkit Dari Putus Asa

Bangkit Dari Putus Asa

Ditepuknya punggung kuda itu untuk memeriksa kondisinya. "Bila menuju hutan Windemoor, kita harus mengganti kuda-kuda ini di Desa Lembah Pinus. Aku akan mengirim pesan pada orang kita di sana untuk menyiapkan kuda segar untuk kita pakai nanti," jawab seseorang yang akan menjadi kusir kereta ini. "Tunggu, tolong kabarkan untuk menyiapkan tambahan enam ekor kuda. Kita memerlukannya bila kita terpaksa berpencar," tambahnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai tempat duduk di punggung kuda
Baca
+Pustaka
Pewaris Pedang Sulur Naga

Pewaris Pedang Sulur Naga

Sekar Wangi mengganti posisi duduknya. Sekar Pandan langsung berdiri dan menghampiri kudanya. Sejurus kemudian, kuda hitam itu telah berlari di atas tanah bebatuan mengikuti telunjuk Sekar Wangi. Sesekali perempuan itu mengarahkan telunjuknya ke kanan, sebentar kemudian mengarah ke kiri.
8.520.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 692 kali sebagai tempat duduk di punggung kuda
Baca
+Pustaka
Priaku di Kursi Roda

Priaku di Kursi Roda

Tapi aku sudah terlanjur mengatakannya. "Bisakah kau menanyakan hal lain?" tanyaku mencoba mengalihkan topik. Putra terdiam, kemudian dia dengan semangat mengajakku ke suatu tempat. Setelah menghabiskan makanan, Putra menarik lenganku untuk pergi ke sebuah tempat. Dia membawaku ke sebuah gua kecil, dan seingatku tidak pernah ada gua di daerah sini.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai tempat duduk di punggung kuda
Baca
+Pustaka
Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Lalu mengangkat kaki depannya, sehingga Bayu harus berpegangan erat pada tali kekang dan punggung sang kuda jika tak ingin tulangnya patah akibat jatuh dari kuda, dan alasan fiksinya pada Cadudasa benar-benar menjadi cerita nyata. Kuda tersebut lalu kembali mendaratkan kaki depannya, meringkik pelan, seperti memberikan kesempatan pada Bayu untuk bernafas dan membenarkan posisinya. Bayu terbatuk-batuk, rasanya ingin mual. Namun ia bersikeras menahan sensasi menyebalkan itu. Tentu bukan cerita yang dramatis jika akhirnya ia harus muntah di atas punggung kuda.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai tempat duduk di punggung kuda
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Tommy Rainbowisdom
Nah ini, novel fantasy yang aku tunggu-tunggu. Udah bagus, bikin penasaran lagi... Penasaran sama kelanjutan cerita Ganendra, Ayunda, dan karakter-karakter lain. Settingnya juga oke punya ... Ada kota favoritku, Palangkaraya. Cepet-cepet update, Thor!
fatekhatur rohmah
Temponya emang gak terlalu cepat, pelan tapi udah ada kejutan di bab-bab awal dan bikin penasaran. Dialognya bagus dan penulis bener2 pas ngasih momen yang bikin aku kaget alias ga buru-buru. Masih belum bisa ditebak tokoh jagoannya yh mana nih, plis deh yg kayak gini jangan cepet2 tamat
Baca Semua Ulasan
Putri Buangan Jadi Kesayangan

Putri Buangan Jadi Kesayangan

Ia mencari tempat di bawah pohon ek tua yang dahannya rindang sebagai tempat melepas penat. "Kita berhenti di sini." Tali kuda diikat di batang pohon, sementara mereka menyandarkan punggungnya di sana. Duke kemudian membuat api unggun dari batu. Membuat Tesa dilingkupi hangat yang menenangkan. Tesa menatap pria itu. "Duke?" "Lebih baik kita bergantian tidur. Aku tidak bisa mengambil resiko kuda ini melarikan diri. Dan kita tidak tahu perampok macam apa yang sedang berkeliaran di sekitar sini."
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai tempat duduk di punggung kuda
Baca
+Pustaka
Tertawan oleh Don Mafia

Tertawan oleh Don Mafia

Berdiri di atas sebuah tangga kayu kecil di samping lintasan kuda. Beberapa pegawai yang bekerja juga terlihat di sekitar. Sepertinya pertandingan kuda terbaik dengan kuda juara bertahan di sini cukup menarik bagi beberapa orang. Kedua penunggang kuda tersebut tampak naik ke atas pelana. Duduk dengan postur tubuh tegapnya. Iris spontan ikut menegakkan tubuhnya. Dia sedikit bergeser di tempat duduknya.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai tempat duduk di punggung kuda
Baca
+Pustaka
ELLIA

ELLIA

Kuda-kuda yang berada di sana hanya dikhususkan bagi pekerja kebun binatang Planet Zoo, untuk memudahkan mereka dalam bekerja. Di samping pintu gudang yg lebar terdapat Rak-rak tempat menyimpan helm di sebelah kiri. Sedangkan di sebelah kanan terdapat deretan besi yang menjadi tempat menggantungkan nose band/bagian dari kekang kuda yg mengelilingi hidung kuda, alat handling kuda/alat kendali kuda. Di paling kanan terdapat saddle/jok kuda terusun rapi di kayu yang memanjang. Di dekat sebelahnya terdapat deretan besi untuk mengaitkan aneka tali-tali kuda seperti briddle/kedali kuda saat beraktivitas, stear up/ tali kendali kuda.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai tempat duduk di punggung kuda
Baca
+Pustaka
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Setelah membuat keputusan, ia meninggalkan paviliun dengan cawan arak di tangan. Di sayap barat penginapan terdapat sebuah lahan yang digunakan sebagai kandang kuda. Di sanalah sebagian kuda-kuda tamu ditempatkan. Seorang pria berkulit gelap memindahkan jerami dari tumpukan, menaruhnya di setiap kandang kuda untuk memberi mereka makan. Melihat seorang tamu keluar dari lorong halaman utama, tubuhnya sedikit membungkuk sebagai kesopanan.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai tempat duduk di punggung kuda
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Mau tak mau sore itu Salwa mengikuti Mang Hari menuju istal kuda yang terletak di belakang pondok pesantren. Setiap tarikan nafasnya terasa berat. Baru saja kakinya menginjak peternakan kuda yang terletak hampir satu kilo meter di belakang pondok pesantren, bau aroma kotoran kuda sudah menusuk hidungnya hingga membuatnya ingin muntah. Namun ia cukup antusias melihat istal kuda karena ia memiliki maksud terselubung. Ia sudah mulai jenuh beraktivitas di dalam ruangan dengan menghabiskan waktu dengan mengaji.
10147.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai tempat duduk di punggung kuda
Baca
+Pustaka
Mengapa Kau Membenciku?

Mengapa Kau Membenciku?

Akhirnya tiba jualah ia di ujung pagar halaman belakang, di situ ia melihat istal yang sangat luas, karena ingin tahu dan rasa penasaran yang begitu besar, ia pun mendekati istal tersebut. "Wah… ternyata banyak sekali kuda di sini, bahkan ada 9 kuda yang berjejer dengan begitu rapi dengan dibuatkan sekat yang terbuat dari kayu, warna bulu kuda, serta besarnyapun berbeda satu dengan yang lainnya!" ucap Sinta.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai tempat duduk di punggung kuda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status