ログインซ่งลี่อิน สาวสวยแห่งปี 2023 ทะลุมิติมาเป็นคุณแม่ยังสาว อีกทั้งต้องมาเป็นภรรยาของคนมักมาก เจ้าของร่างเดิมทนได้ก็ทนไป แต่ไม่ใช่กับซ่งลี่อินคนนี้ เธอจะไม่ทน
もっと見る"L-Lepaskan!" Nayla Pratama berseru dengan suara tertahan dan mencoba melawan. Kedua mata indahnya menatap tajam kepada Zavier Abraham.
Pundak mulusnya diterkam kencang dan tubuh molek miliknya dihempaskan di atas kasur mewah yang mereka miliki sepanjang pernikahan selama dua tahun terakhir.
"Ini kewajibanmu! Diam dan patuhi!" Suara Zavier terdengar lantang dan ketus. Pria itu segera bergerak memenuhi tuntutan batinnya tanpa memperdulikan perasaan sang istri yang menderita dan tidak menerima perlakuan kasar Zavier.
Nayla menggenggam sprei di sampingnya dengan erat, menahan kesakitan pada titik sensitif di sekujur tubuhnya sambil melihat ke langit-langit kamar, dengan tatapan sendu dan air mata yang berkumpul di matanya.
“Zavier… Tolong pelankan…”
Namun, suara parau Nayla tak pernah digubris oleh Zavier yang sibuk menuntaskan hasratnya.
Setelah berselang lama, Zavier selesai dan langsung bangkit seraya mengambil baju mandinya.
Dengan ekspresi datar, dia meninggalkan tubuh sang istri dan melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Sementara Nayla segera menarik selimut, untuk menutupi tubuh yang masih gemetaran dan masih terasa sakit.
Nayla memandang punggung suaminya itu, punggung yang beberapa tahun lalu selalu diusap dengan lap yang dibasahi dengan air hangat olehnya, saat Zavier masih terbaring koma.
Dua tahun lalu, Zavier mengalami sebuah kecelakaan tragis yang menyebabkannya koma selama bertahun-tahun.
Takut anaknya tak akan menikah sampai akhir hayatnya, keluarga Zavier menikahkannya dengan Nayla.
Nayla sendiri terpaksa menerima pernikahan kontrak itu sebab membutuhkan uang untuk biaya pengobatan sang adik yang sedang sakit keras.
Tidak ada gaun pengantin, tidak ada acara pesta bahkan tidak ada makanan mewah yang tersaji.
Pernikahan tanpa penghulu atau pendeta itu dilaksanakan dengan suasana tegang di dalam kamar Rumah Sakit.
Hanya disaksikan oleh Xander Abraham, ayah Zavier sekaligus Pemilik perusahaan Cypro Holding Technology, ltd, sebuah perusahaan teknologi berbasis Artificial Intelligence terbesar di dunia dan seorang pegawai catatan sipil.
Cap jempol dari Nayla dan Zavier yang sedang koma itu dibubuhkan bersamaan dan mereka resmi menjadi suami istri secara hukum.
Namun, ketika keajaiban itu datang dan Zavier akhirnya tersadar, bukan tatapan kasih sayang yang Nayla dapatkan. Melainkan tatapan kebencian yang selalu membayang di kepalanya.
Zavier tidak pernah menyetujui sebuah pernikahan. Apalagi bersama seseorang yang tidak pernah dikenalnya dengan baik.
Tidak ada perasaan cinta yang ada dari setiap sentuhan yang diberikan oleh Zavier kepadanya, membuat wanita itu merasa direndahkan dan hanya bisa patuh.
Sesaat kemudian pria tampan bertubuh atletis, dada bidang dan perut berkotak itu sudah keluar dari kamar mandi dengan rambut basah dan handuk putih yang melilit di pinggangnya.
Nayla menatap suaminya dengan pasrah. Pria tampan itu tidak sebaik rupa fisiknya. Dia tidak pernah memperlakukan dirinya dengan baik walau Nayla berusaha menjadi istri yang sempurna.
Sejak menjadi istri Zavier, Nayla melakukan semua pekerjaan Rumah Tangga dengan baik, mulai dari memasak, mencuci bahkan memenuhi semua kebutuhan Zavier, seorang pewaris kaya raya yang sengaja tidak mau mempekerjakan Asisten Rumah Tangga, hanya untuk menunjukkan kekecewaannya terhadap pernikahan yang tidak dia inginkan.
"Kamu mau ke mana?" tanya Nayla dengan suara yang masih bergetar menahan sakit, pada saat melihat Zavier sudah berpakaian rapi dan sedang menyemprotkan parfum kesayangan.
Zavier sama sekali tidak menoleh, melainkan tetap melanjutkan kegiatannya lalu meninggalkan Nayla yang tenggelam dalam keheningan kamar mewah tersebut.
Nayla segera menarik selimut putih dan membalut tubuhnya lalu berdiri dan berlari mengejar Zavier.
"Zavier!" panggilnya dari atas tangga.
Zavier menghentikan langkahnya di depan pintu utama, namun dia tetap tidak menoleh.
"Kamu pulang nanti malam?" tanya Nayla dengan suara parau.
"Pulang, kalau tidak pulang, apakah kamu akan melaporkannya kepada tua bangka itu?" Zavier berkata ketus usai menjawab lalu melanjutkan langkahnya.
Nayla membeku. Tangannya menggenggam pegangan tangga dengan keras sambil menahan air matanya jatuh.
Namun, sebelum Zavier menutup pintu, ia berhenti sejenak.
“Jangan lupa buang bekas pengaman tadi!”
Bruk!
Nayla masih mematung ke arah pintu yang baru saja dilewati Zavier. Pria itu benar-benar tidak pernah menganggap keberadaannya di rumah itu.
Selama dua tahun terakhir, Zavier selalu menuntut haknya di atas ranjang, tetapi pria itu tidak ingin Nayla mengandung benih yang dia tanam berkali-kali sesukanya. Zavier selalu memakai pengaman agar Nayla tidak pernah hamil.
Nayla melirik bekas pengaman yang masih ada di lantai yang terasa sedingin hatinya saat ini, lalu meraihnya dan membuangnya ke tong sampah.
Air mata mengalir membasahi pipi yang cantik itu. Nayla tak kuasa menentang apa yang dialaminya saat ini karena dia terlanjur mencintai pria itu.
Saat Zavier koma, Nayla merawatnya dengan sepenuh hati, menjaga semua kebutuhan nutrisi bahkan memandikannya. Namun, Zavier tidak mengetahui semua itu.
Nayla tahu, Zavier diam-diam selalu berhubungan dengan seseorang, dan Nayla menebak adanya perempuan lain dalam kehidupan suaminya.
Nayla bahkan pernah mendapatkan informasi dan beberapa laporan dari temannya bahwa mereka melihat suaminya sedang bersama dengan wanita lain di restoran ternama, sementara Zavier tidak pernah membawa Nayla walau sekedar untuk makan bersama di luar rumah.
Mengingat semua itu, Nayla menghembuskan nafasnya yang terasa berat di dada lalu berusaha tidur setelah selesai mandi.
Keesokkan harinya, Nayla terbangun dan mendapatkan sang suami sudah tertidur di sebelahnya.
Dia tidak tahu jam berapa suaminya pulang karena sudah sangat kelelahan semalam.
Seperti rutinitas biasa, Nayla bergegas berdiri dan mengerjakan semua pekerjaan Rumah Tangga. Dengan telaten dia juga sudah menyiapkan sarapan lalu melanjutkan dengan mencuci pakaian menggunakan tangan.
Zavier bahkan meminta Nayla untuk melakukan segala pekerjaan rumah tangga seorang diri. Semua itu demi melihat istri yang tak diinginkannya itu menderita.
Padahal, dengan kekayaan yang keluarga Zavier miliki, ia dapat menyewa puluhan ART untuk mengurusi rumah tangga mereka.
Setelah Zavier bangun, pria itu buru-buru berangkat kerja tanpa menyentuh sarapan yang dibuat Nayla.
"Zav ... " Kalimat Nayla terhenti karena bayangan Zavier sudah menghilang di balik pintu dan terdengar suara mobil, menandakan pria itu sudah berangkat kerja tanpa menyapa.
Nayla menatap kedua tangannya yang masih penuh dengan buih sabun. Dia sedang mencuci.
Namun, saat melanjutkan cuciannya, matanya melebar saat dia menemukan sebuah struk di kantong kemeja yang dipakai Zavier semalam.
"Hotel Internasional, kamar suite atas nama …”
Awalnya Nayla membaca perlahan, tapi sampai di akhir struk, dia tidak dapat menahan air matanya.
“SEFIA…"
Mendadak, kedua lututnya terasa lemas dan tidak bertenaga. "J-jadi, dugaanku selama ini benar?"
“ดีสิ ในตาของพี่มีแต่เธอเท่านั้น” เสวียนเหลียนพูดด้วยน้ำเสียงอ่อนหวาน สายตาที่เขานั้นส่งให้เธอนั้นมันแสดงออกมาทุกอย่างว่าสิ่งที่เขาพูดนั้นมันจริงทุกคำพูด“มีซินซินด้วย”“ซานซานด้วย” สองแฝดที่เห็นว่าพ่อแม่กำลังรักกันก็ขอมีส่วนร่วมด้วยทันที**********“ลูกหลับแล้วหรือคะ” ฮวาเหมยที่เดินออกมาขากห้องน้ำก็เห็นว่าสามีนั้นนอนอยู่บนที่นอนแล้ว เธอจึงเดินไปนั่งที่โต๊ะเครื่องแป้งเพื่อทาครีมบำรุง“ครับ วันนี้หลับง่ายสงสัยจะเล่นเหนื่อย” ปากก็พูดกับภรรยาแต่สายตานั้นกลับจับจ้องไปที่ชุดนอนบางเบาที่ภรรยาสวมใส่อยู่“อุ้ย!!” ฮวาเหมยร้องขึ้นเมื่อเธอก้มลงไปทาโลชั่นที่ขากลับพบว่าเธอถูกสวมกอดจากทางด้านหลัง“อืม…หอมจัง” เสวียนเหลียนซุกไซร้ไปที่ซอกคอของภรรยาด้วยความมึนเมา“ก็ฉันพึ่งอาบน้ำมานี่คะ อ๊ะ..อย่าพึ่งค่ะ” “เรามาทำน้องให้เจ้าแฝดกันดีกว่านะ..”“ได้ที่ไหนกันล่ะคะ พี่เหลียนลืมไปหรือเปล่าว่าตอนนี้มีนโยบายลูกคนเดียว”“พี่รวย…”“อื้อ…” ฮวาเหมยครางออกมาเมื่อเธอถูกจับโยนขึ้นเตียงแล้วคนเป็นสามีก็จับเธอถ่างขาออกแล้วมุดหน้าลงไป ตั้งแต่หลังแต่งงานสามีของเธอก็ขอให้เธอใส่แค่ชุดนอนส่วนชั้นในนั้นไม่ต้องใส่ เพราะเขาขี
ฮวาเหมย ข้ามประตูสู่ยุค7039 บทส่งท้ายการแต่งงานระหว่างเสวียนเหลียนและฮวาเหมยนั้นถูกจัดขึ้นที่ตระกูลเสวียน หรือจะเรียกว่า คฤหาสน์ ก็คงจะถูกต้องมากกว่าเพราะมันช่างกว้างขวางเสียเหลือเกิน ที่เสวียนเหลียนและฮวาเหมยจัดงานแต่งงานที่นี่ ก็เพราะต้องการมีความทรงจำเกี่ยวกับวันแต่งงานที่บ้านหลังนี้ ถึงแม้ตอนแรกคิดว่าจะจัดงานที่โรงแรม แต่เมื่อคนทั้งคู่ไม่ได้ต้องการที่จะจัดงานแต่งงานอย่างยิ่งใหญ่ การจัดงานที่บ้านนั้นจึงดีที่สุด ถึงแม้ว่าคนตระกูลถัง (ตระกูลของแม่เสวียนเหลียนหรือก็คือครอบครัวท่านนายพลถัง)จะคัดค้านก็ตาม เพราะเขาเองก็มีหน้าที่การงานที่ดีและรู้จักคนมากมาย ในเมื่อหลานชายแต่งงานทั้งทีเขาเองก็อยากที่่จะประกาศให้คนได้รับรู้ แต่เมื่อบ่าวสาวให้เหตุผลทุกคนก็ยอมรับได้ จึงไม่มีใครคัดค้านเรื่องการจัดงานอีกคนที่มาร่วมงานแต่งนั้นก็มีเพียงแค่คนสนิท นับๆดูแล้วก็มีประมาณ 40-50 คนเท่านั้น งานแต่งงานของคนทั้งคู่นั้นผ่านไปด้วยความเรียบง่าย พอถึงฤกษ์ยามที่ดีคนทั้งคู่ก็ลงชื่อในเอกสารรับรองความเป็นสามีภรรยา ซึ่งเจ้าหน้าที่ที่รู้จักกันก็จัดการเรื่องนี้ให้ ทำให้ตอนนี้คนทั้งคู่ได้เป็นสามีภรรยากันอย่างสมบู
ฮวาเหมย ข้ามประตูสู่ยุค7038 “ถ้าอย่างนั้นพี่ก็แต่งงานกับฉันสิคะ”หลังจากวันนั้นที่จัดการเรื่องคุณหนูตู้ม่ายม่ายแล้ว ก็ดูเหมือนว่าทุกคนจะกลับมาใช้ชีวิตอย่างคนปกติ หนังสืออนุญาตทำการค้าของเสวียนเหลียนเองก็ได้มาแล้ว ตอนนี้เขาไม่จำเป็นต้องจ่ายส่วยให้ใครอีกแล้ว ทำให้พ่อค้าแม่ค้าทุกคนที่เช่าพื้นที่ของเสวียนเหลียนนั้นดีใจมาก เพราะชายหนุ่มนั้นจัดกิจกรรมพิเศษขึ้นมา โดยที่เขาจะเก็บค่่าเช่าเพียงครึ่งเดียวนานสามเดือน เพื่อตอบแทนทุกคนที่อยู่ร่วมกันมา และร้านค้าของฮวาเหมยและครอบครัวก็ได้รับสิทธิ์นี้เช่นเดียวกัน ถึงแม้ว่าใครจะมีความสุขมากก็ตามแต่ไม่ใช่กับเสวียนเหลียน ซึ่งเขาอาจจะสุขบ้างแต่ก็ไม่ได้ถึงขั้นที่สุขมากอย่างนั้น“พี่เหลียน ทำไมพี่ทำหน้าแบบนั้นล่ะคะ” ฮวาเหมยที่เห็นท่าทางของคนรักมีอาการที่แปลกไปในช่วงหลายวันมานี้ก็อดที่จะเป็นห่วงไม่ได้“หืม…” เสวียนเหลียนที่มีความรู้สึกว่าคนรักพูดด้วยจึงได้หันกลับมามอง“ก็ฉันถามพี่ว่าทำไมพี่ดูใจลอยแบบนั้นมีเรื่องอะไรที่คิดมากหรือเปล่าคะ” ถ้ามีอะไรที่เธอพอช่วยเขาได้เธอก็ยินดีถ้าว่าเขานั้นยอมแบ่งปันกับเธอ“มันก็มี..” มันก็มีน่ะแหละ เพราะตั้งแต่คืนนั้นเขาก็ม
“จุก..บะ เบาหน่อย” ฮวาเหมยร้องออกมาเมื่อมีความรู้สึกว่าเสวียนเหลียนนั้นตอกตึงเธอแบบเน้นๆ ไม่ได้อ่อนโยนเหมือนก่อนหน้านั้น เมื่อก้มดูที่หน้าท้องของเธอก็จะเห็นได้ทันทีว่ามีอะไรนูนออกมาอย่างมีมีจังหวะ“อ๊ะ…พี่เหลียนฉันจะเสร็จ” ฮวาเหมยที่มีความรู้สึกเหมือนว่ากำลังจะปวดฉี่เธอก็เข้าใจได้ทันทีว่าเธอใกล้จะเสร็จสมแล้ว เพราะอาการนี้เธอพึ่งจะสัมผัสมาไม่นานนี้“พร้อมกัน” พูดจบชายหนุ่มก็กระแทกเข้าออกแบบไม่ยั้ง“อืม..” สองเสียงครางออกมาพร้อมกัน เสวียนเหลียนกระตุกเกร็งอยู่สองสามทีก็นอนล้มทับไปบนตัวของคนรักแบบไม่ได้ลงน้ำหนักเพราะเขาใช้แขนทั้งสองข้างยันที่นอนเอาไว้“พี่เหลียน พี่ลุกออกไปสิคะ” ฮวาเหมยกลั้นใจบอกคนรัก ตอนนี้เธอรู้สึกอายมาก และไหนที่ช่องรักของเธอรู้สึกอุ่นเป็นอย่างมากเพราะมีน้ำที่เขานั้นพึ่งจะพ่นเข้าไป เธอที่เกิดมาสองชาติก็พึ่งจะเคยเจอแบบนี้เธอก็เลยทำตัวไม่ค่อยจะถูกนัก“อ๊ะ..อ๊ะ” แทนที่เสวียนเหลียนจะออกจากตัวคนเธอ ตอนนี้กลายเป็นว่าเขาเริ่มที่จะตอกตรึงเธออีกครั้ง เสวียนเหลียนจับตัวฮวาเหมยตระแคงข้างทั้งที่เจ้ามังกรยักยังคาอยู่ในช่องคับแคบ และยกขาของเธอขึ้นมาข้างนึงแล้วแล้วขยับเข้าออกด้วยแรง
“นี่มัน อาหารทะเลนี่คะ” เมื่อคนทั้งสองนั่งลง อาหารที่ถูกเตรียมเอาไว้ก็ถูกนำออกมา“อืม ที่นี่เขาขึ้นชื่อเรื่องนี้มาก เขาจะขายให้กับคนที่จองเท่านั้น” และเขาก็ต้องจองล่วงหน้าเอาไว้ถึงสองวัน เพราะทางร้านนั้นถูกจองเอาไว้หมดแล้ว “ถ้าอย่างนั้นก็คงแพงมาก” ฮวาเหมยพูดเสียงเบา และมองไปรอบๆร้านก็เห็นว่าที่นี่
“ค่ะ..” สหายคนนั้นรับคำด้วยน้ำเสียงกระด้าง เมื่อเธอคิดไปถึงอาหารที่บ้านก็เห็นว่าจะจริง เพราะช่วงนี้ที่บ้านของเธอมีอาหารแปลกๆหลายอย่าง แต่ทุกอย่างล้วนมีรสชาติที่ดี นี่เธอก็พึ่งรู้ว่าแม่บ้านของเธอได้ของมาจากร้านของเด็กคนนี้“แล้วครอบครัวล่ะคะ ทำงานรับราชการหรือเปล่า” สหายอีกคนที่มีจังหวะก็เอ่ยถามขึ้น
“ไม่ดีมั้งคะ มันจะเป็นการรบกวนคุณจนเกินไป” ฮวาเหมยเกรงใจ เธอไม่กล้าที่จะรบกวนเขาถึงขนาดนั้น“ไม่หรอก เอาตามที่ฉันบอกแล้วกัน” พูดจบชายหนุ่มก็เดินหนีไป ปล่อยให้ฮวาเหมยนั้นมองตามหลังเขาไปด้วยสายตาไม่เข้าใจ“พี่ซินหยวน พี่ไปไหนมาหรือคะ” จิ่งเถียนเอ่ยถามคนรัก เมื่อเธอเดินมาหาเขาที่โรงเก็บข้าวโพดแล้วไม่เ
ฮวาเหมย ข้ามประตูสู่ยุค7009 เช่าร้าน…“ก๊อกๆๆ” สิ้นสุดเสียงเคาะคนด้สนนอกก็ไม่ได้รอให้คนด้านในอนุญาตก็เปิดเข้ามาทันที“อาเหลียน”“คุณแม่ มาที่นี่ได้ยังไงกันครับ” ชายหนุ่มผู้เป็นลูกชายเมื่อเห็นแม่ของเขามาที่นี่ก็มีอาการแปลกใจ และเมื่อมองไปด้านข้างก็เห็นหญิงสาวคนหนึ่ง เมื่อเขาลองนึกดูแล้วก็ไม่มีความท





