Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Take a Chance with Me!

Take a Chance with Me!

Misalnya kayak: “Bu, aku mau es teh tapi es-nya jangan banyak-banyak ya.” “Bu, soto satu, gak pake MSG, gak pake toge, gak pake seledri, nasinya setengah, kuahnya banyakin.” Atau… “Bu, bisa buatin mie goreng nggak. Pingin mie soalnya.” Padahal sudah jelas pake banget ketulis di pintu kantin dengan huruf Times New Roman size 120 kalau kantin itu namaya: KANTIN SOTO DAN BAKSO BU MARNI. Heghh!!
1.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as tulisan bold
Read
+Library
Hati yang Tak Pernah Siap

Hati yang Tak Pernah Siap

Tulisan besar dengan tinta hitam menyambut pandangannya: "I’M CAMBACK." Tulisan itu tebal, huruf-hurufnya miring dan berantakan, seolah ditulis dengan emosi yang penuh amarah. Adrian merasakan darahnya mendidih. Rahangnya mengeras, dan matanya memandang ke luar jendela dengan penuh kewaspadaan. Namun di luar sana hanya ada gelap dan sunyi, seakan tidak ada siapa pun.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as tulisan bold
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Jari-jari Ben menekan pangkal hidungnya dengan kuat hingga meninggalkan bekas kemerahan, sementara tangannya yang lain masih memegang ponsel. Judul berita yang tengah ia baca ditulis menggunakan jenis huruf tebal serta ukuran yang cukup besar, dalam keadaan menyipitkan mata pun Ben masih bisa membacanya. “Apa-apaan artikel ini?” Ia bicara sendiri dengan geram. “Isinya seperti sampah! Bisa-bisanya tulisan seperti ini dimuat di halaman berita daring.”
103.6K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as tulisan bold
Read
+Library
Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Tulisan bocah sombong itu bukan hanya bagus, tapi, tetapi seakan bernyawa—HIDUP. Guratan kuasnya tajam tapi mengalir alami, tekanan tintanya sempurna, bahkan struktur hurufnya memiliki ketenangan khas kaligrafer berpengalaman. Guru Besar Xin Zhengming tanpa sadar menegakkan tubuh. Matanya membelalak sedikit. “Ini,” gumamnya pelan. Song Yi Chen yang awalnya masih menulis santai ikut melirik sekilas. Dan tepat setelah melihat satu baris tulisan Guli Haoran—
1013.3K viewsOngoingAdded to Library 439 Times as tulisan bold
Read
+Library
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Tempat yang selama ini ia anggap hanya kayu dan baja. Tangannya sedikit gemetar ketika ia membuka gulungan itu. Sebuah tulisan. Kecil. Padat. Ditulis dengan tinta yang telah memudar sedikit, namun masih terbaca. Itu tulisan Gurunya. Wu Teng mengenali tarikan garisnya —tegas, tidak banyak lengkungan, seperti karakter yang tak suka berbasa-basi. Ling’er mendekat, membaca dari bahunya.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as tulisan bold
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

“Sama kamu sama temen-temen bisa bikin sesuatu?” “Baju batik sih oke. Tapi, sesuatu? Sesuatu apaan?” tanya Sandi bingung. “Kan kita personilnya berlima, aku ingin kalian membuat tulisan yang gedhe. Isinya huruf I gedhe, trus tanda hati, trus huruf U, sama angka dua,” jawab Iskha. “Hah? Apaan tuh? I Love U Too? Kamu mau ngapain?”
105.5K viewsOngoingAdded to Library 215 Times as tulisan bold
Read
+Library
Sang Pewaris Pertama

Sang Pewaris Pertama

Setelah selesai menulis, dia tersenyum penuh percaya diri dan bertanya kepada seorang pria paruh baya berjas hitam dan berkacamata di sampingnya, “Lihatlah tulisanku. Bagaimana menurutmu?" Pria itu membungkuk dan maju selangkah. Di atas meja, satu kata tertulis di kertas emas muda yang dicetak dengan pola naga emas dan phoenix api. Clarke!
8.43.4M viewsCompletedAdded to Library 84.3K Times as tulisan bold
Show Reviews (597)
Read
+Library
bang jems
woe Napa muncul halaman crita yg berbeda ni wooee mana yg update ni.. huuuf kecewa bnget tanya nya.. mending kalo k gini hps aja apk bangke gak guna... di saat seru serunya Mala muncul crita yg lain emang dasar...
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Read All Reviews
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

Tulisan tangan khas, miring ke kanan, huruf ‘s’ yang terlalu besar. “You’re allowed to fall apart. Tapi jangan lupa makan.” Aurelie memejamkan mata. Tangannya mencengkeram sticky note itu erat. Bibirnya tertarik membentuk senyum tipis. Senyum orang yang kalah debat. Tapi hangat. Ia membuka HP, mengetik cepat ke satu kontak yang sejak awal semester ini hanya dibalas kalau penting-penting saja. Aureli : “You sponsored us?”
1040.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as tulisan bold
Read
+Library
Surga Semalam

Surga Semalam

Tapi sekarang ini, tulisan itu berada di Videotron besar di depan traffic light. Dalam Videotron itu, terlihat tulisan-tulisan aku mencintaimu Bella itu berganti-ganti fontnya. Tapi semuanya dalam warna merah muda. Tulisan itu terlihat begitu indah bagi Bella dan memanjakan mata Bella sehingga rasa-rasanya, Bella ingin segera berteriak yes sekeras-kerasnya, tanda Bella menerima ungkapan perasaan dari Gerson itu.
1052.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as tulisan bold
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

jawab Harsa. Belati terisebut tidak hanya satu karena ada juga yang ditaruh di rumah keluarga dan ini kesannya menjadi sangat mistis. Tidak mungkin juga itu setiap belati mempunyai tulisan yang sama karena tulisannya tersebut adalah tulisan bukan merek, melainkan tulisan seperti pesan menggunakan bolpoin dan ditempel menggunakan lakban berwarna putih cerah bening. Awalnya mereka pikir bisa mirip, tetapi kemiripannya untuk hal ini tidak wajar.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as tulisan bold
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status