Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pesona Kakak Tetangga yang Menggoda

Pesona Kakak Tetangga yang Menggoda

Sampai malam tiba dan mereka dijamu oleh Pak Kades, hati Lala mendadak gelisah. “Dil, Arvin kontak kamu nggak?” Dilan menggeleng. “Ketemuan sama klien Jepang, La. Paling lagi minum mereka.” Lala mengerjap. “Minum?” “Iya. Klien luar demen sama servis kayak gitu.” Dilan mencomot sepotong pisang goreng seraya melirik istri sahabatnya. “Kenapa, La? Arvin gak kontak kamu?”
106.5K viewsOngoingAdded to Library 183 Times as warung dilan
Read
+Library
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

] Amaliya akhirnya menghubungi Ridho dan berbicara pelan agar tidak ada yang mendengarnya. [Halo, Ridho. Sepertinya ada hubungannya pengirim surat kaleng itu. Kamu bisa nggak tolong cari tahu. Soalnya aku nggak bisa keluar rumah.] [Kamu tenang saja, Mel. Biar aku yang cari tahu.] [Makasih ya, Ridho. Kamu sudah banyak membantu aku.] Tante Della dan Ibu Nini akhirnya bertemu di taman. Di sanalah akhirnya Della memberikan uang tutup mulut agar posisinya tetap aman.
5.58.5K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as warung dilan
Read
+Library
Dendam Pewaris Yang Terpendam

Dendam Pewaris Yang Terpendam

Padahal semua orang tidak tahu kalau memang Dirly adalah memang putra dari Sultan dan penerus keluarga Mahesh. Mahira pun melangkah pergi, berniat untuk melihat pengemasan ikan-ikan yang ada di Empang. Mahira pun berjalan sambil menggendong Dirly dengan sebuah pengais rayon. "Hey Mahira? Mau kemana?" tanya ibu tetangga. "Eh, Bu. Biasa saya mau ke Empang," jawab Mahira ramah. "Wajah Dirly terlihat sangat tampan. Juga mempunyai hidung yang mancung serta mata yang kehijauan begitu. Lucu sekali wajahnya, tapi …."
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 325 Times as warung dilan
Read
+Library
Married With A Nerd

Married With A Nerd

Selain itu, mereka jadi lebih bisa menikmati vibes kotanya. Alfian mengajak Laras ke warung nasi langganannya sewaktu kuliah. Menurut Alfian, warung nasi Budhe Kinir itu paling enak. Laras pun mengakuinya, sampai-sampai ia harus menambah nasi dua kali. “Iya, dulu sering ke sini. Abisan selain enak, harganya juga murah.” “Ya elah, lo kok pakai mikir makanan mahal atau enggak segala. Kan tajir..,” cicit Laras lalu menyambar gorengan bakwan yang tinggal satu biji kepunyaan Alfian.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as warung dilan
Read
+Library
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Warung itu tampak menyiapkan meja-meja dan kursi dialam terbuka, karena gubuknya hanya untuk hidangannya saja. Diantara banyaknya para pengunjung, disalah satu meja tampak duduk sepasang muda mudi yang juga tengah menikmati sarapan pagi mereka, yang satu adalah sosok lelaki muda tampan yang mengenakan pakaian pendekar dengan Blangkon Koncir/Kliwir dikepalanya, sebilah pedang bergagang indah tampak tersampir dipunggungnya, sementara itu duduk dihadapannya seorang perempuan berpakaian hijau dengan ikat pinggang berkepala lempengan logam hitam berbentuk bunga mawar hitam telah melekat di tubuhnya dan tersunting di telinga dan diatas rambutnya. Melihat sosok keduanya kita tentu sudah dapat menge
9.5243.3K viewsOngoingAdded to Library 7.8K Times as warung dilan
Show Reviews (65)
Read
+Library
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Read All Reviews
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Warung itu menjual aneka lauk dan sayur matang. Elang langsung memilih beberapa lauk seperti 1 ekor ayam bakar, sayur nangka, serta beberapa lauk lainnya plus nasi tentunya. "Jadi berapa semuanya Bu..?" tanya Elang pada ibu penjaga warung makan. "Semuanya 3 kepeng saja Mas," sahut si ibu. 'Hah..! Murah sekali', bathin Elang. Dia pun mengambil 5 kepeng dari kantung uangnya, dan langsung memberikannya pada si ibu warung.
9.963.9K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as warung dilan
Read
+Library
Dendam Sang Pewaris

Dendam Sang Pewaris

Tempat ini, yang terletak di lantai atas sebuah gedung pencakar langit, menawarkan pemandangan kota yang mencengangkan. Anisa dan Dimas tiba lebih dulu, memilih meja yang tidak terlalu terlihat oleh orang lain. Ketegangan menyelimuti suasana ketika mereka menunggu kedatangan penghubung Arief, yang ternyata adalah seorang wanita paruh baya berpenampilan anggun bernama Larasati.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as warung dilan
Read
+Library
Menantu Sampah Itu Adalah Lord Tertinggi

Menantu Sampah Itu Adalah Lord Tertinggi

kata Wenda sembari menarik tangan Dilan, keluar dari gedung dan menuju sebuah restoran. Ketika mendengar kabar bahwa Dilan memenangkan perang, Wenda segera memesan seluruh meja di Restoran Bulan Sabit. Dia juga meminta mereka menyiapkan segala menu spesial mereka, khusus untuk dia dan Dilan. Karenanya, melihat kedatangan Wenda dan Dilan, beberapa pelayan segera menyambut keduanya dengan hangat. "Selamat datang di Restoran Bulan Sabit, Nona Wenda. Silakan ikuti saya," kata salah satu dari mereka.
8.437.1K viewsCompletedAdded to Library 854 Times as warung dilan
Read
+Library
Ditalak 3 Lewat Telepon

Ditalak 3 Lewat Telepon

Kebetulan, warung ini buka 24 jam. Saat mobil berhenti, Atira langsung membuka mata sambil memindai keadaan sekitar. “Kita... emmhh, udah nyampe?” tanya Atira dengan agak heran. “Mungkinkah keluarga asli Zafran adalah pengusaha kuliner? Tapi dia sering membawa mobil sport warna abu-abu,” monolog Atira masih di dalam hatinya. “Enggak masalah kan kalau sarapan bubur? Ini buburnya enak banget, bubur khas Cianjur,” ucap Zafran sambil membukakan seatbelt Atira.
1036.4K viewsCompletedAdded to Library 946 Times as warung dilan
Read
+Library
Suamiku Mati Kutu

Suamiku Mati Kutu

terdengar suara Dilan dan seketika aku menoleh ke arah sumber suara. "Eh anu Yang itu, tadi aku lihat orang mirip banget sama Ceril, dari ujung rambut sama ujung kaki," ujarku bercerita. "Hanya kebetulan mirip aja kali, dudah ah ayo kita pulang!" ***** "Gimana gaunya Yang, ok?" kata Dilan. Saat ini kita berada di butiq untuk feting gaun pengantin. Kita sengaja memesan baju pengantin di tempat desainer yang lumayan ternama di negara ini.
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 712 Times as warung dilan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status