Berpisah Untuk Bersatu
Dengan suara menyerupai bisikan dia berkata, "Ma, ternyata celenganku sudah banyak. Sudah tiga ratus lima belas."
Aku tersenyum haru sambil terus berjalan menaiki anak tangga, "Ya, Alhamdulillah kalau begitu, Mas. Balikin lagi saja ya, nanti belinya pakai uang Mama saja. Mama masih ada, kok."
"Lha, nanti Mama habis uangnya?" tanya Bumi penuh perhatian, "Nanti yang buat beli susu Adek, gimana? Kalau Ayah nggak nga---"
Hot Chapters