Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Good Sister

Good Sister

"Tulis nomor ponsel di data diri. Memangnya kamu artis sampai tidak mengisi nomor ponsel di data keanggotaan?" Entah itu cibiran atau permintaan, entahlah. Yang pasti Bulan yakin hidupnya sedang dalam bahaya. *** Yang ditakutkan Bulan benar terjadi. Hujan turun dengan derasnya. Lantas bagaimana cara ia akan pulang? Ia khawatir adik-adiknya menunggu terlalu lama. Biasanya saat hujan seperti ini Bintang akan manja sekali, meminta agar ada Bulan di sisinya. Yang menjadi beban pikiran Bulan saat ini adalah bagaimana repotnya Awan mengurus adiknya itu. Kalau Langit, Bulan yakin anak itu hanya akan duduk tenang dan bermain dengan segala hal yang ada di dekatnya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Ia terus berdiri dalam bisu, membiarkan tubuh basahnya terus dibasahi hujan yang menderas. Hujan yang nampaknya akan terus turun dengan lebat tanpa henti, sampai bulan februari berakhir. Karena bulan ini memang puncaknya musim hujan di negara tropis yang bisa begitu dingin untuk beberapa hati. "Bisakah aku memperbaiki segalanya?" Ucapan yang keluar dari mulutnya bahkan kalah dengan suara hujan. Begitupun langkah kakinya yang berjalan mendekat pada bangunan sepi gedung dua lantai.
1023.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 620 kali sebagai tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu' "Naya, kembalikan!"
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Hujan deras pun, seakan ingin diterjang, tetapi semua yang bertema membahayakan tidak akan Haidar diamkan. "Jangan aneh-aneh kamu! Hujan deras, angin lebat, di luar dingin Sayang!" timpal Haidar. Hujan deras di luar sana laksana runtuhan tangis Ciara dan Haidar yang sama-sama disembunyikan. Ciara hanya manusia biasa, yang sewaktu-waktu juga bisa jatuh dari rakitan perahu. Haidar juga bukan lelaki sempurna, kekhilafan bisa saja membanjiri buah manisnya.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
My Boss Behavior

My Boss Behavior

"Karena aku mencintaimu!" Jantung Reon bergemuruh. Langit menghadirkan guntur dan awan mendung dari segala sisi. Bulan separuh yang bersinar mulai tertutup mendung. Musim kemarau lenyap untuk malam ini. Rintikan air mulai turun mengguyur seluruh sudut Jakarta. Pernyataan Forin hanyut bersamaan turunnya hujan.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

teriak Silver putus asa. Mata Rion tak dapat dibuka. Bibirnya mengering dan napasnya hampir hilang sama sekali. “Aku... Haus!” “Aku tahu! Aku juga sangat haus. Hanya keajaiban yang akan bisa menolong kita.” “Aku berhalusinasi jika hujan benar-benar akan turun pada bulan Juni yang tinggal sehari ini. Jika itu benar akan terjadi, mungkin aku memang penyihir merah yang diberkati!”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Evanescent

Evanescent

seru Maria sambil menangkupkan kedua tangan, wanita itu tidak menyadari raut wajah yang terlihat sedih di wajah wanita muda yang menjadi lawan bicaranya. Sarra menampilkan senyum yang dipaksakan, ia tidak ingin membuat Maria tersinggung. Biarkan saja Maria berpikir seperti itu karena bagi Sarra wanita tua itu hanya bercanda dengannya. ... Hujan lebat mengguyur kota Pandora dengan cukup lebat sejak tadi siang, sampai menjelang malam hujan masih setia membuat bumi kebasahan dan menampung banyak air yang turun dari langit. Padahal awal bulan Juli adalah awal musim yang sangat indah.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Jangan Sentuh Saya, Dokter!

Jangan Sentuh Saya, Dokter!

Setelah tawanya reda, Yudi bertanya, "Lu nggak tau?" // Hari sudah sore, beberapa menit lagi waktunya Aina untuk pulang. Namun, sial, hujan kembali turun dengan derasnya. Memang, bulan-bulan ini sudah masuk musim penghujan. Wajar bila tiba-tiba hujan turun bahkan ketika siang harinya matahari bersinar begitu terik.
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 720 kali sebagai tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Terlalu Kaya dan Tampan

Terlalu Kaya dan Tampan

Hujan turun tanpa peringatan. Bukan hujan badai yang menderu, melainkan rintik yang jatuh terlalu rapat, terlalu teratur, seolah langit sedang menahan beban yang jauh lebih masif di balik awan kelabu. Nadia berdiri mematung di bawah kanopi kampus, matanya terpaku pada titik-titik air yang menghantam aspal dan menguap menjadi kabut tipis yang dingin.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

MIB-2 Eksim di pantat yang tidak sembuh-sembuh sepanjang musim. Dari musim duren sampai musim rambutan. “Woy, tolong kondisikan ketawa lu!” sengit Zivanka kepada Juno. “Ih amit, gelay.” Nia bergidik saat melihat Juno ngakak sampai ngeces. “Ada yang elitan dikit nggak kutukannya?” Di sela-sela tawa, Juno mengejek.
9.933.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status