Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

"Ada yang aneh, ya, di sini, Dis?" Gadis mengangguk menegaskan. "Yang punya warung ini pakai penglaris," ujarnya berbisik. "Apa? Gimana?" "Nanti aja, nanti kamu jadi gak selera makan." Nopi mau tidak mau menahan rasa penasaran. Mereka menunggu lima belas menit hingga pesanan mereka datang. Akan tetapi, Nopi malah ragu setelah tahu fakta dari Gadis barusan. "Serius nih gak apa-apa dimakan?"
106.0K viewsOngoingAdded to Library 227 Times as warung dilan
Read
+Library
Dendam Sang Pelakor

Dendam Sang Pelakor

pinta Damar. "Kamu mau apa? Yang berdaging? Berkuah? Atau apa nih?" tanya Dara. Damar sejenak berpikir, apa yang ia inginkan. "Gudeg? Aku kan jauh-jauh dari Semarang, boleh dong kalau ngerasain yang belum pernah aku rasain," ucap Damar. "Oke!" Dara kembali bersemangat dan mengajak ke warung gudeg yang memang cukup terkenal dan jelas ramai, terlebih jam makan siang.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as warung dilan
Read
+Library
SUDAH TAK PERAWAN

SUDAH TAK PERAWAN

Pantang mundur terus nyambut gawe Ning purwokerto tuku ketan Iki crito anak rantauan Lombok rawit pedes tenan Golek duet kanggo masa depan Golek duet kanggo masa depan Rokok klobot ning ngisor wit mlinjo Paling abot ninggal anak bojo Tuku donat ning kalimantan Tetep smangat kanggo masa depan Tetep smangat kanggo masa depan “Mas, seneng banget! Kayaknya baru habis ehem-ehem sama bojonya, ya?” ceteluk Ibu Warung yang gak aku tahu namanya. Dia menatap mas-mas penjual rujak yang sedang ngulek. “Ibu tau saja. Ya namanya LDR gitu loh, Bu … lihat wajahnya di telepon saja sudah bikin seger. Kan jarang-jarang saya video call, nanti boros kuota.” Dia terkekeh.
1092.4K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as warung dilan
Read
+Library
If I Could Not Have You No One Could

If I Could Not Have You No One Could

Dia mencintai Dara apa adanya dengan sepenuh hatinya. Tidak terasa, mereka sudah sampai di depan Warung Padang tersebut. Bu Celo langsung masuk dan berdiri di belakang etalase makanan. Nur tepat berada di belakang Bu Celo. Nur melihat Bu Celo menurunkan kaca mata hitam beliau dan melihat ke pajangan lauk pauk yang ada di etalase tersebut. Nur mendengar suara lelaki dari belakang, sambil lari tergopoh-gopoh, “Selamat malam, mau makan apa?”
107.0K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as warung dilan
Read
+Library
Lelaki untuk Deline

Lelaki untuk Deline

tanya si lelaki sambil membalas hangat pelukan Deline. "Tentu saja, Bry! Kau bilang akan sesekali berkunjung ke Indonesia, tetapi semuanya bohong, 'kan? Apa di sana tak ada libur?!" "Kau berhutang cerita padanya, Bryan!" Handrey berseru sembari mengangkat gelas berisi jus lemon. Semua orang tertawa, termasuk pasangan Gray, ayah dan ibu Bryan. Karena sudah bersalaman pada yang lebih tua, lelaki bernama Bryan langsung kembali menghampiri Deline dan Diego. Handrey benar, tentu Deline akan menagih cerita darinya. Tengang apa pun itu.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as warung dilan
Read
+Library
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Beberapa detik terasa seperti selamanya, sebelum pintu dibuka oleh seorang pria paruh baya dengan mata waspada. Leonard Gunawan. Wajahnya tampak lelah, namun ada ketenangan yang terpancar. Ia menatap Adrian beberapa detik, seolah menimbang maksud kedatangan tamu tak diundang ini. “Anda… Adrian?” Leonard akhirnya bertanya, suaranya rendah. “Dari… Indonesia?” Adrian mengangguk. “Ya. Aku mencari jawaban tentang Mei Lin. Tentang cermin dan malam itu.”
101.2K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as warung dilan
Show Reviews (16)
Read
+Library
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Read All Reviews
MANTANMU JADI ISTRI BOS

MANTANMU JADI ISTRI BOS

Dilan menggeleng pelan, matanya menatap tajam namun penuh luka, “Aku juga nggak mau maksa kamu bahas masa lalu, Dian,” “Aku datang ke sini bukan buat maksa kamu balikan. Justru kebalikannya.” Dian terdiam. Ada rasa bingung menyergapnya. Dilan melepas genggaman tangannya, lalu memasukkan kedua tangan ke saku celana, seakan berusaha tenang. “Aku udah punya pasangan sekarang. Dia orang Bali, keturunan Indo-Jerman. Aku ke sini bukan cuma buat kerja, tapi juga mengatur resepsi nikahan kami.”
3.0K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as warung dilan
Read
+Library
DENDAM LUKA LAMA

DENDAM LUKA LAMA

DENDAM - Pertemuan Setelah 17 Tahun Suara pintu yang terbuka perlahan, membuat Alina menoleh. Mamanya masuk sambil membawakan martabak kesukaannya di piring kecil. "Erlangga yang beli tadi," ujar Bu Ambar meletakkan piring di meja. "Dia mampir ke sini?" "Iya, hanya sebentar untuk ngambil baju. Tadinya mau nemuin kamu, tapi dia teringat kalau janjian sama Kakek."
10179.2K viewsCompletedAdded to Library 6.8K Times as warung dilan
Show Reviews (44)
Read
+Library
Laely Nurhayati
ceritanya menarik, bahasanya bagus, karakternya mewakili budaya kita pada umumnya yang menjunjung tinggi nilai dan norma, menggambarkan bhw penulis sangat menjunjunv tinggi nilai2 luhur budaya dan agama
moonrose
hmm kenapa vania maafin sagara? apa cinta bisa segitu bodohnya ya. 7bulan lost contac, tapi masih anggap suami dan akhirnya gak jadi cerai. apalagi tau alasannya knp sagara gitu ya harusnya vania tau diri sih.
Read All Reviews
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia yakin bahwa Mela tidak mungkin menolak sushi favoritnya. "Aku memesankan khusus di restoran sushi favoritmu, Restoran Kinawa. Mereka baru saja mendapatkan toro terbaik hari ini. Aku bahkan memohon kepada kokinya untuk menyiapkannya segera untukmu," lanjut Damar lagi. Ia berusaha menunjukkan betapa ia telah berusaha keras untuk mendapatkan hidangan ini untuk Mela. "Saya tidak menyuruh Anda memesan ini semua. Lebih baik anda bawa itu semua dan keluar dari sini!" bentak Mela pada Damar untuk memotong semua rayuan Damar mengenai makanan yang dibawa Damar kesini.
736 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as warung dilan
Read
+Library
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

“Kalau begitu... kita hadapi bersama. Sampai akhir.” Angin sore berhembus pelan di pelataran Candi Laras. Namun dari jauh, di balik pepohonan hitam, sepasang mata merah menyala perlahan. Lalu terdengar suara berat, pelan tapi tajam. “Kau memang berhasil kali ini, Pewaris... tapi malam panjang baru saja dimulai.”
101.0K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as warung dilan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status