Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

tanyanya sendiri, khawatir. Dia terus mencoba mengendalikan dirinya. Namun, rasa gerah menjalar di sekujur tubuh. Panas, hingga tanpa sadar mulut terus memanggil nama Sari. Seperti ada yang mengendalikan, Rahman langsung meraih ponselnya. Nada sambung terdengar. Tanpa menunggu lama, suara dari lawan mendominasi. "Halo, Mas?"
104.8K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as tertatih-tatih
Read
+Library
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Zayn merintih kesakitan sambil merengek, "Istri dan ibu tiriku nggak bisa diandalkan. Hanya ibu yang menyayangiku. Maafkan aku, Bu. Aku menyesal. Kumohon, bantulah aku dan Jihan. Kami sudah nggak punya yang lagi." Aku tidak berkomentar apa pun, lalu menutup telepon. Arya, Kevin, dan Laura memanggilku. Hari ini adalah perayaan ulang tahunku ke-58. Mereka mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap aku selalu merasa bahagia. Ya, aku akan bahagia.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as tertatih-tatih
Read
+Library
Gus! I Lap Yuh!

Gus! I Lap Yuh!

Woaaa Woaaa Brukk… Bruk… Bruk… Anak-Anak menjerit sembari memukul-mukul meja mereka. Keadaan kelas menjadi semakin riuh karena dosen mereka yang pendiam melancarkan gombalannya. Sedangkan di depan, Tatiana merasakan mulas pada perutnya. ‘Mas Khoir,’ gumam Tatiana, tertahan. Ia harus ekstra bersabar sampai suaminya selesai mengajar. * “Nyeet!!!”
9.37.9K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as tertatih-tatih
Read
+Library
Mendadak Dinikahi Om-Om

Mendadak Dinikahi Om-Om

Tuttt Deringan ponsel membuat Bastian kembali mengangkat benda pipuh tersebut, memperlihatkan nama 'Teta', menegakkan punggungnya dan mengusap wajahnya terlebih dahulu, sebelum kemudian menarik nafas pendek dan langsung menggeser icon berwarna hijau tersebut. "Ya?" "Bas, kamu masih lama baliknya?" "Iya, mungkin aku ke sana nanti malam, ya. Sekalian nganterin makanan, kamu mau makan apa, nanti aku bawain."
105.2K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as tertatih-tatih
Read
+Library
PARANORMAL CANTIK

PARANORMAL CANTIK

Ia lari meninggalkan tempat itu. "Sadatttt... ! Sadaaatttt... !" Serunya sambil tertatih-tatih. #######
1035.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as tertatih-tatih
Read
+Library
Salah Tetangga

Salah Tetangga

Tuuuut Tuuuut Tuuuut Setelah mengatakan semua itu, Bu Rahma langsung memutuskan sambungan telepon dari Bulan. Membiarkan Mama Mery terdiam dan terpaku dalam kebingungan. Wanita paruh baya itu sama sekali tak mengerti maksud perkataan Bu Rahma. Dia pun menoleh ke wajah polos Sri yang matanya masih terpejam, tak sadarkan diri. Benarkah dia seorang pe-nyi-hir?
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 239 Times as tertatih-tatih
Read
+Library
TERTIPU CINTAMU

TERTIPU CINTAMU

Tesa menggeleng sambil memamerkan senyuman termanisnya. Kevin yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya langsung menekan tombol merah dan menyimpan benda pipih berwarna hitam itu ke sakunya. "Ha--hai, Tesa. Lama tidak melihatmu. Kamu terlihat cantik hari ini," goda Kevin dengan tatapan tanpa berkedip. "Thank,s Vin. Kamu pun nampak gagah dengan menggunakan celana renang itu." What? Apa-apaan ini. Mereka dengan gamblang saling lempar pujian, tanpa menghiraukan aku yang kegerahan menahan amarah.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as tertatih-tatih
Read
+Library
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Sebelum pergi seperti biasa Agista pergi ke danau untuk menemui dan curhat pada bunga teratai yang ada di sana. "Hai teratai, aku akan pergi. Aku ingin menghapus semua kenangan buruk yang ada di sini dan mencari kehidupan baru. Selamat tinggal, jika suatu saat Yuda datang padamu dan menanyakan keberadaan ku tolong jangan katakan aku di mana!" Seperti bicara pada manusia saja, Teratai memang sahabatnya sejak lama. Karena dia tidak memiliki sahabat dekat, hampir semua teman-teman sekolah dia menjauhinya dengan alasan miskin.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as tertatih-tatih
Read
+Library
Memikat Hati Tetangga

Memikat Hati Tetangga

Tatapan Mata “Tapi, Mas ... kan, bisa cari pembantu buat bantuin aku ngurus rumah sebesar ini sendiri, sekarang aku lagi hamil terus terang aku tidak sanggup, Mas!” “Nah, makanya jangan hamil dulu ... sudah tahu repot kalau punya anak!” tandas Warsi dengan tatapan culas.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as tertatih-tatih
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status