Senõrita Sang Vampir Mafia
Raven berbisik rendah, hampir seperti bisikan rahasia
"Dengarlah, Selenia... Darahmu ini, begitu murni dan penuh rahasia, seolah-olah menantang keberadaan Librae sendiri. Dulu, aku pernah mencoba melawan dewi itu, berani menantang keadilan surgawi yang ia bawa. Tapi kau, kau adalah penebus yang tak pernah kubayangkan. Dalam setiap tetes darahmu, aku merasakan siksaan dan kenikmatan sekaligus."
Sang Vampir mendekatkan wajahnya ke leher Selenia, bibirnya hampir menyentuh kulit sang gadis yang dingin. Awalnya tak berniat, namun pada akhirnya Ia mulai menghisap darah Selenia perlahan, menikmati setiap momen saat cairan kehidupan itu mengalir ke dalam dirinya. Terasa sensasi seperti api dan es be
Hot Chapters