Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KEPINCUT CINTA IDOLA

KEPINCUT CINTA IDOLA

Namun senyum itu bertambah dengan aksi si penghuni menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Nami jelas mengernyit heran melihatnya. “Di sini lokasinya strategis. Dekat maxue, MC Bebek, Indo April, pasar jinjit, stasiun, dan toko A Hong. Tau A Hong?” Nami menggeleng dengan nama orang khas Tionghoa yang disebutkan Pak Sarkojin. “Toko besar yang jual sembako depan sana. Jadi mbak nggak usah jauh-jauh kalau mau beli beras.”
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai warung pak hasan
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Bab 6: Warteg Tengah Malam dan Nasi Goreng Arwah --- Sudah menjadi kebiasaan bagi trio Kalibungkus—Raka, Desi, dan Ucup—untuk merayakan setiap kasus supernatural yang berhasil mereka tangani dengan satu ritual sakral: makan malam di Warteg Bu Sri. Warteg Bu Sri terletak di sudut tikungan Pasar Lama, tempat yang terkenal dengan dua hal: pertama, ayam gorengnya yang gurih seperti mantra penyembuh patah hati. Kedua, warteg itu tidak pernah tutup. Bahkan di malam Jumat Kliwon, ketika seluruh desa menutup pintu rapat-rapat dan menggantung bawang putih di jendela, Bu Sri tetap melayani pelanggan dengan senyum lebar dan celemek bertuliskan “Makan, Jangan Takut. Setan Juga Lapar.”
869 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai warung pak hasan
Baca
+Pustaka
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

Suasana warung yang akrab dengan meja kayu dan kursi plastik memberikan pengalaman lokal yang kontras dengan hotel mewah mereka. Warung Bu Sari terlihat sederhana tetapi ramai dengan orang lokal. "Pak Darto! Sudah lama tidak ke sini," sapa pemilik warung dengan ramah. "Ini tamu baru ya? Anak-anak Jakarta yang mau naik Rinjani?" Interaksi ini memberikan kesan bahwa Pak Darto memang dikenal baik di komunitas setempat.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai warung pak hasan
Baca
+Pustaka
Aku Anakmu Bukan Pembantumu, Bu

Aku Anakmu Bukan Pembantumu, Bu

jawab ibu pemilik warung itu dengan ramah. "Apa jauh dari sini, bu?" tanya Mas Aris lagi, memastikan dimana lokasinya. "Gak terlalu jauh kok, mas. Tinggal lurus nanti ada gang belok ke kanan. Tanya aja kontrakan haji Herman, semuanya pada tahu kok." "Baik, Bu. Terima kasih ya." Setelah makan siang bersama di warung itu, dengan menu yang sederhana, nasi plus sayur asam dan juga tempe goreng, tak lupa sambal untuk mengganjal perut kami yang sedari tadi keroncongan.
825.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 557 kali sebagai warung pak hasan
Baca
+Pustaka
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

Paha mulus kencang padat berisi tanpa selulit diluruskan di kursi panjang warung, memancar pesona kowad seksi gerah menggoda gairah kuli panggul pasar. "Heh, Madun setelan pabrik! Lu tega robek jaring asmara komando pusat cuma gara-gara kangen makan bakso pasar!" bentak Sersan Sarah berkacak pinggang beringas, dadanya di balik kain hitam ketat berguncang hebat menantang iman se-pasar raya. "Gua gak mau tahu ya, paha mulus gua telanjur gemeteran lemas nungguin lu gempur lubang rahim gua di pulau terpencil! Kita udah mendarat darurat di warung soto, buruan suapin gua bakso urat raksasa punya lu sampai ambyar kenyang fajar ini!"
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai warung pak hasan
Baca
+Pustaka
Tulang wangi

Tulang wangi

gua tanya pelan, “gua boleh liat jenazah ayah lu gak?” Dia mencoba tenang, walau masih sesenggukan. Lalu ngangguk pelan, “Hayuk.” Gua kasih senyum kecil, terus jalan bareng dia masuk rumah. Di dalam, ada tiga orang santri muda lagi baca Yasin. Gua dan Rani berdiri di sisi jenazah Mang Sarmin, yang ditutup kain batik dan wajahnya dilapisi kain putih tipis.
434 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai warung pak hasan
Baca
+Pustaka
Pelakor dan mantan suami

Pelakor dan mantan suami

"Saya baru saja naik kapal feri pak haji.. iya, iyaa.. baik pak.. Siap..." "Wa alaikum salam," Iwan pun kembali jalan menuju ke posisi istri dan anaknya. ** Waktu terus bergulir, kapal feri sudah merapat ke pinggir Pelabuhan Bakauhuni. Mobil yang dikemudikan oleh pak Hasan terlihat meninggalkan kapal feri tersebut. Kemudian melaju menuju ke arah tujuan mereka. Selang beberapa saat, mereka sudah tiba di depan warung Wahyu.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai warung pak hasan
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Kami tak pernah menjual rasa. Kami hanya mengembalikan yang hilang.” Menteri berdiri. Dari saku jasnya, ia mengeluarkan sebuah papan nama kuno. Ia menyerahkannya pada Dimas. Tulisan di papan itu: > “Tempat Terdaftar: Penyeduh Rasa Lintas Alam – WarKoDuBa. Bekerja Sama dengan Kementerian Keresahan dan Lembaga Pengembalian Kenangan.” --- Setelah mereka pergi, warung kembali hening. Tapi rasa di dalam ruangan... terasa hangat.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai warung pak hasan
Baca
+Pustaka
(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

(Bukan) Gadis Matre sang Juragan

"Panjang ceritanya. Kita berhenti saja di warung pinggir jalan itu. Saya rasa, sudah waktunya kamu mengetahui semuanya." Bayu membelokkan mobil pada sebuah warung sederhana yang terbuat dari kayu dan bambu. Di depan warung, ada papan kecil dengan tulisan tangan yang mempromosikan menu dagangan mereka. Ada beberapa macam menu sederhana yang tertulis di sana. Seperti nasi goreng, bakso urat, teh dan kopi panas istimewa. Untuk mempersingkat waktu mereka memesan dua mangkuk bakso dan dua teh hangat. Sembari menunggu pesanan datang, Bayu mulai bercerita. "Sekarang, dengarkan baik-baik," katanya, suaranya rendah, namun penuh penekanan. "Ini cerita yang mungkin akan mengubah cara kamu memandang sem
1022.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 623 kali sebagai warung pak hasan
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Super

Tukang Pijat Super

Warung itu terlihat sepi tak ada satu pun pengunjung di warung bakso itu. Spanduk kumal bertuliskan “Bakso mercon Pak Samad” terpasang miring, hampir robek diterpa angin. Dinda langsung memesan dengan semangat. “Bakso mercon 3 porsi! , es teh manis 3 gelas.” Juned mengangkat alis, menatap Dinda yang sedang mengatur saus sambal di meja. “Mau makan buat satu keluarga?”
10239.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.1K kali sebagai warung pak hasan
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status