Titipan Cinta Bentara
Tanya Bentara.
“Ganti jadi pertanyaan apa?” Anggi balik bertanya.
“Kenapa kamu bisa suka sama aku?”
“Aku bukannya suka sama kamu Ben.”
“Lalu?”
“I love you, soo much.” Gumam Anggi.
Anggi menghentikan geraakan tangannya yang mengopres luka Bentara. Dia meletakkan handuk itu ke dalam mangkuk di sebelahnya. Lalu menatap wajah Bentara dalam-dalam, mereka berdua saling tatap dengan begitu lekat. Anggi mencondongkan kepalanya perlahan, semakin dekat dengan wajah Bentara. Sementara Bentara hanya terdiam seperti membeku. Bibir Anggi mulai menempel ke permukaan bibir pemuda itu, Bentara masih diposisi yang sama, tak menolak dan tak pula disambutnya ciuman itu. Setelah beberapa detik Anggi memainkannya
인기 회차