Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Liontin Merah Delima

Liontin Merah Delima

tanya kak Hadi. "Baju ini masih utuh, tidak ada bekas tersentuh api." Kataku tegas. "Semalam adalah nyata, tak mungkin kami semua mimpi dengan cerita yang sama persis." Sanggah Andrew. "Mungkin, kakak-kakak ini semalam di perkosa sama peri yang menyerupai Dilla. Lalu kalian semua mimpi basah berjamaah." Ucapku penuh drama. "Lagiankan dari hari pertama kita langsung buat video dan foto kegiatan sesampainya di sini. Coba cek semua kamera group WA deh kak." dan entah bagaimana Liontin Merah Delima milikku menyiapkan semua bukti yang ada dan mematahkan semua asumsi mereka. Semua video dan foto itu terlihat begitu nyata. Liontin ini benar-benar melindungiku. Terimakasih Tuhan.
648 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as warung dilan
Read
+Library
Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

47 "Mas, lebih baik kamu langsung mandi sekarang, abis itu berpakaian, semuanya udah aku siapin di tempat biasa dan aku udah masak nasi goreng sambal ijo telor dadar di meja makan" pungkas Linar berjalan dan menghilang ke arah partisi tak lama ia keluar dengan jam tangan digital anti air melingkar di tangan kirinya dan tak lupa mengalungkan tas kecil berwarna biru Dongker dililitkan di pinggangnya, sembari berjalan ia memasukkan gawai dan beberapa lembar uang ke dalamnya. "Kamu tetap mau pergi?" hadang Dean.
8.727.5K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as warung dilan
Read
+Library
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

Dan seperti sebelum-sebelumnya suamiku tampak sama sekali tidak keberatan untuk memberikan izin. *** "Sayang? Kamu belum tidur?" Darren yang malam ini harus pulang lambat karena urusan kantor yang semakin padat—di tengah rencana pembuatan resort baru di Gianyar, Bali, tampak menatap heran padaku yang masih saja terjaga saat jam hampir menunjukkan pukul 22.00 malam. Aku menggeleng pelan sembari meraih tas kerja miliknya.
1053.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as warung dilan
Read
+Library
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Tapi di dunia nyata tidak secanggih di Saranjana. “Bapak-bapak mau pesan apa.?” Tanya Ibu Siti pemilik warung. “Pesan cumi 6 porsi dan nasi satu karung.” Panglima Abdullah dengan mantap memesan. “Bapak jangan bercanda masa pesan nasi satu karung ada-ada saja” Ibu Siti tertawa ia kira Abdullah sedang bercanda. “Salah Panglima, bukan satu karung nasi tapi satu bakul.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as warung dilan
Read
+Library
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

lanjutnya "Terima kasih banyak atas tawarannya, Bu Inka. Tetapi kami hanya ingin mampir sebentar untuk melihat kondisi Ibu dan Dahayu," tolak Liana dengan ramah, "Kalian baik-baik saja, kan? Oh, iya. Kebetulan tadi kami beli beberapa kue basah di pasar, tolong diterima ya. Untuk sarapan," lanjutnya Liana menyodorkan satu bungkus plastik berwarna merah yang berisikan beberapa macam kue basah, dan Inka sendiri juga langsung menerimanya walau dengan hati yang tak enak.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as warung dilan
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Sopir Bapak

Terpaksa Menikahi Sopir Bapak

Apa yang terjadi seandainya Elena tahu hal itu? "Ayo, kita makan malam dulu sebelum pulang," ajak Fatih. Aku mengangguk lemah dan berjalan dengan genggaman tangan. Fatih mengajakku keluar gedung dan masuk di sebuah warung Nasi Pecel 99. Meskipun sederhana, warung ini terkenal legendaris dan menyajikan hidangan khas Madiun yang otentik.
1063.4K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as warung dilan
Read
+Library
Dilamar Nenek-nenek

Dilamar Nenek-nenek

"Lalu, siapa dia? Kenapa dia begitu ngotot saat bertanya padamu tadi, Mas?" Baru akan menjawab pertanyaan Ari, kasir yang menghitung belanjaan kain di depan pasangan tersebut memanggil keduanya. Bersamaan itu pula, Ari mendengar nada peringatan Arimbi pada cewek tadi. "Total semuanya lima belas juta, Pak. Mau dibayar cash atau pakai kartu kredit?" tanya si kasir. "Pakai kartuku aja, Mas." Ari sudah menyodorkan kartu kredit miliknya. Namun, Cakra dengan cepat menepis tangan perempuan itu.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as warung dilan
Read
+Library
Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Padahal dia terlihat biasa saja. “Mau naik?” tanya Dilan. Aku hanya mengangguk. Kami naik Bianglala telah membayar tiket dua puluh ribu rupiah untuk satu orang. Tidak bisa lama-lama karena masih banyak yang mengantre. Dilan pun setuju, dia hanya ingin merasakannya saja. “Bukankah di Jakarta juga ada Dufan? Di sana sepertinya permainannya lengkap ‘kan?” tanyaku pada Dilan.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as warung dilan
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

’ Batin Tenri sambil menyeka sudut matanya. Pekerjaan Tenri menginput data dan pembukuan telah selesai sebelum senja. Dia merasa senang karena bisa pulang lebih awal dan memasak untuk suaminya. Dipilihnya menu ikan bandeng pallu mara khas Sulawesi Selatan dan tumis kangkung pedas kesukaan mereka berdua. Biasanya Tyo pulang setelah magrib dan semua makanan sudah tersaji di meja.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as warung dilan
Read
+Library
Mengejarku Setelah Perceraian

Mengejarku Setelah Perceraian

Ia bergegas masuk ke sebuah van hitam, membawa tas berisi peralatan makan bekas dari meja Annisa, lalu menyerahkannya pada Dilan. "Ini bayaranmu," kata Dilan sambil memberikan amplop cokelat. "Jejak kita sudah bersih?" tanya Dilan pada rekannya, Marcel. "Beres," jawab Marcel tenang. "Jalan." Sementara itu, di dalam suite, ponsel Annisa berdering. Panggilan dari Jay. "Kukira kamu lupa punya teman," sindir Jay. Annisa tertawa. "Maaf, Bos. Sibuk seharian."
1.7K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as warung dilan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status