Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mati Kembar

Mati Kembar

Pikirku, ke mana mereka? Karena penasaran, aku mencoba mencari ke semua sudut termasuk membuka lemari dan membolak-balik seluruhnya. Namun, mereka juga tidak ada di sana. Akhirnya aku keluar dan melanjutkan untuk mencari ke seluruh ruangan rumah akan tetapi, tetap tidak ada tanda keberadaan mereka. Hingga mataku menangkap ke sisi halaman belakang dan ternyata si kembar tengah berbicara diiringi tertawa riang dengan sosok perempuan cantik, siapa lagi kalau bukan Maya. Aku jadi merasa bersalah pada kedua putri ku sebab kemarin aku tidak membolehkan mereka ketemu dengan perempuan itu. Dan sekarang ia muncul mencoba mendekati Andin dan Andita.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
Pendekar Romantis

Pendekar Romantis

walaupun berstatus guru dan murid, Sembrana sudah terbiasa memanggil gurunya ini kakek. Setelah duduk di depan Kakek Celun yang duduk di atas sebuah batu datar, kakek kurus kecil ini tersenyum menatap muridnya yang makin tampan paripurna ini. “Sembrana…kamu harus pergi ke Telaga Hantu yang berada di sebelah Timur Lereng Gunung Meratus, kamu harus menemukan sebuah mestika yang terdapat di dalam mulut seekor ular raksasa yang selalu muncul setahun sekali setiap kali awal musim panas!”
10133.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai temu temuan
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Anak Anak Muda

Anak Anak Muda

Sialan! “kayaknya kamu lapar ya, sini makan bareng. Steak tempe tersedia untukmu” Jungwoo namanya. Dari sekian banyak orang disini yang komuknya b aja Cuma dia. Mark terpelatuk pada bahasan tempe Jungwoo. “tempe tuh nggak pantes dijadiin steak you know” dengan aura bule kw nya ia mengekang sebuah Tempe lalu dibalas dengan Lucas yang berada samping kanannya, “ohiya lupa yang bule mah beda cuyy makannya pizza rasa cola”. Mark terdiam merasa terhina lalu pergi jauh dari Lucas.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

Itu artinya Jan menemukan sesuatu yang berarti. “Ja! Kami menemukan daratan di sana. Gua ini adalah kubah yang melengkung yang sangat luas, sehingga ujung danau tidak kelihatan. Di sana ada celah kecil yang menghubungkan gua ini dengan lembah kecil yang dikelilingi tebing-tebing curam yang sangat tinggi. Di sana banyak tumbuhan dan binatang liar. Kami sudah mengelilingi lembah itu, dan satu-satunya jalan menuju lembah itu adalah melalui gua ini. Jadi tidak mungkin ada orang lain yang mengetahui keberadaan lembah itu!” terang Jan Bocnan dengan penuh semangat, setelah dia turun dari rakit.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menemukanmu

Perjalanan Menemukanmu

"Ya, ya, aku baru saja mendapatkannya kemarin. Masuk dan lihat-lihatlah." Jeanne menyeringai. Senang. Toko buku ini baru ditemuinya sebulan lalu. Pak Tomi, pemiliki toko ini menjual berbagai buku: buku baru dan buku lama juga perlengkapan belajar. Hal yang memantik ketertarikan Jeanne untuk datang adalah bahwa toko ini menjual buku-buku lama. Yaitu buku terbitan lama yang didapat dari agen penerbit langsung atau dari seseorang (buku bekas). Buku-buku klasik dan sastra terbitan pertama sering Pak Tomi dapatkan untuk kemudian dijualnya di tokonya dengan harga yang terbilang murah untuk ukuran barang antik.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

TEMEN TAPI DEMEN 15 Oleh: Kenong Auliya Zhafira Ketahuan sedang rindu karena kasmaran terkadang meninggalkan rasa malu. Malu karena godaan dari orang-orang terdekat. Soni memilih kabur untuk membersihkan diri lalu istirahat di kamar sembari melepas kangen dengan berbalas pesan. Ibu dan Bapak pun ikut masuk ke rumah dengan hati yang sangat puas telah membuat anak bujangnya merasa malu.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
Sistem Pahlawan Rakyat Jelata

Sistem Pahlawan Rakyat Jelata

Menu seperti biasa yang menemaninya, hanya nasi orek tempe dan juga gorengan. Keadaan dompetnya yang tipis, membuatnya tidak terlalu memilih-milih makanan. “Misi baru! Temukan provokator di aksi unjuk rasa berikutnya dan kamu akan mendapat 400 exp dan misi tambahan temukan intelejen yang menyusup di antara mahasiswa dan kamu akan mendap 200 exp.” Rein terbatuk-batuk, ia kemudian minum air putih yang berada di atas mejanya. Suara dari sistem misterius itu datang secara tiba-tiba dan mengagetkannya.
835 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
My next life as main character in horror dating sim game

My next life as main character in horror dating sim game

“Komodo!” “Baiklah 100 point untuk tim C!” ucap sang pembawa acara. “Masih berhubungan dengan pertanyaan di awal! Di manakah habitatnya?" Rudy segera menekan belnya dan beruntung, reguku yang pertama kali menekan. “Pulau Komodo, Indonesia!” “Benar! 100 point untuk tim B! Pertanyaan selanjutnya, siapakah penemu benua Amerika?”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
Kusingkap Topeng Busuk Suamiku

Kusingkap Topeng Busuk Suamiku

tawarku "Aku mau, Ma," sambar Dita cepat, "aku pengen dimasakin tempe kering, sambal panggang, sama cumi-cumi." "Siap, Tuan Putri!" sahutku riang. Kami tertawa bersama sebelum menutup panggilan telpon. Ya Allah, biarkan bahagia ini menetap padaku dan anak-anakku. Semoga, ini adalah awal pelangiku setelah hujan kemarin.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai temu temuan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status