Dimanja Tiga Majikan Cantik
Aku mendekatkan foto itu ke wajahku, menyipitkan mata untuk melihat detail dua sosok manusia yang terabadikan di dalam kertas berukuran kartu pos itu.
Di sebelah kiri, terlihat sosok seorang wanita muda yang sangat aku kenal garis wajahnya. Itu Emak. Emak saat masih sangat muda, mungkin usianya baru awal dua puluhan, jauh sebelum keriput dan penderitaan hidup menggerogoti wajah cantiknya. Rambutnya digelung sederhana dengan hiasan melati, mengenakan kebaya putih polos yang terlihat pas di tubuh rampingnya, dan wajahnya menunduk malu-malu sambil tersenyum tipis.