تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Berbagi Rahim

Berbagi Rahim

Kemudian melempar beberapa lembar uang merah itu. "Baik, Nyonya," lirih Bik Lasmi seraya memunguti lembar demi lembar uang yang berserahkan di lantai. Melihat cuaca yang tidak mendukung tentu Bik Lasmi siaga membawa payung sekadar berjaga-jaga. Entah mengapa perasaan Bik Lasmi begitu tidak enak ketika keluar rumah, keadaan benar-benar hening. Bik Lasmi sempat heran lantaran tidak melihat Bahar yang biasa berjaga di pos satpam. Namun, pikiran buruk itu ia tepis dan segera berjalan ke supermarket yang jaraknya cukup jauh, bahkan Bik Lasmi harus menaiki ojek agar cepat sampai tujuan.
101.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 45 مرة ضمن warung rahma
قراءة
+مكتبة
Istriku Berubah Pelit

Istriku Berubah Pelit

Yang ia tahu, Rima sangat menyesali perbuatannya. Setelah dirasa cukup melakukan kegiatan yang mengundang tangis itu, Bu Rahma mengajak tamunya untuk duduk di warungnya yang sederhana. Bangunan terbuka berukuran 4x4 meter yang dibangun Akmal secara mandiri. Mereka duduk di bangku-bangku panjang yang terbuat dari papan. Arum berbicara dengan Bu Rahma dan Rayen, sementara Zulham bersua dengan Akmal.
18.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 748 مرة ضمن warung rahma
قراءة
+مكتبة
Dibuang Suami, Dinikahi Adik Ipar

Dibuang Suami, Dinikahi Adik Ipar

Rahma kembali duduk di bangku yang ada di depan warung. Faisal yang melihat rekannya terlihat makin pucat jadi tidak tega meninggalkannya begitu saja. “Saya pesankan jahe hangat ya, Bu?” “Makasih, Pak Faisal,” jawab Rahma sambil tersenyum dengan kebaikan dan perhatian Faisal. Faisal melangkah masuk ke dalam warung dengan langkah cepat, mengarahkan pandangannya pada penjual. “Bu, satu jahe hangat, ya,” pesan Faisal dengan ramah.
106.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 203 مرة ضمن warung rahma
قراءة
+مكتبة
Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Rumah Tawanan Ramina “Negeri ini akan dilanda perang besar..” buka Sandanu ketika ia, Jumara, Bayu, Sutha, dan Rukmana menikmati makan malam di rumah Ramina, nama untuk rumah tahanan yang mewah itu. “Apa penyebabnya?” tanya Bayu ingin tahu. “Apalagi kalau bukan memperebutkan pusaka sengketa, kalung Gajahsora..” jawab Sandanu sambil menyuap nasinya.
1015.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 482 مرة ضمن warung rahma
عرض التقييمات (6)
قراءة
+مكتبة
Tommy Rainbowisdom
Nah ini, novel fantasy yang aku tunggu-tunggu. Udah bagus, bikin penasaran lagi... Penasaran sama kelanjutan cerita Ganendra, Ayunda, dan karakter-karakter lain. Settingnya juga oke punya ... Ada kota favoritku, Palangkaraya. Cepet-cepet update, Thor!
fatekhatur rohmah
Temponya emang gak terlalu cepat, pelan tapi udah ada kejutan di bab-bab awal dan bikin penasaran. Dialognya bagus dan penulis bener2 pas ngasih momen yang bikin aku kaget alias ga buru-buru. Masih belum bisa ditebak tokoh jagoannya yh mana nih, plis deh yg kayak gini jangan cepet2 tamat
قراءة كل التقييمات
Digerebek Saat Lagi Mendesah

Digerebek Saat Lagi Mendesah

Dengan langkah kaki yang terlihat mengerikan. "Astagfirullah ...." ucap Tarfi'ah saat dia ada di warung belanja. Matanya melihat banyak orang yang berhamburan. Dia sendiri bingung ada apa. Sorot matanya mengarah ke jalan. Terlihat banyak orang yang sedang berhamburan. "Ya Allah ... ada apa, ya?" tanya Bu Rahma, pemilik warung itu. Juga ikut melihat ke arah jalan. "Iya, ada apa?" tanya balik yang lainnya. Yang juga belanja di warung Bu Rahma. Mereka sama-sama tak tahu, sama-sama bertanya.
1042.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.6K مرة ضمن warung rahma
قراءة
+مكتبة
DIBUANG LAKI-LAKI PECUNDANG DINIKAHI ANAK SULTAN

DIBUANG LAKI-LAKI PECUNDANG DINIKAHI ANAK SULTAN

Saat sudah memasuk Desa Lubuk Raman, Pak Rahmat menghentikan kendaraannya di depan sebuah warung kecil. "Bu, coba Ibu sama Mita tanya sama pemilik warung itu, apakah tahu rumah yang sedang kita cari," ucap Pak Rahmat pada istrinya. Bu Rumini menganggukkan kepalanya, lalu mengajak Mita untuk turun. Setelah membeli sesuatu untuk sekedar basa-basi, Bu Rumini langsung bertanya pada pemilik warung tersebut. "Maaf, Yuk, kami nak numpang nanyo. Ayuk tahu dak, rumah Yuk Rita?" tanya Bu Rumini.
1010.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 211 مرة ضمن warung rahma
قراءة
+مكتبة
Rahim Sewaan

Rahim Sewaan

Malah menatapnya penuh dengan kecurigaan. "Ma-maaf, aku terlalu senang!" ujar Wanita itu dengan mengulurkan tangannya, lalu disambut oleh ivana. "Arleta! Panggil saja Bibik Arleta," imbuh wanita di depan Ivana dan kali ini menggunakan bahasa Indonesia. Ivana pun memperkenalkan dirinya dengan sangat ramah dan santun, membuat kesan pertama yang memukau bagi seorang Arleta. "Kita langsung ke apartmen!" pinta Eiwa pada supirnya saat masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi depan, dengan membawa beberapa bungkus makanan yang menggoda indra penciuman Ivana.
2.6K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 70 مرة ضمن warung rahma
قراءة
+مكتبة
Mata Batin

Mata Batin

teriak salah satu seorang pemuda. Mereka berlima mengahampiri lokasi tersebut. Bara menatap punggung mereka. "Berapa Bu?" tanya dengan terburu-buru. "Sepuluh ribu," ucap ibu pemilik warung. Bara langsung berlari mengikuti mereka. Melihat apa yang sebenarnya terjadi. Para warga sudah berkumpul di sebuah rumah kecil tepatnya di belakang mesjid.
1019.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 460 مرة ضمن warung rahma
قراءة
+مكتبة
GREESA

GREESA

Katokama (Kadang Tobat Kadang Maksiat) Raka Info gerbang masih buka? | Deva | Gerbang neraka selalu terbuka buat lo. Evan | Masih. Raka Emang lo doang van sahabat gue yang normal! | Deva | Bacot! Cepet masuk, langsung ke kantin. Raka Jangan bilang lo mau minta traktir lagi.| Otw! | Read 2. Raka memasukkan ponselnya kembali kedalam saku jaketnya, mengambil satu buah buku di atas meja warung yang ia tempati tadi. Bergegas keluar dari warung dan langsung menyalakan mesin motornya.
2.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 69 مرة ضمن warung rahma
قراءة
+مكتبة
Tambah Istri Gara-gara Kambing

Tambah Istri Gara-gara Kambing

jawab Rama panjang lebar. "Ya ampun?? Kasihan banget sih Mas-Mas nya, mana bengkel bang Ucok lagi pada tutup lagi karena pulang kampung. Penginapan yang Mas-Mas tanya ada di dekat masjid yang di sana, coba aja ke sana bertemu langsung dengan pemilik nya. " ucap pemilik warung dengan ramah. "Terimakasih banyak Bu, kami permisi mau ke sana dulu! " ucap Rama dengan gembira.
102.0K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 68 مرة ضمن warung rahma
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
5678910
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status