Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Housemate

Housemate

Jantung Nasha berdesir halus. Sebelah tangannya diletakkan di atas dada sebelah kiri seolah sedang menenangkan debaran jantungnya yang menggila. Sudah hampir 10 menit motor maticnya berhenti di depan sebuah rumah yang cukup besar. Rumah keluarga bundanya, rumah papa sambungnya. Sudah hampir sebulan ini Nasha tak pernah datang dan tadi siang dengan rendah hati papa sambungnya datang ke bakery. Memintanya berkunjung ke kediaman Tanubrata.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai the blue house
Baca
+Pustaka
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Lalu keduanya mengangguk. "Sampean lurus aja, nanti yang ada pohon belimbing, warna cat rumahnya biru." "Satu-satunya yang berwarna biru, Mas. Pokoknya rumah paling besar dan paling luas Mas," sahut yang lain. "Terima kasih, Pak." Mereka kembali melanjutkan berjalan melewati beberapa rumah. Dan berhenti tepat di depan rumah berwarna biru dengan pohon belimbing di halaman rumah.
1078.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai the blue house
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Baca Semua Ulasan
WA Untuk Simpanan Nyasar ke Istri

WA Untuk Simpanan Nyasar ke Istri

Rumah Lastri. "Bapak sini dulu, aku coba tanya orang." aku keluar dan bertanya kepada orang yang kebetulan tengah sedang berbelanja. "Oh, itu Mbak. Rumah itu, rumah yang bercat warna biru." aku mengangguk kemudian mengucapkan terima kasih. Setelah sekian lama mengetuk pintu tak ada sahutan dari dalam. Rumah bernuansa minimalis namun terlihat kurang perawatan. Banyak bunga yang tumbuh dengan rumput yang sama panjangnya.
866.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai the blue house
Baca
+Pustaka
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Sepasang mata berwarna biru tersebut memandangiku dengan lekat. "Ambillah, itu semua milikmu," ujar Viana dengan suara pelan. Aku menggeleng, "Ini milik kalian, keluargamu. Keturunan keluarga Haryadi tidak punya hak atas ini." "Ini bukan hanya milik keluargaku, Mas. Tapi ini juga hasil penjualan rumah dan aset lainnya di Bogor," ungkapnya. "Maksudnya?" Aku bertanya karena benar-benar merasa bingung.
95.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai the blue house
Baca
+Pustaka
My Supermodel Husband

My Supermodel Husband

Dia segera menuju rumah yang ditunjukkan oleh karyawannya tadi. Rumah bercat biru itu tampak begitu kumuh. Ini bukan bangunan permanen. Terbuat dari papan-papan saja. Hampiri mirip kandang burung versi besar. Entah apa rasanya tinggal di tempat seperti ini, Gala membayangkan saja sudah tidak sanggup. “Permisi.” Gala mencoba memanggil orang yang berada di dalam rumah itu. Seorang wanita paruh baya tampak keluar. Dia melihat pria asing datang ke rumahnya. Membuatnya penasaran. Siapa gerangan pria itu.
9.917.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai the blue house
Baca
+Pustaka
Sekretaris Kumal Idaman Presdir

Sekretaris Kumal Idaman Presdir

Karena Mama sudah punya rencana bagus. Wanita paruh baya itu semakin mengulas senyum saat melihat sebuah panggilan masuk di ponselnya, tanpa berlama-lama ia langsung menggeser ikon hijau. "Halo." "Saat ini kami tengah mengikuti wanita itu, Bu. Taksinya berhenti di perumahan Blue House." Elle mengerutkan kening mendengar ucapan anak buahnya dari seberang telepon. "Blue House? Bukannya itu perumahan elite? Bagaimana bisa dia tinggal di sana?"
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai the blue house
Baca
+Pustaka
Istri Jaminan Sang Laksamana

Istri Jaminan Sang Laksamana

Sementara usai pemakaman, Shawn langsung kembali ke New York mempersiapkan perceraian dan rencananya untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Blue tiba di mansion itu menggunakan pesawat latih yang mendarat di landasan pacu utama sebelah mansion tersebut. Hari mulai sore dan sebentar lagi akan gelap. Semakin redup karena sepertinya hujan akan turun. Dengan sedikit berlari, Blue segera masuk ke dalam mansion sebelum hujan benar-benar akan membuatnya basah. Sesampainya Blue di dalam, kepala pelayan sudah menyambutnya datang.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai the blue house
Baca
+Pustaka
Suamiku seorang Mata-Mata

Suamiku seorang Mata-Mata

“Hoahhmm.. sebenarnya, aku juga mengantuk.” Blue tersenyum kecil dan mematikan lampu kamar sebelum menutupnya. Malam itu, mereka bertiga tidur nyenyak. Pekerjaan membersihkan rumah benar-benar menguras tenaga. Tentu saja, Blue tidur di sofa lantai atas, di kamar yang sama dengan Nala. --
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai the blue house
Baca
+Pustaka
Menipu Sang CEO Buta

Menipu Sang CEO Buta

Tapi Ivy tak bisa menepis gambaran, jika semua gedung itu, sangat mirip dengan apartemennya. Jika memilih lokasi tadi, Ivy akan setuju pada pendapat Matteo. Mereka bisa menikah dalam apartemen miliknya saja, tidak perlu menyewa lokasi lagi. "Selamat datang di Blue Hill," kata Macy, sambil turun terlebih dahulu. "Aku mau di sini." Ivy langsung menetapkan pilihan, begitu matanya melihat bangunan bermodel klasik khas amerika, dengan atap warna biru pucat, sesuai dengan nama lokasi itu.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai the blue house
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status