Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Humming of Death

Humming of Death

Bahu mereka membungkuk, tangan terkulai, seakan siap jatuh kapan saja. Lantai dipenuhi botol kaca kosong, sebagian masih berisi cairan berbahaya yang membuat mereka menjadi zombie yang merangkak dalam dunia halusinasi. Jumlahnya menggunung, menandakan betapa banyaknya orang yang sudah terseret dalam cengkraman Garrett. “Carlo, ada pemasukan dari Garrett beberapa hari terakhir?” suara Piero terdengar tenang, tapi matanya awas, mengamati setiap gerak di ruangan itu.
1.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 64 Beses bilang the phantom
Read
+Library
Warisan Sang Phoenix

Warisan Sang Phoenix

Lembut. "Anak muda apakah kau mau menolongku" Kiran terkejut!. Ia merinding. Ini masih pagi-pagi benar, tak mungkin itu suara hantu. Ia menoleh kekiri dan kekanan. “Tak ada seorangpun. Hanya Phoenix hangus yang berantakan itu kulihat.” Kiran merinding Sekali lagi menoleh ke kiri dan ke kanan – ia melakukan cross check ulang. "Sungguh aneh. Tak ada satu orangpun."
9.626.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 558 Beses bilang the phantom
Ipakita ang mga Review (29)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Ibnu H.s
izin promosi novel judul : terkuat dari yang terkuat sinopsis: Dalam dunia sihir yang dibagi oleh kasta dan penindasan, Lennos, seorang cucu dewa terkuat, terpaksa melarikan diri setelah dituduh membunuh seorang pangeran ambisius. Menghadapi pengkhianatan dan kehilangan semuanya. genre - fantasi
Basahin ang Lahat ng Review
The Ghost and I

The Ghost and I

Atau pintu ruangan yang dengan sengaja terkunci rapat dari dalam. Dialah 'hantu' yang bernama Satya Gusmananda. Sudah ada puluhan orang pintar, juga ahli agama. Mereka datang, berbondong-bondong dalam artian yang sama. Ingin mengusir makhluk tak kasat mata yang menghuni ruangan, juga hotel tersebut. Tidak ada silsilah, orang mati akan menjelma menjadi hantu. Jelas itu adalah roh jahat. Mengatasnamakan dirinya sebagai CEO, di hotel & apartemen Lilac.
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang the phantom
Read
+Library
TAKHTA BAYANGAN

TAKHTA BAYANGAN

“Dante, kau tidak sendirian. Apa pun yang terjadi, kita ada di sini untukmu. Jangan bawa semua beban ini sendirian lagi.” Setelah suasana sedikit tenang, Dante memutuskan untuk berbagi lebih banyak detail tentang pertemuannya tadi malam. Ia mengeluarkan tablet kecil dari sakunya dan menghubungkan Zayba ke layar besar di dinding. “Ini rekaman dari lokasi tadi malam,” katanya sambil menunjuk gambar yang ditampilkan. “Musuh kita menyebut dirinya Phantom. Dia adalah salah satu sosok yang dulu berhubungan dengan keluarga Lamonte, sebelum aku mengambil alih.”
101.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 53 Beses bilang the phantom
Read
+Library
Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Alvaro, Sang Penguasa Dunia

"Katanya kau merancang Robot Tempur-mu sendiri tahun ini. Namanya apa ya? Sampah?" Tobi yang bertubuh pendek dan kurus, dengan penampilan khas seorang teknisi sejati, menatap Erawan. Rahangnya mengeras. "Namanya Phantom." Erawan tertawa. "Phantom, seperti bayangan. Puitis sekali. Nggak terlihat. Nggak ada yang menghiraukan. Dibangun dengan anggaran bangkrut." Dia menyeringai. "Apa kau yakin benda itu bisa bergerak? Atau terbang? Atau jangan-jangan kau lupa memasang mesinnya?"
9.6151.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.5K Beses bilang the phantom
Read
+Library
SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

Tangannya gemetar, namun matanya tak bisa berpaling dari sosok Fang Zhe di depan sana. * Saat ini Tubuh The Phantom perlahan menegang. Otot-ototnya menonjol, urat-urat hitam tampak muncul di lehernya. Matanya yang semula dingin kini berubah merah samar. Dari balik lengan bajunya… muncul beberapa bilah kecil logam hitam. Itu seperti Pisau lempar. Namun bukan pisau biasa. Setiap bilah memancarkan aura dingin yang berbahaya.
1012.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 410 Beses bilang the phantom
Read
+Library
METAMORFOSA

METAMORFOSA

Ting! 081611670xx : Malam Kak. Ini aku Shelka, maaf sudah lancang kirim chat terus tiap malam, eh bukan ding, tiap hari. Hehehe. Matheo yang kebetulan sedang memegang ponsel mau tak mau langsung membaca pesan whatsApp yang masuk ke ponselnya, keningnya mengerut saat membaca setiap kata yang dikirimkan oleh nomor yang setiap malam memang selalu mengirimkan chat kepadanya. Matheo hanya menggelengkan kepalanya saja ketika kata-kata yang diketikan Shelka begitu sangat formal sekali. Tanpa sadar bibir Matheo tertarik saat mengetikan sebuah balasan untuk Shelka.
1018.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 377 Beses bilang the phantom
Read
+Library
Shadow of The Past

Shadow of The Past

Langkah kaki mengantarnya pada dinding kaca yang telah pecah, memperlihatkan ruang terbuka yang hanya dibatasi oleh sebuah balkon sempit. Angin malam menggelitik kulit, terasa semakin dingin akibat pakaiannya yang telah basah. Airi menyelipkan helaian rambut ke belakang telinga. Dia melihat ke bawah, mendapati tinggi mereka yang setidaknya berjarak dua puluh meter dari atas tanah. Meloncat dari atas sini sama saja dengan menjemput maut. Airi kembali ke dalam ruangan. Dia mengambil ponsel yang dilemparkan ke kolong ranjang.
1030.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 812 Beses bilang the phantom
Read
+Library
Zombieing

Zombieing

Naira mengumpat kesal sambil menautkan lengan jas milik Bian ke pinggulnya. "Cepet, doimu ini ngga suka nunggu" ucap Bian yang kemudian pergi begitu saja. Sombong sekali pria itu. "Iya iya Pak, sabar dong. Heran sensi mulu. Gue yang mens, eh dia yang PMS" "NAIRA CEPET" Allahu, pengen ku ruqyah titisan jin ifrid satu itu. Terbuat dari apa sih dia, pasti campuran tanah dan tai. Sabar Nai, Bian yang sekarang sudah keluar wujud aslinya.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang the phantom
Read
+Library
PARAMOUR

PARAMOUR

Ting tung ting tung ting tung Satu ikat bunga peony memenuhi tangan Nathan yang kini sedang menunggu dengan gusar di depan pintu. Kegelisahan seperti memenuhi pikirannya tak kala Vivian yang biasanya begitu cepat membukakan pintu, kini harus membuatnya menunggu. Semua karena rasa bersalahnya, ia mengakui kesalahannya dan ia ingin menyelesaikan semuanya. Sekali lagi Nathan menekan bel yang membuat sosok di balik pintu itu membuka pintunya dengan senyuman kecut.
639 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang the phantom
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status