Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Perlahan Sang Pengacara

Cinta Perlahan Sang Pengacara

“Kamu benar, kenapa saya nggak kepikiran ya?” Mungkin karena kepalanya sudah penuh memikirkan kasus? “Kamu punya post-it?” tanyanya. “Dan sekalian pena kalau ada.” Tentu saja, sudah bukan rahasia umum kalau totebag Shea seperti kantung doraemon. Dan karena dia masih pelajar, Shea juga terbiasa membawa peralatan lengkap terutama untuk menggambar. “Bagus.” Dia melakukan yang Shea sarankan, menulis acak-acakan di kertas. “Makasih untuk idenya.”
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai tote bag kanvas
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Lestia
sebenarnya walaupun Author bikin cerita chef galak itu mantan pacarku dengan pov chef Gun tetap aku baca Thor. Dulu berharap ada pov dari Gun waktu beberapa bab tapi keburu tamat. sampai sekarang masih kebayang-bayang chef Gun sama Paramitha
Icank Hanafi
slalu bagus tiap bikin cerita alurnya simpel ga bertele2 ga diulang2, tiap bab slalu ada kejutan klo bs kasih bintang 100 gw kasih deh thor yg blom baca wajib baca, nyesel ga baca.. next baca kisah hiro n naga
Baca Semua Ulasan
Ranjang Perkawinan

Ranjang Perkawinan

"Untukmu, Bening." Wulan menyerahkan satu paper bag kepada Bening yang tengah kursus hari ini. Kebetulan Bening dan binaan lain tengah belajar menjahit. "Apa ini, dok?" Bening membuka paper bag yang cukup besar ini dan terperangah. "Canvas?" Oh, mata Bening sampai berbinar ketika melihat canvas ukuran sedang beserta cat air dan kuasnya ada di dalam paper bag.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai tote bag kanvas
Baca
+Pustaka
Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Jerat Candu Tuan Muda Kejam

"Pake semua!" Aku terlonjak begitu Kang Epen menjatuhkan semua totebag yang dia bawa tepat di hadapanku yang duduk pasrah di tepi ranjang. Aku mengintip salah satu totebag yang isinya berhamburan, ternyata kantong itu berisi berbagai alat make up, baju-baju, dan sepatu. Semuanya bermerk, yang sudah bisa dipastikan harganya selangit. Kenapa tahu? Karena aku sering melihat konten kreator yang hobi pamer di Tekotek.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai tote bag kanvas
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam

Terpaksa Menikah Dengan Sang Penguasa Kejam

"Bahan kulitnya sangat lembut, kompartemen di dalamnya juga luas seperti yang kamu mau. Kakak rasa ini sangat cocok untuk kuliahmu nanti." Belum sempat Liora merespons, Dion langsung memotong dan menyodorkan tas lain yang tak kalah mewah. "Jangan yang itu, Kak. Seleramu terlalu kaku untuk anak kuliahan. Liora, lihat pilihan Kak Dion ini. Warnanya soft beige, bahannya kanvas premium antiair, dan modelnya jauh lebih kasual tapi tetap terlihat berkelas. Kamu suka yang ini, kan?"
1023.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 943 kali sebagai tote bag kanvas
Baca
+Pustaka
Teror Mantan

Teror Mantan

Pov Alex Alex berjalan di belakang Anita yang melangkah dengan riang sambil membawa totebag yang entah berisi apa? Alex berbaik hati membawakan totebag tersebut tapi malah kena marah Anita. "Sebenarnya apa isi totebag tersebut sih? Apa jangan-jangan bom," Batin Alex berucap penuh curiga sambil terus memperhatikan totebag tersebut. "Ah gak mungkin," elak Alex sambil menggelengkan kepalanya kiri dan ke kanan
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai tote bag kanvas
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Dosen

Mendadak Jadi Istri Dosen

tanyaku ke Pak Samsul. “Ini Jessica dan para babunya!” seru Wawa. “Gue yakin banget. Yang bisa beli tas ini di jurusan Ilkom cuma dia doang.” Wawa menarikku untuk mendekat. “Lihat, Na.” Dia menunjukkan tas yang kulihat seperti totebag biasa. “Ini BnC keluaran terbaru dan gue nggak bisa beli. Sedih banget, kan?” “Wa, please, ini bukan saatnya bahas tas.”
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai tote bag kanvas
Baca
+Pustaka
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

Pencahayaan lembut menyoroti pajangan produk kulit yang dipajang dengan cermat, bukti komitmen merek ini terhadap kualitas terbaik. Dua orang wanita sedang berdiri berbincang tentang tas Large Sardine, yang dipajang di salah satu rak. Tas berbahan kulit domba yang dianyam dengan pola khas ini dilengkapi dengan pegangan logam berwarna emas yang berbentuk ikan sarden. Keanggunan tas itu, yang terangkum dari bentuk, bahan, dan warna, memikat keduanya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai tote bag kanvas
Baca
+Pustaka
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Aima tiba-tiba menyahut, Bree menoleh padanya. Dia rupanya membuka satu box besar diantara barang-barang yang dibawa Bree dari Le Mans. Satu kotak yang diabaikan selama beberapa hari ini. Kotak itu berisi sejumlah gulungan kanvas terbuat dari kulit yang tersusun rapi, juga peralatan untuk membuat pewarna yang ada dalam tas kulit. Alat itu untuk menghaluskan buah dan daun, sampai menyaring hasilnya menjadi tinta.
9.537.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tote bag kanvas
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Vincent masuk dengan langkah santai, membawa sebuah gulungan kanvas baru yang terlihat sangat premium. “Kau tampak seperti sedang memikirkan cara menginvasi negara lain, Viona,” canda Vincent sambil meletakkan kanvas itu di meja samping. “Gunakan ini untuk karya utamamu. Ini kanvas serat halus dari Prancis, sangat bagus untuk teknik glazing yang sering kau pakai.”
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai tote bag kanvas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status