Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Kok perasaan gue nggak enak ya? "Lu mau ngapain?" tanya gue was-was. "Nolongin lu lah! Gue kan teman yang baik hati" "Caranya??" "Tarik!!" Dan Siti dengan semena-mena narik kaki gue. Selanjutnya pun jelas. Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi,,, Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi.🎤🎤
102.8K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as torment lirik
Read
+Library
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Tanyaku lirih. Kepalaku masih sedikit pusing, mataku perih, kakiku gemetar dan jantungku berdetak kencang. "Dirumah kesayangan gw!" Jawab Dini dengan nada keras. "Sekarang lo udah jadi tawanan gw. Sampai lo mau menjadi milik gw." Lanjutnya lagi "Aaa.. Aku nggak akan pernah mau hidup bersama wanita murtad sepertimu! Cuih...!"
103.6K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as torment lirik
Read
+Library
Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Ting Sebuah pesan aku terima dan itu dari Ira. Mataku membola, apa-apaan dia malah mengirim pesan padaku. 'Aku gak bisa membayangkan dirimu yang serumah dengan keong racun ini!' Sontak aku tertawa karena Ira menamai Renata dengan Keong Racun. 'Banget! untung kesabaranku setebal es abadi antartika.' Kami berdua cekikikan sendiri, inilah definisi menggibah di depan orangnya.
1032.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as torment lirik
Read
+Library
My Light

My Light

Bahkan, mulai berbalik dan manik hitamnya menyorot datar—dan itu persis sekali, saat dirinya belum terlalu akrab dengan Rafan—dulu. Asya mendekati Rafan yang masih terpaku di tempat, tangannya mulai terulur untuk menyentuh wajah Rafan—tanpa peduli ada cipratan darah. “Maaf, aku melanggar janji sendiri.” Dengan nada lirih, berkata begitu. “Kau melakukannya lagi ya?” Asya juga memastikan apa Rafan melakukan teror lagi—terutama self injury.
106.9K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as torment lirik
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Tak bisa ditawar. Satu jiwa untuk menutup pintu. Satu kebenaran untuk menghancurkan rantai.” Air mata jatuh ke tanah, bercampur cairan hitam altar. Tanah bergetar lebih hebat. Bisikan berubah menjadi jeritan. Bayangan-bayangan menari liar, seolah menuntut keputusan segera. Ia menoleh ke mereka. “Jangan ulangi kesalahanku,” katanya pelan. “Bicara… meski suaramu gemetar.” Langkahnya mantap menuju altar. Saat kakinya menyentuh permukaan cairan hitam, cahaya menyilaukan meledak ke segala arah. Jeritan berhenti mendadak. Dunia membeku.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as torment lirik
Read
+Library
Balada Cinta Sang Mandor

Balada Cinta Sang Mandor

Anak mereka yang lebih sering dititipkan pada orang tua Tika membuat suasana rumah terasa semakin mati. Suatu malam, saat pertahanannya runtuh, Tika mengunggah video dirinya yang sedang menangis. Ia hanya ingin Rama melihat dan sadar bahwa ia merindukan sosok suaminya yang dulu. Tak lama, sebuah notifikasi masuk. Tika berharap itu dari Rama, namun ternyata itu dari Bimo. "Mbak Tika kenapa? Ada yang bisa aku bantu?" tanya Bimo di kolom pesan.
298 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as torment lirik
Read
+Library
Tersesat Dalam Pelukan Musuh

Tersesat Dalam Pelukan Musuh

bisik Bram penuh semangat. Alex mengangguk perlahan, tapi matanya kosong. Hatinya dipenuhi dendam, tapi di dalam sana ada sedikit bagian dirinya yang masih menjerit, “Ini salah… ini bukan aku…” Namun suara itu tenggelam di lautan amarah. ---
1.0K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as torment lirik
Read
+Library
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Mata Ammar perih, seperih hatinya yang terasa bagaikan diremas-remas. “Kamu sudah sah menjadi istri orang, Ra ….” Bibir Ammar bergetar. Tubuhnya menggigil. Panas. Dingin. Entah. Ammar tidak mengerti dengan tubuhnya sendiri. Satu yang pasti, dia merasa sangat tidak nyaman sekali. “Ra, kisah kita benar-benar selesai, Ra ….” Tangis Ammar akhirnya pecah. Langit seperti runtuh tepat di atas kepalanya.
1017.6K viewsOngoingAdded to Library 546 Times as torment lirik
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Suara bergema di kepalanya, tenang tapi menusuk: > “Semua jalanmu akan berakhir di sini. Kau bisa menghancurkan jantung ini, tapi pada akhirnya… kau akan menjadi aku.” Aaron merasakan amarah bercampur ngeri. Namun sebelum bayangan itu bisa menguasai pikirannya, sebuah lemparan batu melesat menembus salah satu mata di dada sosok itu. Ledakan cahaya membuat tatapan itu retak, dan Aaron bisa mengedipkan matanya kembali. Lira berdiri di kejauhan, satu lutut menempel tanah, tangan kanannya memegang ketapel yang masih berasap. “Jangan bilang aku gak pernah nyelametin lo.”
102.1K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as torment lirik
Read
+Library
Budak Kesayangan Sang Tiran

Budak Kesayangan Sang Tiran

Itu adalah ledakan murni dari esensi Lysandra, diperkuat oleh penderitaan, cinta, dan tekadnya untuk bertahan. Morana menjerit, sebuah suara melengking yang penuh dengan rasa sakit dan keterkejutan yang sejati. Tongkat kristal esnya retak dengan suara seperti gunung es yang pecah. Cahaya birunya yang dingin padam. Kabut es mulai berputar liar, lalu pecah, menyapu keluar dari ruangan seperti gelombang kejut yang dingin, meninggalkan keheningan yang terengah-engah.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as torment lirik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status