소설
단편 소설

장르

모두
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

캐릭터

27
Pelakor×
모두
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
더 보기

줄거리 및 배경

27
Pernikahan×
모두
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
더 보기

테마

15
모두
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
더 보기

Pelakor Pernikahan 단편 소설 & 소설

흥미진진한 줄거리와 몰입감 있는 스토리텔링이 담긴 매력적인 Pelakor Pernikahan 단편 소설 컬렉션을 발견해 보세요. 한 시간짜리 단편 소설과 빠르게 몰입할 수 있는 읽을거리를 찾는 독자에게 완벽합니다.
Aku Tak Lain Hanyalah Tamu - undefined 소설 & 이야기
Penyihir
Aku menikah dengan pria yang sama sebanyak tujuh kali. Pria itu juga bercerai denganku tujuh kali, semuanya demi wanita yang sama. Hanya agar ia bisa menghabiskan liburan dengan kekasih lamanya tanpa terikat, dan agar kekasih lamanya tak terganggu oleh gosip. Saat perceraian pertama, aku mencoba melukai pergelangan tanganku untuk memaksa dia tetap bersamaku, dan dibawa ke rumah sakit dengan ambulans. Tapi dia tak datang bahkan untuk sekadar menatapku sekalipun. Saat perceraian kedua, aku merendahkan diri dan melamar sebagai asistennya di perusahaannya, hanya untuk bisa menatapnya sekali lagi. Saat perceraian keenam, aku sudah belajar untuk mengemasi barang-barang sendiri dan meninggalkan rumah pernikahan kami tanpa ribut. Diriku yang histeris, aku yang harus menahan diri berulang kali, kepasrahan dan kompromiku hingga berakhir pada perasaanku yang mati... semua itu hanya menghasilkan satu hal: dia kembali menikahiku tepat waktu, lagi dan lagi... Mengulang semua trik lamanya. Hingga kali ini, setelah mendengar kabar bahwa kekasih lamanya akan kembali ke negeri ini, aku mengulurkan surat perjanjian cerai di hadapannya dengan tanganku sendiri. Dia, seperti biasanya, mencoba menetapkan waktu untuk menikahiku lagi. Tapi dia tidak tahu bahwa kali ini, aku akan benar-benar pergi untuk selamanya.
Aku Menyaksikan Hatinya yang Perlahan Menjadi Tandus - undefined 소설 & 이야기
Mickey
Aku memiliki sebuah rahasia. Setiap kali bersentuhan dengan siapa pun, aku bisa melihat wajah orang yang paling mereka cintai. Sejak Nadhil pindah ke sebelah rumahku saat kami berusia tujuh tahun, di dalam hatinya hanya ada aku. Pada usia delapan belas tahun, saat dia menggenggam tanganku, orang yang ada di hatinya adalah aku. Saat berusia dua puluh dua tahun dan melamarku, yang di hatinya tetap aku. Pada malam pertama pernikahan kami, saat dia menciumku, yang ada di hatinya tetap aku. Pagi hari saat hari peringatan tiga tahun pernikahan kami, aku merapikan kerah bajunya. Saat ujung jariku menyentuh jakunnya, seperti biasa aku memejamkan mata sejenak. Namun, saat itu aku melihat dua wajah. Satu adalah wajahku, satunya lagi wajah seorang perempuan yang asing. Malam itu, layar ponsel Nadhil menyala. [Kak Nadhil, makasih ya, sudah menemaniku hari ini.] Dua puluh satu tahun, seratus ribu kali sentuhan. Untuk pertama kalinya, kemampuanku meleset.
Cinta Pertama Suamiku yang Belum Usai - undefined 소설 & 이야기
Nesya
Setelah aku kembali ke rumah sakit bagian kebidanan dan kandungan, USG janin pertama yang kutangani adalah anak dari suamiku dan cinta pertamanya. Di data pasien tertulis nama suami pasien adalah "Jenson", sama persis dengan nama suamiku. Saat melihat foto Jenson yang menempelkan telinganya di perut hamil Keisha untuk mendengarkan detak jantung janin, mataku seketika memicing. Anak yang mengikuti Keisha dari belakang itu, jelas sekali wajahnya persis seperti aku saat kecil. Padahal, dulu Jenson mengatakan bahwa anakku meninggal setelah dilahirkan. "Selamat ya, Kak Jenson. Kudengar Kak Keisha hamil. Tapi jangan salahkan aku kalau terlalu banyak bicara. Dulu kamu bilang sama Naretta kalau Hana meninggal dini, padahal sebenarnya kamu kasih anak itu ke Kak Keisha untuk dibesarkan. Sekarang mau gimana?" "Ya dibesarkan saja. Keluarga Hanifa nggak kekurangan uang." Ekspresinya dingin dan datar. "Dulu Keisha jadi sulit hamil lagi demi menyelamatkan Nenek. Aku buat Naretta hamil hanya untuk ngasih Keisha seorang anak sebagai kompensasi."
Hatiku Hancur Bersama Perceraian yang Dilayangkan - undefined 소설 & 이야기
Jayfi
"Bu Libby, sebaiknya kamu tetap tanda tangan perjanjian cerai ini. Kalau nggak, aku susah mempertanggungjawabkannya pada Pak Mike." Pengacara pribadi Mike, Chairil, berdiri di depan Libby dengan ekspresi cemas. Di tangannya tergenggam satu eksemplar perjanjian cerai yang masih baru. Ini adalah ke-33 kalinya Mike meminta cerai darinya. Pertama kali, Libby memanjat ke rooftop, melompat turun, dan satu kakinya patah. Kedua kali, Libby menggunakan pisau kecil untuk mengiris arteri besar di pergelangan tangannya. Darah segar memenuhi setengah kamar mandi. Ketiga kali, Libby menenggak satu botol penuh obat tidur, lalu menjalani cuci lambung selama tiga hari di rumah sakit. .... Setiap kali, dia menggunakan kematian untuk memaksa Mike berkompromi. Namun kali ini ... dia tiba-tiba merasa lelah.
Pagi Baru Tanpa Dirimu - undefined 소설 & 이야기
Yunita
Saat kandunganku memasuki bulan kelima, Dion Sudarma sudah empat bulan berturut-turut tidak pernah menemaniku kontrol kehamilan karena cinta sejatinya yang belum bisa dia lupakan. Bahkan hingga pemeriksaan yang kelima, dia tetap mengingkari janjinya. Suaranya terdengar dingin dan penuh kekesalan dari balik telepon. "Anak itu bukan cuma tanggung jawabku. Kamu ibunya, jadi wajar kalau kamu yang lebih banyak berkorban. Memangnya kalau aku nggak ada, dia bakal mati?" Aku tidak menjawab. Pandanganku tertuju pada layar di rumah sakit yang sedang menayangkan dirinya tersenyum begitu lembut kepada Vivian Janitra. Aku hanya menggumam pelan. "Hm." Sepertinya Dion menyadari ada yang tidak beres dengan suasana hatiku. Saat dia hendak mengatakan sesuatu lagi, aku sudah lebih dulu menutup telepon. Tak lama kemudian, para perawat yang sedang membicarakan berita tentang Dion yang menghabiskan banyak uang untuk mengadakan pesta kembang api bagi cinta sejatinya akhirnya selesai mengobrol. Salah seorang dari mereka menghampiriku. "Nona, untuk pemeriksaan kehamilan silakan ke arah sini." Aku menggeleng. "Nggak perlu. Tolong jadwalkan operasi aborsi untukku seminggu dari sekarang."
Terjebak di Tanah Tanpa Cinta - undefined 소설 & 이야기
Ihren
Pada hari suamiku meninggal secara tak terduga, aku menelan sebotol penuh obat tidur untuk mengakhiri hidupku. Sahabat baiknya mendobrak pintu dengan mata memerah, lalu berusaha sekuat tenaga menarikku kembali dari ambang kematian. "Setidaknya demi Jason, kamu harus tetap hidup!" Selama tiga tahun berikutnya, pria yang selama ini selalu berselisih denganku itu menekan seluruh emosinya. Bahkan saat aku hanya keluar untuk membuang sampah, dia selalu ikut menemaniku. Kupikir aku sudah berhasil melepaskan diri dari bayang-bayang masa lalu. Tanpa kusadari, aku justru mulai jatuh hati kepadanya. Pada tahun kedua hubungan kami, aku membawa alat tes kehamilan dengan dua garis untuk memberinya kejutan. Namun, aku malah menemukan selembar dokumen pernikahan berbahasa Inggris di bagian paling dalam lacinya. Pendaftaran itu dilakukan di Antria lima tahun lalu. Mempelai prianya adalah mantan suamiku yang meninggal secara tak terduga. Mempelai wanitanya adalah sahabat baikku yang selama ini mengaku tidak ingin menikah. Selain itu, tanggal pernikahan itu tepat pada hari aku menelan obat tidur untuk bunuh diri. Di samping surat pernikahan itu, tergeletak sebuah ponsel berisi pesan yang dikirim Yasmine Danusastro kemarin. [Untung saja selama lima tahun ini kamu terus mengawasinya dan nggak membiarkannya mengetahui apa pun. Aku dan Jason sekarang hidup sangat bahagia.] Kugenggam erat alat tes kehamilan itu. Seketika, rasanya seperti terjerumus ke dalam jurang es. Ternyata, orang yang selama ini kukira telah menyelamatkanku justru ikut bersekongkol untuk menipuku selama lima tahun.
Cinta Ini Tak Lagi Punya Kesempatan - undefined 소설 & 이야기
Dynasty
Ketika Maria Wijaya keluar dari kantor catatan sipil untuk kesembilan kalinya, hal pertama yang ia lakukan adalah menelepon orang tuanya yang berada jauh darinya. “Ma, aku dan Arhan cerai lagi.” Ia bersandar pada pohon mahoni di pinggir jalan. Suaranya terdengar lelah. “Kali ini aku nggak mau rujuk lagi. Keluarga Satria terus membujuk agar aku melakukan pernikahan aliansi dengan mereka, kan? Aku akan melakukannya.” Di seberang sana, ibunya lama terdiam sebelum akhirnya menghela napas. “Maria, kamu yakin? Anak dari Keluarga Satria itu sudah dua tahun terbaring sakit. Kamu tidak akan bahagia jika menikah dengan…” “Aku tidak peduli,” ucap Maria memotong ucapan ibunya, matanya merah berkaca-kaca. “Ma, semakin cepat pernikahannya, semakin baik.”
Yang Tersisa Setelah Segalanya Usai - undefined 소설 & 이야기
Bima
Setelah pulang dari perjalanan dinas, Karina menggenggam erat hasil pemeriksaan kehamilannya saat ia mencari suaminya di sebuah ruang VIP di klub. Dia tak sabar ingin memberikan kejutan bahagia itu. Namun, tepat saat dia hendak mendorong pintu, langkahnya terhenti oleh suara-suara yang terdengar dari celah. “Jadi, Jerry, waktu itu kamu menikahi Karina hanya demi melindungi Yuna?” Darah di seluruh tubuh Karina seketika membeku. Dia membatu di tempatnya.
Ginjal untuk Kekasih Lain - undefined 소설 & 이야기
Si Kuat
Pihak rumah sakit mendadak meneleponku untuk mengabarkan bahwa slot donor ginjal yang sudah kudapatkan, diberikan suamiku kepada cinta idamannya. Aku menanyakannya dengan tegas, tetapi dia berkata, "Hanya satu ginjal saja, emang kamu begitu terburu-buru?" "Kalau Shafira membutuhkannya, berikan saja dulu padanya. Lagi pula, kamu juga tidak akan mati dalam waktu dekat!" Aku memegang bukti pemeriksaan uremia miliknya di tangan, tiba-tiba merasa bahwa tiga tahun pernikahanku seperti lelucon belaka. Baiklah, dia memang benar. Bukan aku yang sakit, kenapa aku harus panik?
Janji Kosong Suami Pengkhianat - undefined 소설 & 이야기
Blessy
"Operasinya berjalan dengan lancar, janinnya sudah dikeluarkan, nggak ada sisa di dalam rahim." Pada hari peringatan tiga tahun pernikahan, anak Tracy yang belum sempat lahir telah tiada. "Tracy! Gimana keadaanmu?" Sahabat karibnya, Shelly, mengenakan jas putih dan bergegas mendorong pintu masuk, bertanya dengan penuh rasa iba. "Thomas selingkuh." Ekspresi Tracy tampak suram. Tiga tahun lalu, pada hari dia dan Thomas mendaftarkan pernikahan mereka, dia pernah berkata kepada Thomas, "Kalau kamu selingkuh, aku akan meninggalkanmu selamanya." Saat itu, Thomas bersumpah dengan sungguh-sungguh, "Kalau aku selingkuh, biarlah reputasiku hancur dan biarlah aku nggak pernah bisa bertemu denganmu lagi!" Namun, baru kemarin Tracy mengetahui bahwa ternyata Thomas sudah diam-diam hidup bersama Yasmin selama lebih dari setengah tahun. Bahkan Yasmin sama sepertinya, juga sudah hamil dua bulan.
Cinta yang Tepat Untuk Orang yang Pantas - undefined 소설 & 이야기
Souleta
Menjelang malam pernikahan, pacarku mengirim pesan kepada cinta lamanya. [ Orang yang selalu ingin kunikahi, tetap hanya kamu. ] Hari pernikahan semakin dekat. Aku melihatnya sibuk ke sana kemari, menyiapkan segalanya sesuai dengan selera cinta lamanya. Aku membiarkannya begitu saja. Sebab, aku tidak lagi menginginkan pernikahan ini ... ataupun dirinya.
Pemandangan Terakhir Anakku - undefined 소설 & 이야기
Anonima
Di hari ulang tahun putra kami yang kelima, kami sekeluarga pergi melihat hujan meteor. Di tengah perjalanan, suamiku menerima telepon dan pergi terburu-buru. Tengah malam, asma putraku kambuh dan satu-satunya obat yang ada malah tertinggal di dalam mobil suamiku. Aku menggendongnya, berlari pontang-panting di tengah alam liar yang sepi tak berpenghuni. Aku berulang kali mencoba menelepon suamiku, tapi yang kudapat hanyalah balasan pesan dingin yang berisi, [Aku ada urusan mendesak, jangan ganggu.] Keesokan harinya, akhirnya aku menerima telepon dari suamiku. Tapi, yang terdengar malah suara cinta pertamanya. “Tadi malam tiba-tiba anjingku sakit dan meninggal. James takut aku sedih, jadi dia menemaniku semalaman. Dia baru tidur sekarang, kalau ada pesan, sampaikan saja padaku.” Aku mengelus wajah putraku yang sudah membiru, lalu menjawab, “Sampaikan padanya, kita cerai saja.”
Mengganti Romansa Ini, Tanpa Mengenang Kekasih Lama - undefined 소설 & 이야기
Guntur
Sebelum mendaftarkan pernikahan, kami pergi ke mal untuk mencoba perhiasan emas. Namun, Brian Adinata tiba-tiba menahan tanganku. "Kulit Marisa lebih putih darimu. Perhiasannya pasti lebih bagus kalau dia yang pakai. Biar dia aja yang mencobanya." Belum sempat aku menjawab, dia sudah cekatan memakaikan perhiasan itu satu per satu kepada sahabatku, Marisa Setyawan. Dia mengelapnya, menghangatkannya di telapak tangan, lalu memakaikannya. Begitu penuh perhatian, seolah sudah melakukan semua itu ribuan kali. Sepasang suami istri yang lewat tersenyum menggoda, "Pacar seperhatian ini susah banget dicari, lho! Harus dijaga baik-baik, ya, Nak!" Marisa melirik Brian dengan malu-malu, pipinya merona merah. Brian tidak menjelaskan apa-apa. Dia hanya menyerahkan kartu kepada pegawai toko sambil berkata, "Aku beli semuanya." Sepanjang kejadian itu, dia tidak sekali pun menanyakan pendapatku. Hari ini sudah sepuluh kali Brian menyuruh Marisa menggantikanku. Saat masuk mobil, Brian bilang Marisa lebih kurus sehingga tidak akan menghalangi pandangannya jika duduk di kursi penumpang depan. Saat merencanakan pesta pernikahan, Brian bilang Marisa lebih teliti, lalu menyerahkan seluruh urusannya kepada Marisa. Bahkan saat memesan gaun pengantin, dia beralasan bahwa selera Marisa lebih bagus, lalu menyuruhnya memilihkan gaun untukku. Sepertinya, dia selalu bisa menemukan kekuranganku dan menyuruhku mengalah demi Marisa yang dianggap lebih sempurna. Kalau begitu, cinta yang tak pernah terwujud ini biar kuserahkan padanya. Tujuan kami berikutnya adalah Kantor Catatan Sipil. Namun, aku menghindari tangannya yang hendak menggenggamku. "Nggak usah. Marisa lebih fotogenik daripada aku. Jadi, foto pernikahannya biar dia aja yang gantiin aku."
Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain - undefined 소설 & 이야기
Coco An
Hari itu adalah hari ulang tahunku. Kupikir, Andre akan menemaniku ke pantai untuk menonton kembang api. Tapi, pacarku itu malah membawa wanita lain dan anak wanita itu. "Keisya repot bawa anak, tolong pengertian." "Dia nggak tahu jalan dan bawa barang banyak, jadi aku mau antar mereka ke hotel duluan." Dia mengatakannya dengan enteng, seolah sedang menjelaskan masalah sepele. Kelembutan itulah yang membuat kemarahanku tampak berlebihan dan tanpa alasan. Dia membantu mereka masuk ke dalam mobil dan memasangkan sabuk pengaman untuk anak itu. Lalu dia tersenyum dan berkata kepadaku, "Aku nggak lama pasti balik lagi, jangan mikir macam-macam." Aku berdiri di pinggir jalan, menyaksikan mereka pergi seakan-akan mereka satu keluarga sempurna. Malam tiba. Angin laut terasa sangat dingin hingga menusuk tulang. Aku masih menunggu, sampai aku melihat video di akun Keisya. Andre menggendong anak Keisya sambil menonton pertunjukan kembang api di pantai. Pertunjukan itu adalah kejutan yang aku rencanakan sendiri untuk ulang tahunku. Isi komentar di bawahnya senada. [Mereka pasangan yang serasi, keluarga kecil yang bahagia.] Seseorang bertanya padanya kenapa dia tidak menjemputku. Dia tersenyum dan berkata, "Viona pengertian. Dia nggak mungkin marah." Pada saat itu, kue ulang tahunku sudah meleleh seluruhnya. Ternyata, dia bukannya tidak punya hati. Dia hanya terlalu yakin bahwa aku akan terus menunggu selamanya. Tapi, hati yang terlalu lama diabaikan pasti akan menjadi dingin. Ombak menghantam pantai. Menghancurkan ilusi terakhirku. Kali ini, aku tidak akan menunggunya kembali.
Cinta yang Dulu Begitu Indah - undefined 소설 & 이야기
Seanna
Nayla Ginanjar berdiri di depan kantor catatan sipil, mengajukan permintaan menikah kepada Renzo Kamari untuk ke-99 kalinya. Namun, Renzo tetap tidak datang. Di telepon, dia hanya berkata dengan nada datar, "Kalau kita menikah sekarang, akan ada yang mati. Tunggu dulu." Belum sempat Nayla mengatakan apa pun, telepon sudah ditutup oleh Renzo. Teman-teman di sampingnya tidak mengerti apa yang terjadi. Di tangan mereka, kamera masih terangkat dan siap merekam momen ketika pasangan itu menerima akta nikah. Namun, melihat ekspresi Nayla, mereka ikut tertegun. "Kamu dan Renzo tumbuh bersama dari kecil selama belasan tahun, hubungan kalian sedekat itu. Dia benar-benar nggak datang hari ini?" Nayla hanya tersenyum getir dan tidak menjawab. Dulu, hubungan mereka memang sangat baik dan bahkan bisa dibilang hampir sempurna. Renzo hampir mengisi seluruh kehidupan Nayla.
Semangkuk Bubur Menyadarkan Betapa Tidak Layaknya Suamiku - undefined 소설 & 이야기
Cahaya
Setelah berhasil menegosiasikan proyek senilai 200 miliar untuk perusahaan, aku bersiap menerima bonus 600 juta untuk mengganti mobil baru. Namun, suamiku yang seorang presdir, Xavian, malah datang membawa semangkuk bubur hangat dan slip gaji dengan angka nol di depanku. "Maaf ya, Sayang. Kerugian perusahaan benar-benar terlalu besar. Anggap saja bubur yang kubuat ini hadiah karena kamu berhasil dapatin proyek itu. Kalau kondisi keuangan perusahaan membaik, aku pasti beliin kamu mobil baru." Tak lama kemudian, aku melihat unggahan di media sosial adik kelasnya, Astrid. Suamiku yang biasanya sangat pelit ternyata bukan hanya memberikan bonus khusus 600 juta kepadanya, tetapi juga menghadiahinya sebuah BMW baru senilai 400 juta. [ Performa kerja jelek juga nggak apa-apa. Kakak kelasku pasti tetap manjain aku habis-habisan. ] Jadi ternyata, tidak punya uang hanyalah kebohongan suamiku karena dia tidak rela mengeluarkan uang untukku. Aku tidak marah ataupun membuat keributan. Aku hanya diam-diam memberi like dan komentar pada unggahan itu. [ Semoga langgeng. ] Tak lama kemudian, telepon dari Xavian masuk. Nadanya panik saat menjelaskan, "Jangan salah paham. Ibunya Astrid kena kanker, jadi aku kasih bonus khusus itu demi hubungan lama kami." "Mobil itu juga kubelikan supaya dia lebih mudah bolak-balik rumah sakit dan mengurangi waktu perjalanan, jadi dia bisa bekerja lebih baik. Semua ini kulakukan demi kepentingan perusahaan." "Gara-gara komentar sembaranganmu, semua orang jadi salah paham dan ngira Astrid pelakor. Cepat hapus komentarnya dan jelaskan semuanya. Soal bulan madu yang selama ini kamu minta, aku bakal bawa kamu pergi kok." Aku merobek slip gaji bertuliskan angka nol besar itu sampai hancur berkeping-keping. "Nggak jadi pergi. Lebih baik langsung urus perceraian di pengadilan negeri."
Orang yang Kucintai Tidak Berada di Valenne - undefined 소설 & 이야기
Eji
Aku menghabiskan delapan tahun penuh mendampingi suamiku, Kelvano Davendra, seorang pemain selo, melewati masa-masa ketika dia menutup diri, menghancurkan dirinya sendiri, dan berulang kali mencoba mengakhiri hidup, hingga akhirnya berhasil tampil di Gedung Musik Emas Valenne. Pada tahun yang paling berat, dia bahkan tak mampu menggenggam busur selo dengan stabil. Berkali-kali, aku menemukannya di kamar yang terkunci dan menemaninya melewati saat-saat ketika dia kehilangan kendali dan mengalami kehancuran mental. Dia menulis komposisi utuh pertamanya untukku dan memberinya judul [Orang yang Paling Dicintai]. Katanya, selama aku ingin mendengarnya, dia akan memainkan selo untukku seumur hidupnya. Namun, setelah namanya mulai dikenal luas dan undangan pertunjukan memenuhi jadwalnya di seluruh dunia, ia menjadi begitu sibuk hingga hanya bisa meluangkan sepuluh menit setiap minggu untuk menemaniku. Setiap kali akhirnya tiba saat yang berharga itu, permintaanku selalu sama, mendengar [Orang yang Paling Dicintai] sekali lagi. Namun, dia hanya memejamkan mata dengan letih. “Tampil di konser sudah cukup menguras tenaga. Aku nggak mau, setelah jam kerja usai, masih dibebani tekanan pekerjaan.” Aku tak tega melihatnya kelelahan. Sejak saat itu, aku tak pernah lagi meminta. Hingga pada hari Sabtu, ketika aku mendadak ditugaskan ke Valenne untuk melakukan wawancara, aku justru mendengar melodi yang familier itu dari gedung konser yang sudah kosong seusai pertunjukan. Para penonton sudah lama meninggalkan tempat itu. Hanya asisten perempuannya yang masih ada, tertidur bersandar di bangku barisan depan. Sementara itu, suamiku duduk di tengah panggung, memainkan [Orang yang Paling Dicintai] berulang kali agar dia terlelap. Seseorang mengingatkannya bahwa sudah waktunya beristirahat. Namun, dia hanya menatap perempuan itu dan berkata pelan, “Nggak apa-apa. Dia suka mendengarnya.” Malam itu, dia memainkan selo selama tiga jam penuh. Ternyata, bukan karena dia kelelahan atau tidak ingin membawa pekerjaan pulang. Dia hanya tidak bersedia memainkan lagu itu sekali lagi untukku. Aku tidak masuk untuk menuntut penjelasan. Aku hanya berbalik, lalu pergi. Malam itu juga, aku menerima penugasan dari perusahaan untuk dipindahkan ke Negara Westoria selama tiga tahun. Begitu permohonan itu terkirim, aku melepas cincin pernikahan yang sudah delapan tahun kupakai ....
Pengampunan Ke-99 Kali - undefined 소설 & 이야기
Gembala Domba
Kalian tahu nggak? Dulu istriku, Dina Felbe seberapa sayang sama aku? Dia sampai melamar aku 99 kali biar bisa nikah sama aku. Akhirnya yang ke-100 kali, aku luluh sama kegigihannya. Pas nikah, aku kasih Dina 99 kupon baikan. Kami sepakat, selama kupon masih ada, aku bakal tetap di sampingnya. Selama 5 tahun nikah, setiap kali Dina pergi temani cowok idamannya, Irwan Suwandi, 1 kupon pun habis. Pas pakai kupon yang ke-97, Dina mulai sadar kalau aku berubah. Aku sudah nggak bikin drama, nggak nangis-nangis minta dia jangan pergi. Itu karena saat Dina lagi kalap sama sekretaris cowok imutnya, aku pelan-pelan tanya, “Kalau kau pergi temani Irwan, aku boleh pakai 1 kupon baikannya?” Dina kaget, jarang-jarang hatinya luluh dan berkata, “Oke boleh. Lagian baru terpakai 60-an kupon. Kau mau pakai, ya pakai saja.” Aku hanya mengiyakan pelan, lalu membiarkannya pergi. Ternyata Dina nggak tahu bahwa itu sudah kupon ke-97. Sekarang kupon baikan kita sisa 2.
Tak Jadi Pelabuhan Sunyi, Menyambut Angin Sendiri - undefined 소설 & 이야기
Loka
Suamiku adalah kapten kapal kargo. Sepuluh bulan dalam setahun, dia menghabiskan waktunya di laut. Aku selalu sangat memercayainya. Hanya saja, diam-diam aku punya kebiasaan kecil yang tidak pernah diperhatikan siapa pun. Setiap kali kapalnya singgah di pelabuhan untuk mengisi perbekalan, aku selalu mengajak istri mualim satu minum bersama. Mualim satu adalah pria pendiam dan tidak banyak bicara, sedangkan istrinya sangat cerewet dan tidak kuat minum alkohol. Kami mengobrol tentang urusan rumah tangga, tentang berbagai hal di kapal. Saat minuman kami memasuki gelas ketiga, tiba-tiba dia mendekat dan berkata. "Suamimu romantis sekali. Bulan lalu, waktu kapalnya berlabuh di Marsey, dia sengaja mencari pengrajin setempat untuk membuat satu set perhiasan berlian bertema ombak. Ada kalung, gelang, dan anting-anting, lengkap semuanya. Dia bahkan menitipkannya lewat kapal pemasok untuk dibawa pulang. Benar-benar membuat iri." Aku berkata pelan, "Benarkah? Kenapa aku nggak menerimanya?" Aku tidak bertanya lebih lanjut, dia pun paham untuk mengganti topik pembicaraan. Malam itu, sesampainya di rumah, aku membuka buku catatan perjalanan kapal. Pada daftar barang yang dibawa dari Pelabuhan Marsey, alamat penerima di bagian perhiasan ternyata bukan rumahku. Laut penuh badai yang tidak menentu. Sudah waktunya aku turun dari kapal.
Daun Gugur Tanpa Suara - undefined 소설 & 이야기
Muriaz
Sehari sebelum jadwal datang bulan, aku melihat sebuah catatan di ponsel tunanganku. [Kira-kira besok dia datang bulan. Aku harus menyiapkan pembalut dan obat pereda nyeri di tasnya dulu.] Aku tersenyum manis, merasa tersentuh oleh perhatian tunanganku. Namun keesokan harinya, saat perut bagian bawahku mendadak kram hebat, aku meraba-raba isi tasku dengan wajah pucat pasi. Hasilnya nihil, tidak ada apa-apa di dalam sana. Darah merah pekat terlanjur menembus celanaku. Di tengah kepanikan, murid-murid menunjuk ke arah belakangku sambil berbisik dan tertawa. Saat itu, aku mengira dia hanya lupa menyiapkannya. Sampai akhirnya, guru magang yang baru masuk membuat sebuah unggahan di media sosialnya. [Baru mulai kerja langsung ketemu mentor idaman! Dia bahkan menyiapkanku pembalut dan obat pereda nyeri. Haid kali ini sama sekali nggak sakit.] Unggahan itu dilengkapi foto sebutir ibuprofen, pembalut, serta segelas air seduhan gula merah dan kurma. Obat itu adalah obat yang selalu kusediakan di rumah karena nyeri haidku yang parah. Dan pembalut itu adalah satu-satunya merek yang tidak menimbulkan reaksi alergi pada kulitku. Aku mematikan ponsel, menatap cincin di jari tengahku cukup lama, lalu bangkit menuju ruang kepala sekolah untuk mengajukan permohonan studi banding ke luar negeri. Tujuh tahun bersama, dia bahkan tidak pernah mengingat tanggal siklus datang bulanku. Mulai sekarang, pria itu tidak perlu mengingatnya lagi.
이전
12345
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status