Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

Pada pukulan ketiga, besi itu akhirnya copot, membuka jalan masuk ke lorong sempit di dalam dinding. “Masuk cepat!” teriaknya. Rhea masuk lebih dulu, merangkak masuk ke lorong gelap itu. Marco menyusul, lalu Aldric yang terakhir. Begitu Aldric menarik kakinya masuk, zombie pertama menerjang ke arahnya, tangannya yang membusuk nyaris mencengkeram pergelangan kakinya. Aldric menendangnya sekuat tenaga dan segera merangkak lebih dalam.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai wrong turn 4: bloody beginnings
Baca
+Pustaka
Broken Angel

Broken Angel

tanya Refal menginterogasi Ben. Ben menghela napas dalam-dalam. Terlalu sulit untuk mengungkit cerita pahit tersebut. Rongga dadanya terasa sesak saat mencoba mengingat kembali cerita panjang masa lalu. "Dulu saya melakukan kesalahan besar. Saya terhasut oleh perempuan lain sehingga menuduh Angel yang bukan-bukan. Saya mengusir Angel hingga Angel menghilang selamanya. Kesalahan saya sangat besar. Dan mungkin tak akan termaafkan. Meski begitu saya hanya ingin Angel mengakui bahwa Bobby adalah putra kami berdua. Saya yakin sepenuhnya. Meski Angel membantah tapi saya akan buktikan kalau Bobby adalah darah daging saya. Saya mau tes DNA."
5.54.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai wrong turn 4: bloody beginnings
Baca
+Pustaka
Bloody Revenge

Bloody Revenge

Jari jemarinya penuh dengan darah. “Begitulah rasanya. Apa kau masih ingat, Milna kejadian malam itu? Hi-hi-hi ….” Hantu Monic memutar kepalanya seratus delapan puluh derajat sehingga membuat dagunya menghadap ke atas. Milna tak sanggup melihatnya. Dipejamkannya matanya rapat-rapat. Sekelebat kejadian pada masa lalu muncul.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai wrong turn 4: bloody beginnings
Baca
+Pustaka
Velvet Bloodline

Velvet Bloodline

Membuka pintu kamarnya lalu menembak semua pria berjas hitam, yang saling menembak di lorong hotel. Menghabisi nyawa mereka dalam sekedipan mata. Tanpa tahu bahaya berikutnya baru akan datang ketika ia berbalik kembali ke kamarnya. Tekkkk....... Seseorang memukul tengkuk Kesia dari belakang. Ponselnya jatuh ke lantai menimbulkan suara dentingan kecil. Menyebab kan lawan bicaranya diseberang sana panik.
10822 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai wrong turn 4: bloody beginnings
Baca
+Pustaka
Four Adventures

Four Adventures

Ia pun langsung menjauhkan lengannya sejenak. Sean yang semula bertekuk lutu di hadapan pusaran angina hitamatau dengan kata lain adalah mindtrost, tiba-tiba berdiri. Dan betapa terkejutnya Yugo, Dimitri, dan Rosena mengetahui lelaki itu menyerang mereka. Sean menghunuskan pedang pada teman-temannya, sementara Rosena menyadari bahwa iris mata lelaki itu yang semula biru seperti Kristal kini berubah menjadi hitam pekat.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai wrong turn 4: bloody beginnings
Baca
+Pustaka
Shadow of Revenge

Shadow of Revenge

Rem mobilnya blong dan sekarang kendaraan itu melaju dengan cepat di jalanan menurun. Berkali-kali Callister membunyikan klakson. Jalanan tebing berkelok-kelok dan licin bukanlah hal yang mudah untuk dilalui, terlebih lagi sisi bagian kiri jalan tak lain adalah jurang yang sangat dalam. Salah-salah, dia akan terjun dan mati. Namun, luka di lengannya tidak dapat ditahan lagi. Hingga dia pun membelokkan mobil saat melewati tikukang tajam yang cukup sempit. Mobil kian melaju dengan kencang, dan Callister tidak memiliki pilihan selain menabrakkannya ke sebuah pohon besar yang berada di ujung tebing.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai wrong turn 4: bloody beginnings
Baca
+Pustaka
Shadow Rebellion

Shadow Rebellion

Warnanya biru kehitaman, seperti malam yang tak berujung. “Kalau ini hanya pemanasan, aku tak sabar melihat apa yang kau punya sebenarnya,” balas Alan dingin. Dengan sigap, ia memutar tubuhnya, pistolnya menembakkan peluru khusus yang meluncur seperti kilat, memantul di berbagai sudut ruangan. Reven hanya tertawa, tubuhnya bergerak dengan kecepatan yang tak wajar, menghindari semua peluru yang terpental. “Trik lama ini? Kau pikir aku belum mempelajarinya, Alan?” Reven menyeringai, melompat ke arah Alan dengan serangan berputar.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai wrong turn 4: bloody beginnings
Baca
+Pustaka
The Return Of Blood Moon Pack

The Return Of Blood Moon Pack

Melihat itu aku tak menyia-nyiakan kesempatan, aku melompat kearahnya dan merobek bagian dada serigala Alpha Dominic tersebut, serta menancapkan pedangku tepat ke jantung serigala Alpha Dominic tersebut hingga diam tak berkutik. Aku melihat warna matanya yang berubah-ubah warna, dan terakhir matanya berubah menjadi merah darah. Warna mata yang biasanya menandakan bahwa serigala tersebut adalah rouge yang tak memiliki pack. Tubuh Alpha Dominic pun menguarkan bau seperti telur busuk, bau khas seorang rouge. “Ini sangat aneh, seorang alpha yang memiliki pack resmi mati dengan keadaan sebagai seorang rouge” gumamku.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai wrong turn 4: bloody beginnings
Baca
+Pustaka
Black Shadow

Black Shadow

Dan sekarang, dengan sekali petikan, dalam jarak 20 meter, pistol mungil kebanggaannya mampu melumpuhkan mangsanya. "Jleb, beng." Yuna tersenyum lebar, peluru itu tepat bersarang di kepala pria paruh baya itu, yang segera kehilangan kesadarannya dan jatuh dalam pelukan pria berjaket hitam. "Tu-tuan," ucapnya terkejut bukan main. Dua pria yang mengawal si bapak tua itu gegas mengangkat jasad majikan mereka. Dan lekas melindungi jasad itu dari perkiraan serangan musuh berikutnya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai wrong turn 4: bloody beginnings
Baca
+Pustaka
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Ia seperti terbakar. Tak tahu saja jika dari arah depan Yuna telah menjatuhkan mic-nya dan mengepalkan tangannya kuat-kuat. Tak sedikit pun Ele, Van, dan Ghani sadari bahwa Yuna langsung menerjang Van dengan menghantamkan bogem mentahnya ke wajah perawat Ele itu. Van yang tak menyangka akan datangnya serangan itu terkesiap dan jatuh. Kakinya tak sengaja menendang meja di depannya hingga ambruk dan membuat Ele menjerit kaget. Gadis buta itu bingung dengan keadaan yang tiba-tiba berubah menjadi kacau balau.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai wrong turn 4: bloody beginnings
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status