Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

"Panjang ceritanya. Kita berhenti saja di warung pinggir jalan itu. Saya rasa, sudah waktunya kamu mengetahui semuanya." Bayu membelokkan mobil pada sebuah warung sederhana yang terbuat dari kayu dan bambu. Di depan warung, ada papan kecil dengan tulisan tangan yang mempromosikan menu dagangan mereka. Ada beberapa macam menu sederhana yang tertulis di sana. Seperti nasi goreng, bakso urat, teh dan kopi panas istimewa. Untuk mempersingkat waktu mereka memesan dua mangkuk bakso dan dua teh hangat. Sembari menunggu pesanan datang, Bayu mulai bercerita. "Sekarang, dengarkan baik-baik," katanya, suaranya rendah, namun penuh penekanan. "Ini cerita yang mungkin akan mengubah cara kamu memandang sem
1022.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 814 kali sebagai warung bts
Baca
+Pustaka
SUDAH TAK PERAWAN

SUDAH TAK PERAWAN

Pantang mundur terus nyambut gawe Ning purwokerto tuku ketan Iki crito anak rantauan Lombok rawit pedes tenan Golek duet kanggo masa depan Golek duet kanggo masa depan Rokok klobot ning ngisor wit mlinjo Paling abot ninggal anak bojo Tuku donat ning kalimantan Tetep smangat kanggo masa depan Tetep smangat kanggo masa depan “Mas, seneng banget! Kayaknya baru habis ehem-ehem sama bojonya, ya?” ceteluk Ibu Warung yang gak aku tahu namanya. Dia menatap mas-mas penjual rujak yang sedang ngulek. “Ibu tau saja. Ya namanya LDR gitu loh, Bu … lihat wajahnya di telepon saja sudah bikin seger. Kan jarang-jarang saya video call, nanti boros kuota.” Dia terkekeh.
1094.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai warung bts
Baca
+Pustaka
SEMALAM DENGAN PREMAN

SEMALAM DENGAN PREMAN

Keduanya duduk di depan warung yang bertuliskan ‘buka 24 jam’ Warung ini seperti warteg, tapi tidak juga seperti warteg. Dipenuhi dengan lampu-lampu membuat sekeliling yang gelap terlihat terang. Terlihat nyaman untuk dinikmati di malam yang dingin ini, apalagi ditambah adanya penjual sate, jagung dan makanan yang dibakar lainnya, menambah kesan betah untuk siapa saja yang mampir. “Mau minum? Teh, susu, kopi atau—”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai warung bts
Baca
+Pustaka
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

” (Warung saya tutup jam sepuluh malam. Bimo yang sudah ada di rumah, segera memacu motornya menuju kawasan Dago, tapi di bagian pemukiman padat kelas menengah ke bawah. Bimo memarkir motor di depan warung sembako yang tadi siang disambanginya. Ternyata di dalam sudah ada seorang wanita usia separuh abad. “Ini Bi Inah.” ucap pemilik warung.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai warung bts
Baca
+Pustaka
Berondong Simpanan Ibuku

Berondong Simpanan Ibuku

Ia sangat kagum dengan mantan teman sekolahnya itu dan bermaksud akan menjadikan pasangan hidupnya kelak. Karena ia mencium wangi uang di sekitar Arumi. Sebelum.benar benar tiba di rumah itu, sengaja Bakhtiar mampir ke sebuah warung soto yang sangat terkenal. Ia membeli tiga porsi plus sekotak perkedel kentang sebagai pelengkapnya. "Srlamat siang bu! Assalamualaikum!" Sapa Bakhtiar ramah lepada bu Sita yang saat itu sedang akan membeli nasi bungkus.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai warung bts
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

“ Aku sudah punya Plan B Nona, siapkan Gym Wear terbaikmu Nona.” Untuk membebaskan diri, Freya memindahkan arena permainannya ke sebuah pusat kebugaran eksklusif di jantung Jakarta. Tempat ini adalah markas olahraga kelas atas di mana Adrian dan Victor merupakan member premium. Di hari pertama, Batari masuk mengenakan setelan gym berbahan spandex hitam yang sangat ketat, memamerkan lekuk tubuh porselennya yang sempurna.
10578 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai warung bts
Baca
+Pustaka
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

Warung itu sudah buka, meski matahari baru muncul malu-malu di balik kabut pagi. Pemilik warung, seorang pria paruh baya dengan sarung disampirkan di bahu, menyambut ramah. “Silakan duduk, Mas. Mau kopi apa?” “Hitam aja, Pak. Dua,” jawab Yoga sambil menarik kursi kayu. Sambil menunggu kopi, Danang membuka percakapan. “Pak, saya mau tanya… Bu Aini sama anak-anaknya sekarang di mana, ya?”
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai warung bts
Baca
+Pustaka
MAS FAIMO BAKUL TEMPE

MAS FAIMO BAKUL TEMPE

Apalagi buat Wong Li Yue yang bahasa Inggrisnya masih tidak beraturan, sesuka dia menyebutnya saja. Dan hari ini mereka berencana menghabiskan sabtu sore di Kuala Lumpur, karena hari ini Buntario sedang banyak uang. Upah kerjanya di Kilang di terimanya siang tadi. Mereka naik LRT sama seperti saat tiba sebulan yang lalu. Tujuan mereka kali ini adalah jalan Alor yaitu tempat wisata kuliner Kuala Lumpur yang sangat cocok untuk menyuka kuliner seperti Wong Li Yue. Tapi sebelumnya mereka mengunjungi Batu Caves, Kuil Hindu tempat yang akan dipenuhi banyak orang saat diadakan festifal Thaipusam. Tapi di hari biasa pun pengunjung tak pernah surut untuk berphoto dengan latar belakang patung Manugan
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai warung bts
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Untuk Anak Gundikmu

Ibu Susu Untuk Anak Gundikmu

"Sudah, tapi sepi. Kebetulan tadi ada ibu-ibu lewat Mas bisa tanya kepadanya." "Ya sudah, kita lanjut saja sekarang, Mas." Anjas langsung injak gas menuju ke warung makan yang ibu tadi tunjukan. Hanya butuh waktu beberapa detik saja untuk sampai ke warung. Sesampainya di warung makan, Anjas dan Tsani langsung turun untuk menemui Bu Siti. Warungnya masih sepi pengunjung, hanya ada satu orang yang makan di sana. Begitu mereka masuk ke warung, satu wanita berumur sekitar 40 tahun menawarkan hidangannya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai warung bts
Baca
+Pustaka
Without You [Indonesia]

Without You [Indonesia]

Melihat Mas Yanto dan Mas Sugeng masuk ke dalam, Lingga langsung merapihkan buku-bukunya ke dalam tas, siap untuk pergi saat itu juga. "Beli makan dimana Mas?" Bunda bertanya pada Mas Yanto yang baru saja ingin masuk ke dalam untuk makan. "Warteg Siapa punya, Bun." jawab Mas itu. "Eh? Warteg dimana itu, Mas? Kok namanya begitu?" "Di Gang sebelah, Bun. Tadi Warteg Ayu tutup, jadinya saya beli disitu." "Oh, pantes. Baru denger saya namanya unik gitu." Kekeh Bunda karena lucu dengan nama Warteg itu.
1033.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 741 kali sebagai warung bts
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status