Dilamar Nenek-nenek
"Ma, aku pernah tanya umur sama dia. Katanya, setahun di bawahku artinya kan sekitar 30 tahunan sekarang. Lakok yang tak temui tadi malah nenek-nenek. Ya, walaupun cantik, tapi kan umurnya beda jauh sama aku."
Plak ....
"Aduh," rintih Cakra.
Arimbi gemas dengan kalimat terakhir si sulung. Bisa-bisanya memuji si nenek cantik padahal dia sendiri sudah ketakutan ketika perempuan itu melamarnya.
"Rasain," kesal Arimbi, "kalau kamu ngomong cantik. Kenapa nggak diterima saja lamarannya?"
"Elah, Ma. Apa kata dunia jika Mas nikah sama nenek itu," sahut Cakra.
Hot Chapters