Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mati Kembar

Mati Kembar

Mungkin ini bisa digunakan untuk menaruh barang-barang yang sudah tidak dipakai dalam jangka waktu lama atau lebih tepatnya disebut sebagai gudang. Sembari melihat-melihat, tiba-tiba sekelebat bayangan putih melintas yang tertangkap dari ekor mataku. Seketika bulu kudukku meremang disusul dengan wewangian melati bercampur anyir yang menyengat. Lebih mengerikan lagi aku mendengar tangis perempuan yang begitu memilukan seolah ada duka yang mendalam di sana. Makin lama suaranya makin halus dan menyayat hati siapapun yang mendengarnya.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as warung karmila
Read
+Library
ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

Tiba-tiba terdengar suara Karmila. "Kamu sudah pulang?" "Ii-iiya. Aku pulang," jawab Yudha gugup lalu menggenggam cepat kedua sisik hitam itu. "Kamu kenapa tegang begitu? Apa semua baik-baik saja?" tanya Karmila meletakkan tas jinjing mungilnya di atas laci. Dia duduk di atas kasur. Rambutnya terurai ikal dengan warna pirang yang baru saja mendapatkan treatment.
10273.6K viewsCompletedAdded to Library 6.3K Times as warung karmila
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Minimal warunglah. Untunglah Kang Jito Akik punya famili yang tinggal di kota Kendil dan membuka warung gudeg khas kota itu. Akhirnya, Sarni Trilili diantar oleh Yu Munah Soblem ke tempat familinya itu. Mbah Darmo, ya Mbah Darmo. Warungnya sangat terkenal di mulut, mata dan telinga anak-anak kampus biru lumut. Meski tempatnya nylempit tapi warung itu tak pernah sepi. Mbah Darmo menyambut niat Sarni Trilili itu dengan gembira. “Hanya seperti ini warungnya, nduk. Tapi laris. Tak tahulah kenapa warung ini jadi begitu ramai dan dikagumi anak-anak kampus biru lumut.”
1.6K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as warung karmila
Read
+Library
Harta, Tahta, Obsesi Gila

Harta, Tahta, Obsesi Gila

Masih fokus pada ruang obrolannya dengan sang artis. Arletta: [Lo gak cocok jadi cemimin, bege] Karmila [Lalu? Gue cocoknya jadi apa?] Arletta [Ceiroh.] Karmila [Sue lo! Itukan nama penjual nasi uduk dekat apartemen. Yang janda anak lima itu, kan? Teganya lo nyamain gue sama dia, Lele!] Arletta tergelak lagi membaca balasan Karmila. Tidak menyadari jika ada sepasang mata elang yang terpesona pada tawa lepasnya itu.
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as warung karmila
Show Reviews (24)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Arletta....ksu sangat beruntung mendapatkan sahsbat seperti Karmila Semogs persahabatan Arlettta & Karmila tettsp langgeng hingga ke anak cucu......... Terima kasih Teteh Amih Lilis Ditunggu karya - karya berikutnya...️...️...️
Sindy Septi
ceritanya keren banget dan konflik bgt pokoknya...gimana kuat dan tangguhnya arletta menjalani kehidupannya yg penuh dengan konflik dimulai dari kecil udah kehilangan saudara kembarnya dan ketika dewasa dia harus bertahan menjalani kehidupannya yg keras pokoknya kawal sampe tamat ceritanya
Read All Reviews
Mayat di Atas Ranjang

Mayat di Atas Ranjang

** Karmila sudah sampai di rumah kediaman almarhum Suroso yang besar, tempat tinggal Nurlaila dan Hendi yang pelan-pelan mulai dianggapnya sebagai rumahnya sendiri. “Mama? Mama? Mama apa kau ada di sini?” teriak Karmila sambil membuka semua pintu. Prang! Suara piring pecah terdengar oleh Karmila dari arah dapur. Karmila memburu langkahnya ke sana, menduga Nurlaila ada di dapur.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as warung karmila
Read
+Library
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

“Ya sudah sana pergi.” Karmila langsung menarik knop pintu dengan cepat, dan langsung menutup kembali. Karmila membuang napas yang dari tadi ia tahan. Karmila merasa ngos-ngosan sendiri. Padahal Cuma bawa menu sarapan aja seperti lari keliling lapangan Gelora Bung Karno. Dari pada berlama-lama membuat Karmila semakin panas dingin. Karmila langsung berjalan turun ke lantai bawah untuk mengelap-ngelap kaca jendela saja.
1014.4K viewsOngoingAdded to Library 330 Times as warung karmila
Read
+Library
Terobsesi Dosen Cantik

Terobsesi Dosen Cantik

James mencari tempat untuk memutar balik arah mobilnya. Tak perlu waktu lama, mereka pun sudah sampai di parkiran warung kaki lima yang sangat populer itu. Di dunia kuliner, warung kaki lima yang memiliki menu andalan nasi uduk dan berbagai menu lauk goreng seperti bebek, ayam, lele, nila, babat, iso, dan lainnya itu dikenal dengan nama Warung Cak Koting. Mereka pun mencari tempat duduk yang kosong. Laura segera mencatat pesanan mereka berdua di secarik kertas lalu memberikannya ke bagian kasir yang langsung menghitung total jumlah yang harus dia bayar.
10198.5K viewsOngoingAdded to Library 6.2K Times as warung karmila
Show Reviews (65)
Read
+Library
agneslovely2014
Hai Para Pembaca, aku merilis buku baru yang juga bertema percintaan kampus. Judulnya Permainan Panas: Obsesi Dosen Killer. Semoga kalian suka. Untuk season 3 tetap akan kulanjutkan dalam waktu dekat, sekuel buku ini bisa dikepoin juga, Dipaksa Jatuh Cinta dalam proses review dan segera terbit.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Read All Reviews
Vila Melati

Vila Melati

Kuhirup dalam-dalam karena menyukai baunya. Setelah mendaftarkan status tiap kamar, aku keluar sejenak. Melangkah santai menuju depan vila. Melewati pot-pot sesajen melati yang berbaris rapi di sepanjang lobi. Hari ini memang sengaja dipajang lebih banyak pot melati. Sebab, sebentar merupakan malam Jumat Kliwon. Malam puncak di mana Nyi Roro Kidul bersekutu dengan para pengikutnya. Tinggal menghitung jam lagi, akan banyak pria tajir datang ke vila ini. Sebentar lagi, semua penyembah pun turut hadir.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as warung karmila
Read
+Library
Gelora Asmara Preman Kampung

Gelora Asmara Preman Kampung

gumam Mila sambil memasukan kembali dompetnya ke dalam tote bag. Tanpa pamit, Mila keluar dari rumah. Dia berjalan menuju jalan besar yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumahnya. Tepat di depan gang masuk perkampungan ini, ada beberapa warung makan. Terutama warteg yang jam operasional 24 jam tapi ramai tanpa jeda. Mila menuju warteg itu, keadaan warteg lumayan ramai. Mila hanya memesan nasi rames dan es teh, dia menyesuaikan dengan isi dompetnya.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as warung karmila
Read
+Library
GEISHAKU KARMILA

GEISHAKU KARMILA

"Bukan dia, Pak! Karmila seorang wanita Jawa yang berpakaian gaun sepanjang lutut dengan lengan yang pendek. Berwarna putih. Dan, saya mempunyai foto seorang wanita yang hampir mirip dengan Karmila. Saya pun beranggapan dia lah si Karmila ini!" "Bisa saya lihat fotonya, Mas?" Segera Lazuarrdi meminta Satriyo mengeluarkan sebuah foto usang. Yang kertasnya telah menguning. Lalu memberikannya pada Mustofa. "Ini Pak fotonya!" ujar Satriyo.
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 900 Times as warung karmila
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status