Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Untuk ‘berhubungan dan berkomunikasi’ dengan mereka. Dan salah satunya adalah ‘tokoh dan otak', di belakang aksi ketiga sosok ninja hitam itu. Kini mereka telah berada di atap gedung kantor ‘Yoshida Corporation’. Dengan alat pemotong kaca ‘modern’. Para ninja itu berhasil melubangi jendela kaca sebuah ruang, di lantai teratas gedung ‘tanpa suara’. Dan ruangan itu tentu saja bukan sembarang ruang, karena itu adalah ruang ‘pemilik’ Yoshida Corporation, Hiroshi Yoshida..!
9.962.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as the last ninja
Read
+Library
I'm the Director

I'm the Director

cetus Deon sambil tertawa sesekali. Roki segera mendekati sang bos dan berkata, “Bos, hati-hati. Penampilan mereka emang setara dengan kemampuan yang mereka miliki. Soalnya, ketua mereka adalah seorang ninja dari Jepang.” Deon mengangguk setelah mendengar penjelasan Roki. “Aku sangat terkesan. Sehebat apa kemampuan para ninja ini. Aku jadi ingin segera bertarung.”
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 669 Times as the last ninja
Read
+Library
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Meski tegang suara si ninja tetap terdengar merdu. “Niatnya cukup jelas, kok … sayang.” Dimas sengaja melirihkan kata terakhirnya. “Lari!” Perintah itu menyentak Dimas dari kelumpuhan sesaat. Si ninja sudah lebih dulu bergerak, tangannya menarik lengan Dimas.
839 viewsCompletedAdded to Library 31 Times as the last ninja
Read
+Library
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

Mereka tidak bisa bergerak karena sudah diikat dan ponsel mereka telah disita oleh Rindi. “Bro, gue mau mengabadikan momen ini,” usul Jaya salah seorang anggota Kazuo siap merekam dengan kamera ponselnya. Aras tersenyum membalasnya. Sementara anak Kazuo lainnya ikut tersenyum menyaksikannya. “Hei, ucapkan pesan terakhir kalian. Barangkali saja ada utang yang belum kalian lunasi, udah ngomong aja. Biar mereka mengenang kalian,” ujar Jaya yang lebih mirip menghina.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 310 Times as the last ninja
Read
+Library
Rahasia Terakhir Alexa

Rahasia Terakhir Alexa

*** Keheningan kini menyelimuti ruang klub jurnalis, seorang gadis menatap penuh harap pada lelaki yang tengah bersandar pada meja rapat. “Sepertinya aku tidak bisa menerimamu.” Akhirnya pria itu kini bersuara. Mendengar permintaanya ditolak, gadis bernama Kaylee itu langsung mengepalkan kedua tangannya di depan dada, “Kumohon, ada sesuatu yang harus kupastikan disana. Tolong terima aku sebagai anggota klub ini.” Lelaki bernama Raphael itu menghela napas berat, “Aku bisa menerimamu menjadi anggota baru klub ini, tapi tidak dengan Secret. Di sini, hanya Nona De Travis yang bisa mengelola Secret.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as the last ninja
Read
+Library
Pesan Terakhir Loren Jose

Pesan Terakhir Loren Jose

Setiap hari, nenek selalu berdoa di depan altar. Hingga akhirnya, dia mulai mengetukkan kepalanya. Semakin lama semakin kuat, sampai akhirnya darah keluar dari dahinya. "Nenek! Jangan seperti ini!" "Aku akan cari cara sekarang juga, nek!" Namun, nenek jatuh pingsan. Tiba-tiba, aku merasa tubuhku menjadi ringan.
8.0K viewsCompletedAdded to Library 271 Times as the last ninja
Read
+Library
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Yang dia dapatkan hanyalah wajah dingin penuh ketidaksabaran darinya, serta perlakuan yang semakin memanjakan Gwen, seolah ingin membuktikan betapa tidak berharganya emosinya, betapa tidak dewasa dirinya. Sekarang dirinya sudah mau pergi. Tinggal menunggu visa selesai. Semua ini sudah tidak penting lagi. Di saat-saat terakhir ini, bahkan tenaga untuk bertengkar pun tak ingin dirinya habiskan. Kerumunan semakin padat, fotografer berteriak meminta semua orang melihat ke kamera. Bom! Sebuah suara ledakan berat dan mengerikan terdengar dari atas. Lampu kristal bergoyang liar, lalu langsung padam.
13.7K viewsCompletedAdded to Library 300 Times as the last ninja
Read
+Library
Benteng Terakhir Pernikahan

Benteng Terakhir Pernikahan

“Dari rumah. Aku memang ingin ke sini, Nin. Aku harap kau tidak terganggu.” Mereka berdua diam ketika Bi Ijah datang membawakan secangkir teh hangat untuk Laras. Asap dari cangkir mengeluarkan wangi teh melati yang khas. Biasanya keduanya akan meluangkan waktu untuk mengagumi wangi teh atau bau makanan, kini semuanya menjadi tak layak untuk diperbincangkan. “Apa kabar Nico?” tanya Nindya. Terakhir mereka bertemu adalah saat makan malam di rumah Dewi.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 347 Times as the last ninja
Read
+Library
Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Kalau aku nggak bersuara, aku takut setelah dia tiada, jiwanya nggak akan pernah tenang! Video tersebut seketika memicu gelombang kemarahan yang luar biasa. Pasalnya, video itu tidak hanya merekam momen saat Wanda merampas donor jantung Farhan, tetapi juga menampilkan adegan saat Julio berada di rumah sakit yang dengan sengaja memamerkan bekas luka di lehernya untuk memprovokasi Farhan.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as the last ninja
Read
+Library
Langkah Terakhir Grand Duchess

Langkah Terakhir Grand Duchess

"Kau mungkin Arsitek dari dunia lama kita, tapi aku adalah Penguasa dari dunia baru ini. Dan di duniaku yang sekarang, tidak ada tempat untuk tiran sepertimu." Dengan kecepatan yang melampaui apa pun yang pernah dilihat di Oakhaven, armada kecil itu membelah ombak, menuju pertempuran terakhir yang akan menentukan apakah dunia ini akan tetap menjadi surga kristal atau menjadi ladang pembuangan bagi ambisi seorang gila. ---
104.2K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as the last ninja
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status