Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Pengawal Biasa

Bukan Pengawal Biasa

Art berusaha menjelaskan sesuai porsi. Para pria itu saling beradu pandang. Penjelasan Art setenang itu. Seperti sebuah kalimat terkenal yang terdengar indah; Jika tak salah, buat apa takut. “Hh!” Satu pria mengolok Art dengan senyuman miring. Dia tak percaya dengan pernyataan pendek yang menggelikan, itu sangat naif. Siapa pun akan sangat tertarik untuk dekat dengan gadis yang saat ini mereka kejar. “Kau kira kami tak paham kelakuan orang-orang sepertimu.”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai untouched artinya
Baca
+Pustaka
IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

Tuan Penjaga bersuara dari seberang interkom, menatap layar portabelnya yang menampilkan hasil terjemahan data mentah dari hangar. Suara pria paruh baya itu terdengar sangat tegang saat membacakan baris kalimat terakhir yang tertera di sana. "Seni membutuhkan penonton yang cerdas untuk bisa dihargai, dan aku tahu kau sedang menonton dari balik bayangan digitalmu. Selamat datang di galeri pribadiku, Sang Pengintip."
707 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai untouched artinya
Baca
+Pustaka
Cinta Kadar 20%

Cinta Kadar 20%

-Halaman pengantar dari buku The Art Of Loving, Erich Formm- Rere melihat Eleanor menandai halaman itu dengan sebuah pembatas buku. Lalu beberapa baris kalimat dari halaman itu diberi highlight. Itu adalah buku yang dibaca Eleanor selama sebulan terakhir, atau bahkan lebih. Dia membawanya kemanapun dan tidak membiarkan Rere untuk menyentuhnya. Namun dengan usahanya yang gigih untuk mengintip judul buku tersebut, Rere akhirnya mengetahuinya. Itu adalah sebuah buku non-fiksi berjudul seni mencintai atau karena Eleanor membaca versi asli dalam bahasa inggris, judulnya adalah The Art Of Loving. Salah satu judul buku yang menurut Rere tidak akan pernah membuat Eleanor tertarik sekalipun besok ada
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai untouched artinya
Baca
+Pustaka
JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN

JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN

“Kamu selalu enggak becus kalau mengurus sesuatu. Bahkan dalam hal sepele mencari ART.” “Mencari ART itu bukan hal sepele, Mas,” balasku sedikit jengkel. Siapa yang tidak jengkel kalau dicap sebagai orang yang tidak becus? “Aku enggak mau kejadian seperti dulu terulang lagi.”
27.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 542 kali sebagai untouched artinya
Baca
+Pustaka
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

"Excuse me... I've been watching you from across the room. I think you are a very handsome man... May I know your name?" tanya bule itu dengan suara yang merdu. Ucup bengong. Ia mematung seperti patung selamat datang. Otaknya mencoba mencari arti dari kata-kata yang keluar dari bibir merah wanita itu, tapi nihil. Bahasa Inggris bagi Ucup adalah sekumpulan bunyi yang tidak memiliki arti. Ia hanya terpaku melihat kecantikan wanita itu yang seperti bidadari di kalender bengkel tempatnya bekerja dulu.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai untouched artinya
Baca
+Pustaka
Aku Bukan ART Keluargamu

Aku Bukan ART Keluargamu

Saat bertemu dengan Narita dan Bima, Anggun langsung mengecup punggung tangan mantan calon mertua. "A-pa ka-bar, Ang-gun?" sapa Narita dengan ucapan yang terbata-bata. "Alhamdulillah Baik, Bu. Ibu cepat sembuh, supaya kita bisa ngobrol lagi seperti yang dulu." Tampak kedua mata Narita berkedip sebagai tanda kalau dia menyetujui perkataan Anggun.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai untouched artinya
Baca
+Pustaka
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Ia melangkah satu tahap lebih dekat, membiarkan aroma cedarwood miliknya menyapu kesadaran Maorielle. "Maorielle, ada satu ungkapan di dalam film yang tidak bisa dijelaskan secara linguistik, tapi sangat akurat secara visual," ucap Khai, suaranya kini merendah, hampir tenggelam dalam musik latar aula. "In a room full of art, I'd still stare at you." Maorielle terpaku. Napasnya seolah tertahan di tenggorokan. "Di ruangan yang penuh dengan karya seni ini, saya masih akan tetap menatapmu," lanjut Khai tanpa ragu.
689 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai untouched artinya
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Kakak Tiri

Terjebak Cinta Kakak Tiri

Tatapannya jernih, tapi bukan jenis yang mencuri. “Lukisan ini?” Jasmin menunjuk kanvas besar dengan kombinasi warna merah tua dan biru pucat. “Sejujurnya, aku tidak tahu apa artinya.” “Tidak semua seni butuh dimengerti,” jawab Lucas ringan. “Kadang cukup dirasakan.” Jasmin tersenyum kecil. “Itu juga berlaku untuk hidup, ya?” Lucas mengangguk. “Apalagi untuk hidup.”
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai untouched artinya
Baca
+Pustaka
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

jawab Perta. "Aku sekarang kan tenang, ada Zahrani yang menemani aku, aku cocok dengan art baru itu. Ternyata dia itu gadis yang sangat sederhana, Dan Dia mau menjadi seorang art di rumah kita, hanya demi mempertahankan hidupnya dengan ibu dia. Kamu sekarang bebas Mas mau pergi kapanpun juga dan kemanapun juga, dan jangan khawatir sekarang aku ada Zahrani yang menemani," ucap Belda panjang lebar.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai untouched artinya
Baca
+Pustaka
ARTI SEBUAH PERBEDAAN

ARTI SEBUAH PERBEDAAN

BAB 102 ARTI SEBUAH PERBEDAAN “Nikmatilah hidangan ini dengan puas, biarkan saja pengantin dan keluarganya meninggalkan ruangan ini, kita tetap duduk saja sampai selesai santap makanan disini sampai kenyang.” Kata salah satu undangan yang dengan acuh memakan hidangan itu. “Ya, sayang tahu, kapan lagi kita bisa mencicipi hidangan kelas kakap ini?” Kata yang lain menimpali.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai untouched artinya
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Masandra
hallo para pembaca saya, terima kasih ya. hayo kasih masukan. Apakah ada yang senang jika saya perkenalkan Robert Zhang sama dengan Kartika lee? tapi ya, masih harus berjuang keras Robert untuk menaklukkan Kartika yang cuek itu.
repetition
Ceritanya bagus, kak. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status