Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Kontrak Cinta

Kontrak Cinta

Wanita itu tetap dingin pada Mahesa. “Wah, kayaknya kamu cocok jadi penulis skenario dengan segala alasan tadi. Kamu enggak ada bedanya dengan tokoh antagonis di sinetron yang sering banget ngefitnah tokoh utamanya. Cocoklah, pasti sinetron kamu bakal dapet rating tinggi kalau tayang.” “Fitnah? Kamu pikir aku ngarang semuanya?” “Lalu apa kalau bukan fitnah dan ngarang? Kamu enggak ada buktinya, kan?”
9.751.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 2.0K Vezes como watak tokoh antagonis
Ler
+Biblioteca
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

"Matamu yang biru hanya pantas melihat lantai kastil, bukan langit neraka! Tubuhmu lembek dan tidak berguna! Kamu adalah aib bagi seluruh ras manusia!" Sapu tua, catat. Mata pantas lihat lantai, catat. Tubuh lembek, catat. Aib ras manusia, wah ini bagus! Tokoh antagonis memang bisa diandalkan! "Kamu itu tidak punya bakat, tidak punya kecantikan, tidak punya kekuatan, tidak punya apa pun! Satu-satunya alasan kamu masih hidup adalah karena raja kita terlalu baik untuk membunuh sampah sepertimu!"
104.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 105 Vezes como watak tokoh antagonis
Ler
+Biblioteca
Kutukan Sang Putri Antagonis

Kutukan Sang Putri Antagonis

Di layar tablet itu, Aurelia melihat sekilas halaman-halaman novelnya yang terbalik—bab-bab yang telah ia tulis, bab-bab yang ia ubah. "Dan kau," pria itu menunjuk ke arah Aurelia, "adalah karakter utama yang paling bermasalah. Kau akan menjadi yang pertama kami hapus." Pria itu mengaktifkan perangkatnya. Seketika, gelombang energi putih yang kuat memancar darinya, menyelimuti Aurelia dan seluruh rombongannya. Mereka merasakan kekuatan primordial mereka melemah seketika, seperti api yang tertiup angin kencang.
10667 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 15 Vezes como watak tokoh antagonis
Ler
+Biblioteca
Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Karena sifatku yang dingin ini, aku bahkan mendapatkan peran sebagai tokoh antagonis. 'Tokoh cerita yang sangat dibenci.' 'Ia bahkan menunjukkan kebencian di matanya kepadaku. Hanya karena diriku yang menjadi lemah, membuatnya membenciku.' 'Yang ia ucapkan dari dulu... Tertarik yang ia maksud, bukankah itu berarti bukan diriku?' 'Ia hanya tertarik dengan kejeniusan yang ku miliki.' 'Haha, karena itu aku lebih memilih melupakan perasaan ini... Tekanan ini begitu berat. Pikiranku lelah memahami perasaan rumit ini.'
107.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 205 Vezes como watak tokoh antagonis
Ler
+Biblioteca
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Siapa sangka, seorang putra mahkota yang sudah dikaruniai kemuliaan sejak lahir, ternyata bisa memiliki kelembutan seperti itu? Dengan kepribadian sebaik itu, kenapa penulis cerita tega menggambarkannya sebagai tokoh antagonis utama? Sementara Satya dan Wulan, kedua orang yang rela mengkhianati segalanya demi kepentingan sendiri, justru dijadikan tokoh utama. Semata-mata hanya demi menulis sebuah kisah? Walau hatinya dipenuhi gejolak, Anggi tetap berusaha tenang. Setelah bangun, dia pun berseru memanggil Mina.
9.7963.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 37.6K Vezes como watak tokoh antagonis
Show Reviews (93)
Ler
+Biblioteca
Rifda Nafisha
plisss lah thor up tiap hari banyakin yahhhh... bagus bgt critanya..seru banyak²in part luis & anggi biar yg baca giginya sampe garing cz nyengir² mulu. hehehe 2 hari ini maraton dari bab awal sampe 178 baru kelar smalem smpe koin jebol wkwkwkwk hari ini dtunggu ya upnya,, semangat thorrr & thankyou
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Read All Reviews
Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

"Kenapa aku malah ketemu tokoh antagonis ciptaanku sendiri? Apa dosaku sebanyak itu sampai aku harus dikurung di naskah yang membuatku putus asa ini.” Kaliel membeku. Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidupnya sebagai penguasa Sektor Onyx, ada seorang wanita yang berani menarik kerahnya, berteriak di depan wajahnya, dan mengatai dirinya sebagai 'tokoh antagonis'. Napas hangat Tatiana menerpa wajah Kaliel, dan aroma bunga mawar dari sampo gadis itu entah bagaimana merusak konsentrasi sang mafia.
10849 visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 28 Vezes como watak tokoh antagonis
Ler
+Biblioteca
Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Kali ini, senyum itu tidak tampak dipaksa, dia seperti sudah tahu apa yang akan dilakukan selanjutnya. “Sepertinya disini, kamu yang harus waspada,” ujarnya, seraya mengangguk samar. “Tokoh utama memang mungkin selalu berpasangan, tapi tokoh antagonis utama, pasti hanya satu orang.” Aluna menegakkan tubuhnya ketika melihat ekspresi tegang Aisar. Dia semakin puas karena sudah berhasil mengolok-ngolok kepercayaan pria itu.
104.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 138 Vezes como watak tokoh antagonis
Ler
+Biblioteca
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Karakter-karakter yang mati tanpa alasan, cinta yang tak terbalas, dan pahlawan yang gagal. "Mereka dipimpin oleh seorang karakter yang pernah kau tulis di Buku Pertama dan kau lupakan," kata Lia pelan. Kau terhenyak. Kau ingat seorang tokoh antagonis kecil yang kau hapus karena menurutmu ia tidak menarik. Namanya adalah Kaelos sang Terbuang. "Dia telah mengumpulkan semua kebencian dari karakter-karakter yang 'dibuang' oleh para penulis di Bumi," lanjut Lia. "Mereka tidak ingin menghancurkan semesta kita... mereka ingin mengambil alih peran kita."
743 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 27 Vezes como watak tokoh antagonis
Ler
+Biblioteca
OBSESI SANG ANTAGONIS

OBSESI SANG ANTAGONIS

Namun tetap saja gerakannya itu kaku seperti robot yang salah program. "Astaga… aku udah nyerang tokoh antagonis utama! Tokoh antagonis!" "Bukan figuran, bukan pemeran pendukung… tapi ANTAGONIS!" Tubuhnya langsung kehilangan tenaga. Ia bersandar ke kursi dengan bahu yang merosot lemas sementara matanya menatap kosong ke depan. “Bisakah aku mengulang waktu saja?” bisiknya sangat pelan, nyaris tidak terdengar.
101.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 26 Vezes como watak tokoh antagonis
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status