Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Lalu dia pun muncul dari balik pohon itu dan langsung masuk ke trotoar jalan berbaur dengan keramaian. Dia melihat sebuah warung ‘Bakso Balung’ yang cukup ramai didatangi pembeli. Selera makan Elang pun timbul, saat hidungnya mencium aroma daging sapi yang menguar di sekitar warung itu. Elang langsung masuk dan memesan seporsi bakso balungnya, plus tipat(ketupat) seporsi. Sementara untuk minuman dia pesan es teh manis. Elang memilih kursi yang berada di luar warung. Karena menurutnya di situ lebih rileks, dan bisa sambil melihat-lihat sekitar.
9.963.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as warung bts
Read
+Library
Cerai pura pura

Cerai pura pura

Mengetik lagi. *Mas Angga: "Dek... Assalamu’alaikum. Boleh telepon sebentar? Ini darurat. Soal Ibu."* **** Wonosari, di sebuah Warung Bakso "Pak Kumis". Uap kuah kaldu sapi mengepul, membawa aroma bawang goreng dan seledri yang menggugah selera. Di salah satu meja panjang, Santi duduk bersama tiga rekan gurunya—Bu Yati, Pak Dedi, dan Bu Ratna.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as warung bts
Read
+Library
Perawan 200 Juta

Perawan 200 Juta

Alhamdulillah toko, semakin hari semakin ramai. Tidak terlalu jauh dari toko, hanya sekitar seratus meteran saja jaraknya. Sebuah warung tenda di samping kiri minimarket. Bakso urat Pak Bambang, cukup terkenal. Rasanya enak dengan harga standar. Saat aku dan Santi sampai, nampak sudah ada beberapa pembeli. Kami memilih sebuah tempat duduk yang di tata di depan sebuah ruko kosong. Di samping parkiran minimarket.
9.8117.7K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as warung bts
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

Argha berbicara panjang lebar sembari menunggu taksi yang lewat. Ketika ia melihat taksi yang kosong ia segera memanggil dan memasukkan barang-barang miliknya kedalam taksi. Sedangkan Bisma di seberang telepon merasa heran. Apakah adiknya sudah sampai Jakarta atau adiknya masih di luar dan bersiap untuk pulang ke Indonesia? "Sekitar 1 jam lagi aku sampai rumah kak!! Nanti kita makamkan sama-sama jenazah papa dan mama. Lalu bagaimana dengan keadaan Aini?"
102.0K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as warung bts
Read
+Library
Rahim untuk Anakku

Rahim untuk Anakku

Mereka tiba di sebuah warung tenda kaki lima di jalan Gatot Subroto yang biasa dikenal dengan nama Gatsu. “Wei, mimi lan mintuno. Dari mana?” Sapa bapak pemilik warung. Bapak ini memang selalu memanggil mereka dengan mimi lan mintuno, sebuah ungkapan jawa untuk menggambarkan dua orang yang saling lengket, kemana-mana selalu bersama. “Biasa, nge-date,” jawab Al selengekan. “Cie, udah jadian neh?” Goda bapak itu.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as warung bts
Read
+Library
Garis Tangan Sang Putra Mahkota

Garis Tangan Sang Putra Mahkota

Warung tersebut tak begitu besar, hanya ada dua meja panjang dengan empat bangku yang panjangnya senada dan beratapkan terpal. Warseno masih berdiri tapi matanya terbelalak, badannya gemetar, hatinya dag-dig-dug. Ia sudah lelah mencari Wandari kemana-mana. Ternyata yang ia cari muncul sendiri dihadapannya saat ia sudah berhenti mencari.
379 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as warung bts
Read
+Library
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

Entah dengan Nami yang wajahnya begitu cemerlang, ekspresif menatap ke sana-sini, memperhatikan view jalanan yang seakan berkelebat. "Nah, itu sungai Han!" tunjuk Namjin yang menimbulkan antusias berlebihan dari Nami. "Astaga, Ya, Tuhan! Akhirnya aku bisa liat sungai Han secara langsung." "Itu jembatan World Cup!" Namjin menunjuk bangga pada jembatan yang menghubungkan Distrik Mapo dan Distrik Yeongdeungpo. "Banyak syuting drama Korea di sana, tapi yang paling iconic adalah jembatan itu digunakan BTS saat membawakan lagu mereka yang berjudul BUTTER, ketika tampil di acara 'The Tonight Show Starring Jimmy Fallon'."
104.5K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as warung bts
Read
+Library
Mas! Jangan Lupa Jatahku Ya!

Mas! Jangan Lupa Jatahku Ya!

Udara pagi masih dingin, sisa embun menempel di rerumputan pinggir jalan, dan aroma khas dedaunan basah bercampur asap tipis dari tungku-tungku rumah warga yang mulai memasak. Sesampainya di warung, antrian sudah cukup panjang. Beberapa ibu-ibu berdiri berjajar sambil menenteng rantang dan kantong plastik, mengobrol riuh sambil menunggu giliran. Begitu Tarjo muncul, beberapa pasang mata langsung melirik, dan bisik-bisik kecil pun mulai terdengar. "Eh, Tarjo... tumben beli di sini..." sapa Bu Ani, matanya menyipit penuh selidik namun ramah.
4.0K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as warung bts
Read
+Library
TUKANG CILOK TERNYATA INTEL

TUKANG CILOK TERNYATA INTEL

“Lagipula… ada sesuatu yang ingin kutunjukkan.” Restoran Saranghaeyo berdiri di tikungan Gang Godean— jendela kacanya dipenuhi bunga sakura artifisial. Saat Aluna melangkah, lonceng pintu berdenting halus. Udara harum kayu manis dan vanilla menyambutnya. Lantai marmer putih memantulkan lampu neon “Annyeong!” warna pastel. “Tunggu di sini, ya. Aku ke toilet sebentar,” bisik Lita, meninggalkan Aluna bersama keluarga kecilnya—pak Bambang dan Bu Rita.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as warung bts
Read
+Library
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

Suasana warung yang akrab dengan meja kayu dan kursi plastik memberikan pengalaman lokal yang kontras dengan hotel mewah mereka. Warung Bu Sari terlihat sederhana tetapi ramai dengan orang lokal. "Pak Darto! Sudah lama tidak ke sini," sapa pemilik warung dengan ramah. "Ini tamu baru ya? Anak-anak Jakarta yang mau naik Rinjani?" Interaksi ini memberikan kesan bahwa Pak Darto memang dikenal baik di komunitas setempat.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as warung bts
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status