Nikah Yuk, Gus!
Kang Zaki belajar memahami pahitnya ditinggal pergi orang yang disayang tanpa jejak.
Yumna mengecup punggung tangan Bunda, ia juga lahmenundukkan wajah di hadapan Agam. Meski usia Yumna dan Agam tidak terpaut jauh, tetapi entah mengapa ada gurat malu berhadapan dengan pemuda itu. Agam tumbuh dengan baik, perawakannya tinggi, berkulit sewarna kulit duku, berwajah sedingin kaca namun bisa membuat tatapan orang lain bungkam.
"Yumna, apa kabar? Lama tidak pulang, kau tambah dewasa dan cantik," puji Bunda.
Hot Chapters