Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Jurang Penyesalan

Terjebak Jurang Penyesalan

Dia mencengkeram leher Shella sambil memegang belati di tangannya. "Dasar jalang, ayo kita mulai darimu!" Saking takutnya, Shella terus meronta dan pisau mengilap itu hendak menusuknya. Aku berteriak, "Jangan!" Kukira nyawa Shella bakal berakhir. Tiba-tiba terdengar suara tembakan, aku melihat Ivy jatuh ke lantai dengan luka tembak di tangannya. Sekelompok polisi bergegas datang dan berteriak, "Jangan bergerak."
4.7K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as tragedi gunung slamet 2001
Read
+Library
Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Maya paham Radian juga setakut itu dengan kondisi yang dialaminya. “Kalau boleh tahu dan jika tidak berkenan tidak apa-apa. Sebenarnya seperti apa teror yang lu hadapi?” Tanya Maya. “Gue dikirimi bangkai kucing kesayangan kami yang lehernya udah terpotong. Bahkan kami juga dikirimi bangkai kelinci yang lehernya udah terpotong juga. Paling seremnya lagi, gue dan keluarga gue dikirimi bangkai biawak lumayan besar lagi ukurannya. Makanya, kami udah nggak kuat.”
658 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as tragedi gunung slamet 2001
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia memandang ke arah Jevan dengan kebingungan sambil mencari jawaban di mata suaminya. Jevan tersenyum lembut. Tangannya membelai kening Mela sambil berusaha membuat Mela merasa lebih nyaman dan tidak terbebani. "Semalam kamu datang ke lelang di Galeri Cendrawasih, ingat? Itu acara amal yang kamu hadiri," ucap Jevan dengan suara yang tenang agar Mela menjadi tenang dan tidak panik. "Namun, terjadi insiden penembakan yang sangat tidak terduga di sana. Apakah kamu ingat kekacauan itu?"
776 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as tragedi gunung slamet 2001
Read
+Library
KERUMUNAN ADALAH NERAKA

KERUMUNAN ADALAH NERAKA

Trauma kematian suaminya, Pak Slamet, masih membekas di hati dan pikirannya. Sari duduk di dekat perapian, dikelilingi anak-anak yang memeluk lutut mereka. Ia mulai bercerita—bukan tentang kuntilanak yang menakutkan, tetapi tentang kuntilanak yang kesepian, yang merindukan anaknya yang telah pergi. Ia bercerita tentang genderuwo yang marah karena hutannya dirusak, tentang tuyul yang menangis karena lapar. Setiap cerita bukan hanya hiburan, tetapi juga pesan—bahwa dedemit bukan sekadar ancaman, melainkan juga simbol dari luka-luka yang perlu dipahami.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as tragedi gunung slamet 2001
Read
+Library
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

Mobil itu pun keluar dan Adam sama sekali tak memperdulikannya. Adam masih berada di meja makan. Dan tengah menyeruput kopi hitam yang dipesannya. Lalu pandangannya teralihkan pada berita di televisi yang berada di ruangan itu. "Tentara Revolusioner kembali melancar kan serangan ke desa-desa di sekitar hutan terlarang. Setidaknya 100 orang tewas dibunuh secara kejam oleh tentara merah yang kini dipimpin oleh Roy," ucap seorang pembawa berita.
1042.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as tragedi gunung slamet 2001
Read
+Library
Sang Pelindung Turun Gunung

Sang Pelindung Turun Gunung

"Ini bukan cuma urusanmu lagi. Dia sudah membuatku kehilangan muka. Aku akan menjatuhkannya." Adrian mengangguk. "Baik, kita cari kesempatan nanti." Semua orang kemudian membagi perlengkapan dan mulai berjalan menyusuri jalur gunung yang sepi. "Dulu banyak orang yang berkemah di sini, tapi sejak ada beruang menyerang sebuah perkemahan, jarang sekali orang yang datang lagi. Tempat ini perlahan jadi sepi…" ucap seseorang.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as tragedi gunung slamet 2001
Read
+Library
IBUKU MERENGGUT RAHIM ISTRIKU

IBUKU MERENGGUT RAHIM ISTRIKU

Slamet menghembuskan nafas kasar dan segera menghidupkan mobil lalu melajukannya keluar dari warung milik Bagas. Tak berapa lama, Slametpun sampai di area peternakan milik Rima. Slamet segera memarkirkan mobilnya dan keluar menuju kandang sapi. Slamet mengganti baju seragam dan sepatu boot lalu mulai mengamati para pekerjanya memberi makan sapi-sapi milik Rima. "Pak ..., Pak Slamet, celaka ini Pak. Ada 3 sapi baru saja mati!" Seru Ponari sambil berlari tergopoh-gopoh menghampiri Slamet.
17.1K viewsCompletedAdded to Library 598 Times as tragedi gunung slamet 2001
Read
+Library
Bencana Termanis

Bencana Termanis

Mulut gadis itu masih sibuk mengunyah makanan, ia berniat mengatakan pada Ivana setelah makanannya tertelan. “Pertama nama mereka berbeda marga. Kak Raka dari keluarga Cahyadi pemilik agensi musik yang terkenal—Flash Entertainment, sedangkan kak Levin, suamimu itu, dari keluarga Narendra. Kedua dan terakhir, dia tidak pernah bercerita tentang hubungannya dengan keluarga Narendra,” pungkas Marisa sambil menunjuk Raka. Melayangkan tatapan tak terima pada pemuda yang berstatus kekasihnya itu. Raka hanya cengengesan sambil mengerlingkan mata menggoda Marisa.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as tragedi gunung slamet 2001
Read
+Library
The Anaxtra : Petualangan di Pulau yang Hilang

The Anaxtra : Petualangan di Pulau yang Hilang

tanya Juan Lilia menarik nafas dalam-dalam. "Pada awal abad 21, ada sebuah perusahaan minyak dan gas yang melakukan pengeboran di pulau Jawa bagian timur, namun karena suatu hal, terjadi kecelakaan yang menyebabkan bocornya saluran pipa dan keluarnya lumpur dari pusat pengeboran, bahkan menurut catatanku, semburan lumpur itu hampir menenggelamkan sebagian pulau Jawa bagian Timur, perusahan yang melekukan pengeboran itu adalah Lapindo, dan sejak saat itu, masyarakat menyebut tragedi itu sebagai Lumpur Lapindo, jika dugaanku tidak meleset, mungkin sumber lumpur yang kau maksud adalah sumur bekas pengeboran Lapindo. "Apa dampak dari tragedi Lapindo itu?"
1014.2K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as tragedi gunung slamet 2001
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

*** Pukul lima subuh, saat langit masih gelap, udara dingin menggigit tulang, aku dan Mega berjalan cepat menyusuri lorong gelap dengan bau yang membuat bulu kuduk siapa pun berdiri. Selasa yang basah, mungkin sama basahnya dengan perasaanku ketika melihat jenazah Bang Asman terbujur kaku di ruangan sedingin es ini. Di sebelahnya, tubuh Anjani terbaring tak bernyawa. Tragis! Suamiku mati kecelakaan bersama wanita lain. Mega menangis melihat ayahnya berlumuran darah. Aku? Ah, aku sudah tak bisa mengeluarkan air mata.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as tragedi gunung slamet 2001
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status