Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DENDAM LUKA LAMA

DENDAM LUKA LAMA

DENDAM - Pertemuan Setelah 17 Tahun Suara pintu yang terbuka perlahan, membuat Alina menoleh. Mamanya masuk sambil membawakan martabak kesukaannya di piring kecil. "Erlangga yang beli tadi," ujar Bu Ambar meletakkan piring di meja. "Dia mampir ke sini?" "Iya, hanya sebentar untuk ngambil baju. Tadinya mau nemuin kamu, tapi dia teringat kalau janjian sama Kakek."
10183.7K viewsCompletedAdded to Library 7.0K Times as warung dilan
Show Reviews (44)
Read
+Library
Laely Nurhayati
ceritanya menarik, bahasanya bagus, karakternya mewakili budaya kita pada umumnya yang menjunjung tinggi nilai dan norma, menggambarkan bhw penulis sangat menjunjunv tinggi nilai2 luhur budaya dan agama
moonrose
hmm kenapa vania maafin sagara? apa cinta bisa segitu bodohnya ya. 7bulan lost contac, tapi masih anggap suami dan akhirnya gak jadi cerai. apalagi tau alasannya knp sagara gitu ya harusnya vania tau diri sih.
Read All Reviews
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia yakin bahwa Mela tidak mungkin menolak sushi favoritnya. "Aku memesankan khusus di restoran sushi favoritmu, Restoran Kinawa. Mereka baru saja mendapatkan toro terbaik hari ini. Aku bahkan memohon kepada kokinya untuk menyiapkannya segera untukmu," lanjut Damar lagi. Ia berusaha menunjukkan betapa ia telah berusaha keras untuk mendapatkan hidangan ini untuk Mela. "Saya tidak menyuruh Anda memesan ini semua. Lebih baik anda bawa itu semua dan keluar dari sini!" bentak Mela pada Damar untuk memotong semua rayuan Damar mengenai makanan yang dibawa Damar kesini.
853 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as warung dilan
Read
+Library
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

“Kalau begitu... kita hadapi bersama. Sampai akhir.” Angin sore berhembus pelan di pelataran Candi Laras. Namun dari jauh, di balik pepohonan hitam, sepasang mata merah menyala perlahan. Lalu terdengar suara berat, pelan tapi tajam. “Kau memang berhasil kali ini, Pewaris... tapi malam panjang baru saja dimulai.”
101.3K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as warung dilan
Read
+Library
DITALAK SUAMI DILAMAR TUAN MUDA BERKEDOK SANTRI

DITALAK SUAMI DILAMAR TUAN MUDA BERKEDOK SANTRI

Dengan adanya bahan yang terbatas, nasi goreng akan menjadi pelarian yang termudah. Ku hidangkan sepiring nasi goreng telur mata sapi dan susu hangat di meja. Aku memilih susu hangat karena yang ku tahu, tidak semua laki laki bisa minum kopi di pagi hari. Ku lihat mas Arya turun dari lantai atas, ia sudah rapi dengan pakaian kerjanya. Berbeda dengan sehari harinya yang hanya memakai kaos dan celana sobek sobek.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as warung dilan
Read
+Library
DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS

Panggilan itu berakhir saat Ziang Wu mengatakan bahwa ia sudah memasuki mobil. “Kita hanya punya waktu kurang dari tiga puluh menit, Nona Lin.” *** Walau Su Li mengatakan tidak perlu membeli apapun untuk makan malam, Ziang Wu tetap membelikannya seporsi Lu Dagun, suatu makanan penutup yang terbuat dari beras ketan dengan isian pasta kacang merah. Pecinta dessert seperti Su Li pasti tidak akan menolak pesona penganan yang ditaburi tepung kedelai tersebut.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as warung dilan
Read
+Library
Mendadak Dilamar Pria Tampan

Mendadak Dilamar Pria Tampan

tanyaku penasaran. “Iya, Sayang. Kami dulu satu kampus waktu kuliah di Jakarta.” “Apa? Jakarta? Kamu kuliah di Jakarta?” Ini merupakan kenyataan yang baru aku ketahui. Selama ini, aku berpikir kalau Mas Arfan kuliah di Palembang. Ternyata ia alumni mahasiswa dari Jakarta, kota tempat tinggal Kak Dylan. Stop! Kenapa aku tiba-tiba memikirkan laki-laki itu? Ia hanya masa lalu yang belum sempat bertemu denganku.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as warung dilan
Read
+Library
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

tanya alzam dnegan melirik sekilas ke Lani. "Apa aja sekarang aku makan, Mas. Kalau Dandi dan Hanum?" “Kayaknya cocok tuh,” sahut Dandi. Tak lama, mobil mereka berhenti di depan warung sederhana. Aroma rempah langsung menyeruak begitu mereka masuk. Beberapa meja kayu dan kursi sederhana terisi pelanggan yang terlihat menikmati makanan.
1046.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as warung dilan
Read
+Library
Miliarder Dewa Perang

Miliarder Dewa Perang

Ethan menyimpan bungkus permen itu dengan hati-hati dan menarik napas dalam-dalam. Jika seseorang yang dia kenal melihat ini, mereka akan terkejut. God Of War yang hebat bisa merasa gugup juga.? "Saya kembali." mobil melesat keluar dari tempat parkir Sementara itu, di fairmont Hotel di Greencliff! itu benar-benar hidup di sini keluarga palmer yang terkenal di greencliff menerima lamaran dari pria untuk menemukan pria terbaik untuk menikahi cucu perempuan mereka, Diane palmer dan ini menarik banyak perhatian
107.4K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as warung dilan
Read
+Library
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

tiba-tiba Lusiana memanggilnya. Adam menoleh ke arah istrinya. "Ya, kenapa Lusiana?" tanya Adam. "Apakah kamu ikut untuk turun ke Medan perang?" tanya Lusiana. "Iya, Karena aku harus memastikan para prajuritku berhasil menaklukkan wilayah hutan terlarang," ucap Adam. "Ya sudah, aku harap kamu akan cepat pulang. Tetaplah berhati-hati," ucap Lusiana.
1042.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as warung dilan
Read
+Library
Presiden BEM Itu Kekasihku

Presiden BEM Itu Kekasihku

“Iya.” “Sponsor aman kan, La?” “Katanya sih aman,” jawab Dila seadanya. Daren menghela napas pendek, lalu mengangguk kecil. “Ya udah.” Ia berdiri lebih dulu, meraih helmnya. “Makan dulu yang bener. Habis ini kita perang sama matkul sama acara kampus.” Dila tersenyum tipis, nyaris tak terlihat. Ia bangkit dan mengikutinya.
690 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as warung dilan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status