Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KEMBARAN DEWA PERANG

KEMBARAN DEWA PERANG

Kemudian dia beranjak bangun dan pergi ke sungai hulu Yangze untuk membasahi wajahnya. Hari masih pagi, sedangkan Luhan sudah siap dengan segala aktivitasnya. Hari ini dia akan memeriksa beberapa gunung yang di perkirakan adalah tempat bersembunyi ras iblis. Dimulailah perjalanan dia menuju gunung hitam Birlam, gunung yang terkenal dengan kabut pekat dan hawa dingin yang menusuk.
101.6K viewsOn holdIdinagdag sa Library 49 Beses bilang warung karmila
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Ia tahu bahwa penglihatannya semakin kuat dan mulai memengaruhi kesehariannya. Pertemuan dengan Dimas. Saat Arga membantu Bima di gudang, seorang pria asing masuk ke toko. Penampilannya mencolok—jaket kulit hitam, mata tajam, dan aura yang penuh misteri. Ia mendekati Lila, yang tengah membersihkan meja. “Anda pasti Lila, bukan? Saya Dimas,” katanya sambil memperkenalkan diri.
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang warung karmila
Read
+Library
GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

GARA-GARA MAHAR LIMA JUTA

Tatapan yang penuh luka dan ego. “Jangan kira kamu menang, Rin. Kamu cuma beruntung," kata Arumi dalam hato Arumi dan Irgi pun pergi meninggalkan rumah kontrakan Arini dan Wawan yang kini kembali terasa dingin. Bukan karena cuaca tapi karena bekas luka yang belum sembuh dari masa lalu. * Malam itu, telepon berdering. Wawan mengangkat dengan suara serak, “Halo, Pak…”
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 82 Beses bilang warung karmila
Read
+Library
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Kata Vita. "Itu tidak masuk akal bagi aku." Kata Daffa. "Terserah saja, kamu memang sulit dikasih tahu oleh orang lain." Kata Rafael. "Sudah, ayo kita temui Kuhar!" Kata Ilham. Aku dan semua teman aku pergi menemui Kuhar. Kuhar membawa kami ke suatu tempat di dekat perbatasan antara hutan dan jalan menuju kampung Lamuna. Lalu, Kuhar membawa kami ke sebelah kiri dan di sana terdapat sebuah panggung yang sangat megah. Saat melihat panggung itu, aku teringat akan mimpi yang tadi aku alami. Di mimpi aku juga terdapat panggung itu hampir sama hanya saja panggung di sini sedikit lebih berbeda. Karena di sini banyak hiasan dan juga terdapat lampu padahal sekarang pagi hari. Aku bertanya kepada Kuha
611.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 312 Beses bilang warung karmila
Read
+Library
KARMA

KARMA

POV Rara "Walaikumsalam," ucap Mama bergegas. "Mbak Lirna, saya mau ngasih tahu, itu tempat yang untuk jualan pecel ayamnya sudah rapi. Besok ataupun lusa sudah bisa dibuat jualan. Semua sudah beres seperti permintaan, Mbak Lirna. Bersyukurnya lagi, kantor yang baru jadi dibangun juga segera beroperasi. Pasti banyak yang makan siang di warung Ibu. Belum lagi orang-orang yang lalu lalang. Insya Allah rame, Mbak, warungnya," ucap Pak Jono panjang lebar. Pak Jono itu pemilik tempat yang dikontrak Ibu untuk dijadikan warung pecel ayam. Lebih enaknya lagi, bagian atasnya bisa untuk tempat tinggal kami, karena tempatnya bertingkat. Harga sewanya 20 juta per tahun Khusus tempat. Untuk biaya perleng
9.7204.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.3K Beses bilang warung karmila
Ipakita ang mga Review (33)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Basahin ang Lahat ng Review
KAMILA : Kesabaran Menembus Batas

KAMILA : Kesabaran Menembus Batas

Kamila mencium kening Nek Sumi, lalu beranjak keluar rumah, dan menutup pintu. Dengan mata yang masih sembab, karna menangis tadi, dan pipi yang masih terlihat bekas tamparan, Kamila berjalan ke warung Bu Itah yang berada di simpang jalan menuju keluar desa ini. Desa Sukaramai, adalah nama desa Kamila. Penduduknya lumayan banyak. Namun, suasana nya masih sangat asri dan terawat. Sawah dan kebun sayuran milik warga, juga menghiasi pemandangan di pinggiran jalan desa ini. Ada juga beberapa rumah yang terbilang mewah disini. Termasuk, rumah orang tua Setya.
104.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 177 Beses bilang warung karmila
Read
+Library
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Uap yang mengepul dari teh tercium harum, memberikan kehangatan pada suasana yang mulai mencair. "Tapi tidak ada yang berubah?" tanya Elena sambil menyodorkan cangkir kepada Karmila. Karmila menerima cangkir dengan tangan yang gemetar. "Tidak. Tubuhku tetap kurus seperti ranting kering. Suamiku selalu berkata sabar, ramuan butuh waktu. Tapi aku sudah lelah menunggu." Ratmi yang tadinya sibuk merapikan kain di sudut ruangan, bergerak ke dekat pintu dan memastikan koridor benar-benar sepi. Gerakannya hati-hati, tidak menimbulkan suara.
1017.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 520 Beses bilang warung karmila
Read
+Library
Antara Kamu dan Putraku

Antara Kamu dan Putraku

Sebelum dia kembali ke dapur, Karmila sudah berdiri di sebelah Damar. “Mas, ini kopinya,” ucap Karmila sambil meletakkan cangkir berisi kopi di depan Damar. Setelahnya dia duduk di sebelah pria itu. Damar mengangguk. “Terima kasih ya, Mila.” “Oya, Mas Damar mau nasi goreng?” “Itu Mila yang buat, Damar.” Ratih langsung menyahut. “Kamu coba deh. Pasti suka karena sesuai dengan lidah kamu.”
101.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang warung karmila
Read
+Library
Warungku Ditutup Jin

Warungku Ditutup Jin

Belum sempat mengutarakan maksud kedatanganku, Mbah Prapto langsung berbicara. "Warungmu sepi karena ada yang jahil, warungmu menghadap ke selatan 'kan? Warna cat temboknya putih dan di halaman ada pohon asem juga ada pohon mangga. Kalung istrimu ditukar sama ibunya sendiri dengan kalung yang lebih murah harganya," ucap laki-laki berkumis tipis dan memakai topi dibalik itu. Seketika aku langsung menoleh ke samping kanan di mana suami Mbak Erlin duduk.
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 102 Beses bilang warung karmila
Read
+Library
Karma Perselingkuhan

Karma Perselingkuhan

Karma Perselingkuhan Bab 18 Taiwan, I'm Coming Lima jam melayang di udara, akhirnya burung besi raksasa ini mendarat di Bandara Taoyuan, Taiwan. Sesuai arahan petugas PJTKI yang di Jakarta, aku mencari sopir dari agen PJTKI sudah menunggu. Tak butuh waktu lama, akhirnya aku dan beberapa calon TKW lain pun keluar dari Bandara.
4.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang warung karmila
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status