Rayuan Maut Para Tetanggaku
ajakku sambil menunjuk ke depan.
"Apa sebaiknya kita tetap di kasur aja, takutnya ada orang lihat kalau menghadap jendela."
"Di tempat seperti ini lebih menantang, orang-orang juga pasti sudah pada tidur."
Dia pun akhirnya bersedia, kita berjalan ke sana. Aku posisikan tubuhnya menungging di atas kursi, aku atur agar posisinya pas. Lalu kembali memasukkan benda pusakaku, aku pegang pinggulnya sambil menggerakkan pinggulku.