Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TWELVE

TWELVE

Rei membaringkan tubuhnya di karpet dengan kepalanya bertumpu pada lengannya. “Ayo berbaring dan lihat lah satu lagi impianku.” Matanya menatap ke atas atap. Dengan ragu aku membaringkan tubuhku di sampingnya lalu mengikuti tatapannya ke atas atap. Hal menakjubkkan lainnya di perlihatkan. Atap kaca transparan memperlihatkan bintang yang ada di atas langit. Sebelumnya Reiki menekan sebuah tombol, lalu langit- langit kamar berganti menjadi kaca transparan yang memperlihatkan keindahan langit malam. “Ini asli atau hanya imajinasi?” Aku menoleh ke arahnya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai twilight new moon
Baca
+Pustaka
My Luna

My Luna

“As your mate ....” Dengan bisikan yang sangat kecil, dia menuntaskan seluruh kalimatnya. Awan di langit semakin pekat, setelah petir menyambar dengan keras, cakrawala kembali menjadi biru laut. Ciuman Aldrean di bibir Adriana telalu lambat 0,10 detik. Kalimat reject yang tadi sudah Adriana ucapkan tidak bisa di tarik kembali tanpa keinginan dari kedua pihak.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai twilight new moon
Baca
+Pustaka
Milky Way on The Midnight Starlight

Milky Way on The Midnight Starlight

Jika alergi yang menjangkit sangat parah, bahkan wajahku terlihat menggembung seperti habis disengat rombongan tawon. Aku mengeratkan jaket pemberian Ardi di tubuh sambil berjalan menuju pelataran masjid untuk mengusir rasa gatal yang makin menyakitkan. Langit malam ini sangat bersih, purnama bersinar tanpa terhalang mega, bintang-bintang berkelip cemerlang, cantik sekali. Sebuah kilau gemintang yang sangat cerah mencuri perhatianku. Antares, bintang yang berasa di tatanan paling ujung rasi scorpion. Ah, benar saja, milk way sudah mulai muncul, tapi bukankah ini masih terlalu senja untuk kemunculan milk way? Kulirik kembali arloji di pergelangan, ternyata sudah lebih dari jam sepuluh malam.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai twilight new moon
Baca
+Pustaka
Raja Naga Yang Berkuasa

Raja Naga Yang Berkuasa

Sebaliknya, ia menyunggingkan senyum miring yang penuh ejekan, lalu dengan santai melirik ke arah jam tangan taktis di pergelangan tangan kirinya. Jarum jam menunjukkan tepat pukul 11 malam. Bagi Logan, itu hanya sebuah angka. Namun bagi Calvin, itu adalah pengumuman kemenangan yang tertunda. Pukul 11 malam adalah batas di mana efek New Moon perlahan-lahan mulai berkurang dari dalam sistem sarafnya. Sel-sel tubuhnya mulai menolak kelumpuhan. Artinya, meskipun Calvin belum berada di puncak kekuatannya dan tubuhnya masih terasa seperti dihimpit beton, kelemahan absolut itu sudah mereda. Sang monster mulai mendapatkan kembali kuku-kukunya.
1022.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 616 kali sebagai twilight new moon
Baca
+Pustaka
Twilight of Us

Twilight of Us

Luna memarkirkan mobilnya di sebuah jalan dekat taman belakang rumah target, tersembunyi oleh pepohonan tinggi dan pagar tanaman. Malam ini, tak satu pun bintang menampakkan dirinya. Hawa dingin mulai menusuk kulit mereka. Joylin bersembunyi di balik pepohonan, menelan ludahnya dengan kasar. Tangannya meremas sarung tangan hitamnya dengan erat.
844 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai twilight new moon
Baca
+Pustaka
The Return Of Blood Moon Pack

The Return Of Blood Moon Pack

Dan aku baru menyadari Susan pasti sedang mengerjai aku. Baiklah lihat saja siapa yang akan tertawa belakangan, aku pun mencari chanel yang sedang menayangkan film horor tentang werewolf, dan sepertinya ini adalah hari keberuntunganku, salah satu chanel sedang memutar film twilight saga. Susan menghentikan tawanya dan ikut menatap layar TV. “Kau menyukainya?” “Apa? film ini? tentu saja, ini seru”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai twilight new moon
Baca
+Pustaka
The Lunar

The Lunar

Hal yang dapat membuat perutnya menjadi mual setiap kali saudara-saudaranya bercerita bagaimana tentang kontak fisik. Dalam hitungan detik, suasana hening, hanya terdengar suara semilir angin lewat jendela yang terbuka. Bibir mereka sudah bertaut. Sesaat Selena merasakan ada sesuatu yang menyengat dirinya sehingga dia membuka mata dan pupilnya membesar karena terkejut. Setelah hampir tiga ratus tahun dia menjadi vampir, ini adalah ciuman pertamanya. Sementara Rain terus memejamkan mata dan tanpa dia sadar, energi yang dia miliki sudah diberikannya pada Selena. Perempuan yang sudah membuatnya jatuh cinta dan tergila-gila. -Bersambung-
1051.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai twilight new moon
Baca
+Pustaka
Misteri Bulan

Misteri Bulan

“Sssttt… aku di sini,“ kata gadis itu. Angin malam berdesir membawa hawa dingin yang menusuk kulit Chandra, gadis itu merapatkan jaketnya. Kemudian tangannya berkali-kali menepuk kaki dan pahanya. Serangan nyamuk berpesta pora menggigiti badannya. Dia tadi baru sadar, dirinya hanya pakai baju tidur dan bertelanjang kaki. Agil mendatangi gadis itu, wajahnya masih mempesona meski dia baru bangun dan semakin membuat berantakan hati Chandra. Mata gadis itu menatapnya tak berkedip, dia memang pria yang menarik. “Aku menemukan diary Bulan,” kata Chandra pelan, dia mengeluarkan bungkusan dari tas ranselnya dan memberikannya pada Agil. Gadis itu terus menunduk menghitung jejak-jejak rindu yang mengg
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai twilight new moon
Baca
+Pustaka
NEWBORN

NEWBORN

Hingga ada desisan tak menyenangkan seperti, “Bodoh.” “Tidak tahu diri.” “Memalukan.” Annabeth menunduk menatap Owen yang mendongak ke arahnya. Annabeth tersenyum pada anak itu, menenangkannya meski Annabeth sendiri agak gentar. “Annabeth Anderson, sekitar sebulan yang lalu, diketahui kau menciptakan seorang newborn. Kau mengubah seorang anak manusia menjadi vampir dan … mengasuhnya?” Kata terakhir itu bernada meledek.
1028.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai twilight new moon
Baca
+Pustaka
Purnama

Purnama

gumam Purnama meyakinkan hatinya. Malam sudah sangat larut saat Bintang kembali ke rumah. Tok! Tok! Tok! "Purnama!" Purnama yang sedang lelap terbangun. Sejenak ia lihat jam di dinding, pukul 2.30 dini hari. Masih dalam keadaan mengantuk, ia berjalan ke arah pintu dan membuka kuncinya. Bintang berdiri di depannya, mulutnya bau alkohol.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai twilight new moon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status