Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Kakinya pegal setelah menempuh perjalanan hampir satu jam dari rumah menuju warung yang baru saja menerima dirinya bekerja. Warung itu tampak sederhana dari luar. Dindingnya dari papan kayu yang sudah mulai kusam, tapi cat merah di bagian depannya mencolok. Di atas pintu, terpampang papan nama besar bertuliskan “Warung Bu Rini — Makan Kenyang, Harga Murah.”
6803 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as warung pak hasan
Read
+Library
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

Ucap Bude Parni sambil berlalu masuk ke dalam rumah, darah tingginya bisa kambuh lama-lama bicara dengan adik iparnya itu. Di lain tempat, Asna dan Aska sudah berada di depan warung soto Mbok Karsiem. Warung soto Mbok Karsiem sangat ramai oleh pengunjung yang akan membeli sotonya. Benar-benar luar biasa penglaris celana dalamnya Mbok Karsiem. “Ayo, Mbak,” ajak Aska, ia berjalan lebih dulu masuk ke dalam warung soto milik Mbok Karsiem, diikuti Asna dari belakangnya.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as warung pak hasan
Read
+Library
PETARUNG JALANAN RUNGKAD JAGATGENI

PETARUNG JALANAN RUNGKAD JAGATGENI

Lokasinya agak sedikit nylempit ke dalam, tepatnya ada di jalan sebelah barat SMA swasta paling populer yang siswanya diijinkan gondrong dan berpakaian nyleneh. Dari jalan itu lurus ke utara, lalu ke barat masuk ke gapura, ikuti jalan, belok ke kiri, nah ada gang kecil mengarah ke selatan. Gangnya sempit dan hanya bisa dimasuki sepeda motor, tapi di sana ada warung makan nasi sop dan empal yang gurih, nikmat, dan legendaris. Sang simbah legend sang penjual sudah meninggal, tapi warisannya tetap bertahan. Di depan warung itulah sekarang Han dan kedua kawannya berada.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 205 Times as warung pak hasan
Read
+Library
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

Namun, perkiraan Niskala semakin jauh dari kata benar ketika ia sadar bahwa di depan mereka sudah bukan lagi jalan raya, melainkan sebuah tempat luas dengan hembusan angin dan suara deburan yang khas. Motor yang telah mengaspal kurang lebih selama lima menit semenjak keluar melewati gerbang utama UNSUF itu Arsha hentikan di depan sebuah warung makan tak jauh dari lapang yang dipenuhi dengan pasir putih, Ikan Bakar Sakana adalah nama dari warung makan itu. Aroma khas bumbu ikan bakar yang terjatuh dan menyentuh bagian atas arang telah hinggap dengan nyaman di dalam indra penciuman mereka, kepulan asap tipis dari atas pemanggangan berhasil mendatangkan nafsu makan yang sejak pagi tadi mereka t
9.93.5K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as warung pak hasan
Read
+Library
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

kata Pak Haji dengan suara bergetar. ​Kami sampai di warung kami, "Warung Aspal & Madu", saat matahari tepat berada di atas kepala. Warung itu tampak begitu bersahaja namun begitu kuat, berdiri tegak di pinggir pantai dengan cat kayu jati yang mulai mengelupas terkena air garam. Bagi dunia, ini mungkin hanya warung ikan bakar biasa. Bagi kami, ini adalah istana yang dibangun dari kejujuran.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as warung pak hasan
Read
+Library
Warungku Ditutup Jin

Warungku Ditutup Jin

Belum sempat mengutarakan maksud kedatanganku, Mbah Prapto langsung berbicara. "Warungmu sepi karena ada yang jahil, warungmu menghadap ke selatan 'kan? Warna cat temboknya putih dan di halaman ada pohon asem juga ada pohon mangga. Kalung istrimu ditukar sama ibunya sendiri dengan kalung yang lebih murah harganya," ucap laki-laki berkumis tipis dan memakai topi dibalik itu. Seketika aku langsung menoleh ke samping kanan di mana suami Mbak Erlin duduk.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as warung pak hasan
Read
+Library
Karma pahit seorang pelakor

Karma pahit seorang pelakor

Warung ini berada tepat dikaki gunung Agung, sehingga udaranya begitu sejuk dan pemandangan hijau yang memanjakan mata pengunjung, sehingga pengunjung begitu betah berlama-lama berada diwarung ini. Pak Jarno dan Mursiyem memilih tempat yang pojok, Sumini pun sudah bangun. Anak itu benar-benar sama sekali tak merepotkan, sejak perjalanan berangkat, dia tidak rewel sama sekali, bahkan kini dia makan disuapin ibunya dengan sangat lahap tanpa banyak memilih lauk seperti anak seusianya pada umumnya. "Heh wes denger kabar tentang pak Lurah ta rek?"
108.8K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as warung pak hasan
Read
+Library
Dewa

Dewa

Kebetulan juga seharian ini dia belum sarapan. Warung bakso Pak Soleh lumayan mewah, tak seperti warung bakso lainnya yang ada di pinggiran jalan. Lantainya sudah terpoles marmer putih. Dindingnya juga disekat tembok bercat biru. Tempat sambal serta mejanya bersih. Suasananya menjadi nyaman dan enak dikasap pandang. Dewa memesan dua mangkok bakso campur dan dua es jeruk. Usainya Dewa mengajak pemuda itu duduk di kursi memanjang paling belakang. "O ya, kenalkan namaku Dewa," Dewa mengulurkan tangannya untuk dijabat.
9.97.7K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as warung pak hasan
Read
+Library
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

Namun senyum itu bertambah dengan aksi si penghuni menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Nami jelas mengernyit heran melihatnya. “Di sini lokasinya strategis. Dekat maxue, MC Bebek, Indo April, pasar jinjit, stasiun, dan toko A Hong. Tau A Hong?” Nami menggeleng dengan nama orang khas Tionghoa yang disebutkan Pak Sarkojin. “Toko besar yang jual sembako depan sana. Jadi mbak nggak usah jauh-jauh kalau mau beli beras.”
104.5K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as warung pak hasan
Read
+Library
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Bab 6: Warteg Tengah Malam dan Nasi Goreng Arwah --- Sudah menjadi kebiasaan bagi trio Kalibungkus—Raka, Desi, dan Ucup—untuk merayakan setiap kasus supernatural yang berhasil mereka tangani dengan satu ritual sakral: makan malam di Warteg Bu Sri. Warteg Bu Sri terletak di sudut tikungan Pasar Lama, tempat yang terkenal dengan dua hal: pertama, ayam gorengnya yang gurih seperti mantra penyembuh patah hati. Kedua, warteg itu tidak pernah tutup. Bahkan di malam Jumat Kliwon, ketika seluruh desa menutup pintu rapat-rapat dan menggantung bawang putih di jendela, Bu Sri tetap melayani pelanggan dengan senyum lebar dan celemek bertuliskan “Makan, Jangan Takut. Setan Juga Lapar.”
1.0K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as warung pak hasan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status