Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

tanya Binar dengan sedikit berbeda di kata aneh dan tidak waras. “Bukan begitu. Imajinasi loh itu liar banget. Liat saja sekarang, semua lukisan ini itu Cuma ekspetasi orang saja, tapi loh membuatnya seakan menjadi nyata. Imajinasi loh telah membawa diri loh ke alamnya, alam yang hanya bisa loh rasain, bukan orang lain. Orang lain bisa rasa saat mereka bisa masuk ke karya loh, tetapi masuk ke dunia loh itu mustahil.” Tutur Aras santai.
1010.1K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as we suffer more in imagination than in reality
Read
+Library
My Imaginary Husband

My Imaginary Husband

Kemudian sebuah kesadaran menghantamku. Aku tidak bisa membiarkannya berpikir kalau kami memiliki harapan. Sama sekali tak ada masa depan untuk kami. Memilikinya hanya halusinasi bagiku. Keberadaannya memang nyata. Aku bahkan bisa menyentuhnya, membaui aroma tubuhnya. Perasaanku terhadapnya juga benar-benar ada. Namun, dia tak lebih dari fatamorgana bagiku. Aku harus menjauhinya sebelum segalanya menjadi lebih rumit. Sebelum semua ini semakin menyakiti kami berdua.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as we suffer more in imagination than in reality
Read
+Library
Tertipu Masa Lalu

Tertipu Masa Lalu

"Tapi, Papa... dia terasa sangat nyata. Dia selalu hadir dalam mimpiku yang terakhir. Aku merasa... aku merasa dia bukan hanya imajinasi." Jeff menatap putranya dengan penuh rasa sayang. "Delano, kadang-kadang pikiran kita bisa menciptakan hal-hal yang sangat nyata saat kita dalam keadaan tak sadar. Mungkin selama kamu koma, Daren menjadi lebih dari sekadar imajinasi." Oscar menambahkan, "Tuan Delano, mungkin ada kaitan antara Daren dan trauma yang Anda alami. Pikiran Anda mungkin menciptakan Daren sebagai cara untuk menghadapi semua rasa sakit dan ketakutan itu."
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as we suffer more in imagination than in reality
Read
+Library
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

Keinginan dirinya untuk bisa merasakan kehidupan yang damai ternyata itu semua hanyalah imajinasi. “Apa-apaan ini?” gumam Gio
5.1K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as we suffer more in imagination than in reality
Read
+Library
BUKAN HASRAT SUAMIKU

BUKAN HASRAT SUAMIKU

Apa emang karena aku terlalu memikirkan kepergian Irma, sehingga aku diganggu oleh mimpi buruk. "Tetapi itu benar-benar seperti nyata, Mas ..." "Banyak sekali orang-orang yang mengalami mimpi yang rasanya benar-benar seperti kenyataan, Mala. Tetapi mimpi tetaplah mimpi, jangan sampai mengganggu kehidupan normal kita." Yang dikatakannya memang benar. Aku juga pernah membaca sebuah buku tentang mimpi-mimpi yang terasa seperti nyata.
1029.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as we suffer more in imagination than in reality
Read
+Library
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Renata mengangguk kecewa. Pandu melanjutkan, “nikmati saja mimpimu, tetapi jangan terlena. Karena sesedih bagaimanapun kehidupanmu, dunia nyata lebih baik daripada dunia mimpi. Kadang, khayalan kita mampu menipu pikiran kita sendiri. Jangan sampai kamu terjebak seperti yang lain, mengejar kebahagiaan yang fana, padahal masih banyak yang bisa membuatmu bahagia di dunia nyata.” Kata-kata Pandu barusan tiba-tiba membuatnya sedih. Jauh dalam hatinya, ia benar-benar berharap Pandu adalah sosok nyata.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as we suffer more in imagination than in reality
Read
+Library
BUKAN MENANTU BODOH

BUKAN MENANTU BODOH

#BUKAN_MENANTU_BODOH #PART_18 Kenyataan terkadang jauh lebih menyakitkan, bukan hanya sebuah rencana yang telah di siapkan dengan matang tapi, juga impian yang harus kandas karena tak sesuai dengan harapan. ____ Pandanganku masih semu, antara percaya atau tidak dengan kenyataan ini. Semua terasa seperti mimpi. Baru saja aku hendak melepaskan beban, adalagi beban baru yang harus aku tanggung.
9.5233.7K viewsOngoingAdded to Library 6.3K Times as we suffer more in imagination than in reality
Read
+Library
Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

Saat Tuan Duda Memegang Rahasiaku

“…maka dia tidak terbatas oleh kemungkinan yang kita pahami.” Distorsi bergetar semakin dalam. “Dan itu berarti…” Ia berhenti. “…dia tidak mencari realitas di mana kita tidak ada.” Semua terdiam. Karena kalimat itu membawa sesuatu yang jauh lebih mengganggu. Logan menyelesaikannya. “…dia bisa menciptakan realitas di mana kita tidak pernah bisa ada.” Kesadaran besar bergetar. Untuk pertama kalinya—bukan sebagai bentuk stabilitas.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as we suffer more in imagination than in reality
Read
+Library
Balas Dendam Dalam Cinta

Balas Dendam Dalam Cinta

Rasa simpati tentu saja ada antara manusia, hanya saja jika dipikirkan terus menerus maka masalahnya tidak akan akan selesai. “Jangan bicara sembarangan. Mungkin memang sudah menjadi takdir tuan John mengalami hal seperti ini. Kau terlalu banyak menonton film hingga tidak bisa membedakan mana kenyataan dan mana khayalan. Semua ini hanyalah takdir buruk yang menimpa tuan John, kita doakan saja keluarganya diberikan kesabaran.”
108.3K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as we suffer more in imagination than in reality
Read
+Library
KERUMUNAN ADALAH NERAKA

KERUMUNAN ADALAH NERAKA

"Kami tidak bisa terus hidup dalam bayangan ini. Kami harus menghadapi kenyataan." Bayangan itu tertawa dingin. "Kenyataan? Kenyataan adalah utang yang tak terbayar. Kenyataan adalah keserakahan yang ditutupi dengan kata-kata manis. Aku adalah hasil dari keputusan kalian sendiri." Mudra melangkah maju. "Jika kau adalah bayangan dari ketakutan kami, maka kami harus melawanmu. Bukan dengan kekerasan, tapi dengan kesadaran."
1.6K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as we suffer more in imagination than in reality
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status