PERSETAN!
Suasana menjadi tegang sekali dengan kelakuan Radit.
Acara pernikahan ini sederhana sekali, hanya aqad saja, yang dipimpin oleh petugas dari KUA (Kantor Urusan Agama). Aku memakai kebaya pengantin warna putih, dan mas Naren mengenakan jas lengkap. Tidak ada pagar ayu dan pagar bagus seperti pada resepsi pernikahan umumnya, juga tidak ada among tamu dan lain-lain.
Ketika pengucapan ijab-qabul, bapakku sempat tersendat karena sedihnya sehingga pengucapannya tidak jelas.
الفصول الرائجة