Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

"Jadi kesukaan terhadap makeup diwariskan secara genetik." Alisnya terangkat. "Gen yang itu tidak menyentuh tubuhku." "Gen mana yang menyentuh tubuhmu?" Aku mengingat moccachino-ku. Gesa juga menolehnya. Dia membuat gerakan dengan alisnya, menyuruhku untuk mencicipi moccachino buatannya. Aku meneguknya sekali. Kopi dan cokelat pahit berbaur saling melengkapi. Sebuah rasa yang menyentil dan kemudian menjotos lidahku. Rasanya pahit, asin, harum dan sedikit manis. Kupikir itu bubuk cokelat, tapi aku tahu sekarang kalau taburan itu adalah bubuk kayu manis. Aku tersenyum dan menjilat kumis busa di atas bibirku.
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 98 Beses bilang tulisan moccacino yang benar
Read
+Library
MELEPAS BENALU

MELEPAS BENALU

Laki-laki itu tersenyum ramah, lalu menarik kursi dan menghempaskan tubuh diatasnya. "Mau minum apa?" tanyaku. "Samakan saja, seperti minumanmu," jawabnya. "Mas ..." aku melambaikan tangan, dengan sigap pelayan cafe menghampiri mejaku. "Moccacino satu sama roti bakar keju dua," ucapku. Pelayan langsung mencatat di buku kecil, setelah berucap 'mohon tunggu' dia langsung undir diri. "Sertifikatnya bawa?" tanyanya.
9.4197.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.1K Beses bilang tulisan moccacino yang benar
Read
+Library
Persimpangan Pilihan

Persimpangan Pilihan

tanya barista gondrong itu "Yap, saya" Raline sempat mengacungkan tangannya setengah untuk memberi tahu barista itu kalau kopi itu miliknya "Ice Caramel Macchiato" Mungkin ini bonus untuk Raline. Barista gondrong itu memberikan senyuman beserta lesung pipit yang ia miliki. "Makasih, Mas" Raline juga membalasnya dengan senyuman tapi ia tidak memiliki lesung pipit.
106.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 138 Beses bilang tulisan moccacino yang benar
Read
+Library
Presiden BEM Itu Kekasihku

Presiden BEM Itu Kekasihku

“Sebentar ya, Bu.” Ia mendekat ke Dila, berbisik, “Ini bukan caramel latte.” Dila menatap layar. Tertulis: Hazelnut Cortado – double shot. Minuman yang tampilannya mirip caramel latte… tapi jelas jauh lebih pahit. Mas Adi kembali menatap si ibu. “Bu, di sistem tercatat hazelnut cortado, bukan caramel latte. Minumannya memang pahit.”
579 viewsOngoingIdinagdag sa Library 15 Beses bilang tulisan moccacino yang benar
Read
+Library
Suami Giveaway dari Kembaran Ku

Suami Giveaway dari Kembaran Ku

tanya Keyra dengan nada ramah menyambut pelanggan. Keyla berpura-pura berpikir, mengetuk dagunya dengan jari. “Hmm... Apa ya?” Lalu dia menatap Keyra dengan senyum miring. “Oh! Aku mau Latte, jangan terlalu pahit. Susunya jangan kebanyakan. Foam-nya harus pas, ya. Jangan asal-asalan.” “Kalau begitu, aku mau Caramel Macchiato. Pastikan karamel dan kopinya seimbang, ya. Jangan sampai terlalu manis atau terlalu pahit!” tambah salah satu temannya dengan nada menyindir.
102.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 56 Beses bilang tulisan moccacino yang benar
Read
+Library
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

11 AM – Tesco Grocery Store “Kamu suka susu yang mana?” Rafael nanya sambil megang dua karton di lorong dairy. “Full-fat. Hidup terlalu singkat buat pura-pura suka skimmed.” “Ok. Aku ambil yang almond milk .” Mey ketawa. “Nggak ada yang salah sih sama almond milk, tapi jelas bukan buat kopi. Dan aku tau itu buat perform body kamu kan?”
1013.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 327 Beses bilang tulisan moccacino yang benar
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Arjuna mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut kafe terutama area dapur, tak ada pelayan lain selain laki-laki tadi, apalagi Safa. Saking sibuk mencari sosok Safa, Arjuna tak menyadari jika pesanannya sudah sampai di mejanya. "Selamat menikmati." Tanpa basa-basi Arjuna langsung meminum mocacino yang dipesannya karena haus. Refleks Juna menjulurkan lidahnya, rasa manis dari mocacino yang sangat tidak ia sukai. "Minuman apa ini?" Rasanya Arjuna telah salah memesan minuman untuknya karena tidak sesuai selera.
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 39 Beses bilang tulisan moccacino yang benar
Read
+Library
Mommy untuk Daddy

Mommy untuk Daddy

Duduk seorang diri di pojokan sunyi, Arisha mengeja setiap kata pada daftar menu dengan rasa hati, yang tiba-tiba terasa bagai dicubit. Menu minuman Mocca Latte membuat matanya berkaca-kaca. Bayang kebersamaannya dengan Alfian kembali mengoyak luka. "Kau harus mencoba minuman ini, Sayang," ujar Alfian, saat lelaki itu pertama kali membawanya ke kafe. "Mocca Latte di sini terkenal enak dan memiliki cita rasa yang khas."
1026.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 901 Beses bilang tulisan moccacino yang benar
Read
+Library
Terpikat Pesona Tuan Presdir

Terpikat Pesona Tuan Presdir

Sarah pun menyusul Jessica yang sudah berada di pinggir jalan, siap menyeberang. Aroma kopi langsung menusuk indra penciuman Sarah begitu dia melangkah masuk ke dalam kafe yang disebutkan oleh Jessica sebelumnya. Jessica memesan es amerikano dan Sarah, setelah menimbang selama lima belas detik, akhirnya memesan mokacino. Mereka memutuskan untuk menghabiskan kopi di kursi luar ruangan sekalian menikmati udara malam. Tidak butuh waktu lama hingga pesanan keduanya selesai dibuat.
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang tulisan moccacino yang benar
Read
+Library
Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

Gadis itu tertunduk dalam dan tak tahu harus berkata apa, bahkan ketika akhirnya Ji Wook melepaskan genggamannya seolah tak pernah terjadi apa-apa. "Ayo, nanti kita kesiangan." Aria akhirnya berjalan kembali menyusul Ji Wook. Mobil yang mereka tumpangi meluncur lancar di jalanan NYC menuju Mofad - Museum Food and Drink. Mereka tiba di sebuah bangunan sederhana berdinding putih dengan tulisan MOFAD LAB berwarna salem. Di sisi lainnya tulisan FLAVOUR juga tampak mencolok.
1019.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 680 Beses bilang tulisan moccacino yang benar
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status