Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Galuh Tapa

Legenda Galuh Tapa

Sementara Ringgina masih mengintip dari celah-celah semak belukar, Galingga Tirta turun dari punggung kuda, memperhatikan situasi di tempat ini. "Galingga lihatlah!" Salah satu dari teman pemuda itu menunjuk dua kuda yang masih tertambang di pekarangan belakang gubuk tua reyot. "Ada dua kuda di sana, menurutmu apakah mereka pergi meninggalkan kuda-kuda itu, atau mungkin ada orang lain yang bermalam di tempat ini." lanjut pria ini.
1070.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang tempat duduk di punggung kuda
Ipakita ang mga Review (37)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
putriutara13
Numpang promo kak JEJAKA EMAS And The Legend Of The Ten Rings JEJAKA. Anak seorang dewa yang terlahir di muka bumi. Kelahirannya diiringi amukan badai petir yang maha dahsyat. Terlahir bersama seekor Naga Emas yang kemudian menitis dan menyatu kedalam raganya.
Basahin ang Lahat ng Review
5 games on

5 games on

Duke Elrica beserta yang lain sudah duduk di atas bangku penonton, bangku tersebut terbuat dari bongkahan batu keras besar yang di pahat menyerupai tempat duduk. Jika terlihat dari jauh terasa enggan untuk duduk diatas bongkahan putih bersih karena bisa saja akan membekukan pantat sendiri. Adir baru saja berpikir demikian, namun setelah dia menatap tempat duduk yang sangat banyak dan mengelilingi tempat besar tersebut akhirnya memberanikan diri untuk duduk, ternyata apa yang dipikirkan tidak terlihat demikian.
9.912.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 301 Beses bilang tempat duduk di punggung kuda
Ipakita ang mga Review (20)
Read
+Library
Lyxn
Selamat membaca kembali. Terimakasih sudah support untuk membaca novel ini. Bagi tahukan ke teman-teman kalian. Agar saya lebih semangat update setiap hari. Jika ada kritik dan saran mohon di ajukan saja. Mungkin saja bisa menjadi bahan ide cerita selanjutnya (〜^∇^)〜
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Dua kuda berwarna hitam dan putih kembali melesat menyusuri jalan kecil menuju Desa Sunjaya tempat kediaman keluarga Warta berada. Hyah! Hyah! Hyah! Lintang dan Balada menghentak tali kekang secara bersamaan membuat kuda mereka semakin melesat cepat menerobos kegelapan malam. Namun baru beberapa tarikan napas kuda itu berlari, keduanya kembali berhenti karena bertemu dengan rombongan Bakung dan Ki Jara.
1020.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 794 Beses bilang tempat duduk di punggung kuda
Read
+Library
Pandu Kesatria Genda Yaksa

Pandu Kesatria Genda Yaksa

jawab Senapati Pandu sambil tersenyum. "Oh, aku kira nama orang," desis Mustika Sari sambil tertawa kecil. "Apakah kau membawa kuda?" tanya Senapati Pandu meluruskan pandangannya ke arah Mustika Sari. "Bawa, Senapati. Kudaku ada di saung yang ada di ujung sana!" jawab Mustika Sari menudingkan jari telunjuknya ke arah timur dari tempatnya berdiri. "Hari sudah semakin sore, sebentar lagi matahari akan terbenam. Sebaiknya kita beristirahat di saung itu saja!" ajak Mustika Sari.
1022.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 607 Beses bilang tempat duduk di punggung kuda
Read
+Library
LEGENDA PENDEKAR MABUK

LEGENDA PENDEKAR MABUK

Akhirnya dia keluar lalu duduk di atas atap, menikmati langit yang tampak hitam. Namun, ketika mengedarkan pandangan ke sekeliling, Saka mendapati sesuatu yang bergerak mencurigakan. Maka Saka fokuskan tatapan ke arah jalan yang melintas di depan penginapan. Di depan penginapan tersebut terdapat halaman luas dan tempat menambatkan kuda. Di ujung jalan Saka melihat sebuah kereta kuda bergerak lambat. Anehnya kereta tersebut tidak diberi penerangan. Seolah sengaja berjalan gelap-gelapan.
1032.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 817 Beses bilang tempat duduk di punggung kuda
Read
+Library
Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

Bangun, Suamiku! Mari Bercinta

Di depannya, terlihat sebuah patung kuda perunggu yang besar dan tua, dikelilingi oleh semak-semak rimbun. Patung kuda. Jam 14.00. Luina mempercepat langkahnya, memasuki area yang lebih gelap dan sunyi di belakang patung itu. Ia kini berada di titik pertemuan yang telah ditetapkan oleh si peneror. Ia berdiri sendirian di tempat terbuka, dengan punggung menghadap ke patung kuda. Luina bisa mendengar detak jantungnya sendiri. Pukul 13:59 WIB.
10.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 380 Beses bilang tempat duduk di punggung kuda
Read
+Library
Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Di punggung kuda hitam itu, jenderal Shang duduk tegap, punggungnya lurus, rahangnya mengeras. Pandangannya menyisir setiap sudut kota seperti ujung pedang yang tak pernah benar-benar disarungkan. Segalanya tampak normal. Hingga kudanya tanpa perintah melambat, langkahnya meredam di dekat sebuah kedai kecil di tepi jalan.
1037.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 860 Beses bilang tempat duduk di punggung kuda
Read
+Library
Rawi, Sang Jejaka Super

Rawi, Sang Jejaka Super

“Tugasmu adalah latihlah pernafasan dan tenaga dalammu di atas bangku itu. Posisi duduk harus bersila, dan upayakan kamu bisa duduk diam tenang.” “Tapi, Pakdhe … .” Matanya memancarkan sebuah ketakutan. Bagaimana nanti kalau tidak seimbang? Bagaimana nanti kalau terjatuh?” “Tidak ada kata “tapi”, usahakan yang terbaik.” Rawi tetap memandang Pakdhe Surya mencari jawaban atau sedikit bantuan ide. Namun, Pakdhe Surya hanya mengangkat bahu.
10806 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 30 Beses bilang tempat duduk di punggung kuda
Read
+Library
Terjebak Dekapan Panas Duda Posesif

Terjebak Dekapan Panas Duda Posesif

Menggosok-gosok tanda kiss yang ada di dada nya. Selesai mandi dan berbenah diri, Kiara duduk di kursi di depan meja rias. Apalagi kalau bukan menyamarkan bekas yang ada di dada nya dengan foundation. Satu tanda ini, bisa bikin gempar satu keluarga besar.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang tempat duduk di punggung kuda
Read
+Library
FREL.

FREL.

Semua kursi di luar pada penuh, lagi! "Kenapa berhenti? Lo mau makan di sini kan?" Alis Kak Kevan berkerut heran. Ia meraih tanganku. "Ayo." "T-tunggu, Kak. Kita makan di situ aja." Aku menunjuk tempat duduk paling belakang yang baru aja kosong ditinggalkan pelanggan lain. Huft ... untung aja! Aku tersenyum senang ketika mendapati tempat duduk yang luar biasa aman—di belakang seorang bapak-bapak bertubuh gendut—memakai baju bermotif bunga.
9.426.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 766 Beses bilang tempat duduk di punggung kuda
Ipakita ang mga Review (46)
Read
+Library
Pengelana Tersesat
Ceritanya seru, tapi sekedar saran, perlu koreksi cara promosi. Lebih halus dan sopan ke Author. Takutnya promo kaya biasanya bakal bikin masalah di masa depan. Tapi, klo mau lanjut juga silakan. Saya yang tersesat hanya mengingatkan agar hanya saya seorang yang tersesat
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1234569
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status