Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Caden yang sedang berada di ruang baca tiba-tiba bersin. Robbin bertanya dengan perhatian, “Flu?”
9.51.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.1K kali sebagai adab bersin
Tampilkan Ulasan (177)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Terjebak Dalam Pesona CEO Tampan

Terjebak Dalam Pesona CEO Tampan

Adab yang sudah diajarkan oleh ibunya benar-benar diterapkan dengan baik oleh Sabrina. "Cantik ya?" ucap Bu Laras setelah tangan keduanya terurai. Ia menatap lekat wajah Sabrina yang polos tanpa make up berlebih. Hanya ada bedak dan lipstik warna kalem yang menempel di wajahnya yang bersih itu.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai adab bersin
Baca
+Pustaka
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Jawab Seno santai karena pada dasarnya Seno tidak tahu jika yang dimaksud itu Abian. "Tapi Mas, masa kalo suka berani banget nyium ceweknya pas lagi tidur kan kurang ajar." "UHUK UHUK," "Pelan-pelan makanya!" tegur Kanza membuat Saras dan Seno langsung menoleh ke arah Abain yang sedang terbatuk karena tersedak mendengar perkataan Saras, sedangkan Kanza langsung mengambilkan minum di nakas. Dengan telaten membantu memegangkan gelas Abian. Setelah selesai minum Abian kembali menoleh ke arah Saras yang kini tersenyum mengejek, astaga adiknya kenapa sih dari kemarin seperti itu.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai adab bersin
Baca
+Pustaka
The New Man (Manusia Baru)

The New Man (Manusia Baru)

Sati bertanya kembali karena penasaran. "Penjelasan sederhananya seperti ini, bersin diawali dengan sensasi menggelitik di ujung saraf yang mengirim pesan ke otak untuk membersihkan lapisan hidung. Sebelum bersin orang akan menarik napas dalam-dalam dan mengencangkan otot-otot dada. Tekanana yang sangat banyak mengisi ruang di dada dan tekanan yang memuncak bisa sejenak merubah ritme dari detak jantung kita dan bisa melompati detakan. Adanya perubahan tekanan membuat irama detak jantung menjadi berubah. Perubahan irama inilah seolah jantung berhenti berdetak, tapi bukan berhenti hanya hampir berhenti." Hans memberikan penjelasan yang sangat panjang agar semua jelas.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai adab bersin
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Terima kasih Ummi, laksa buatan Ummi lezat sekali,” Darren Dash mengelap ujung bibirnya dengan sehelai tisu. Kemudian dia mengambil air minum di hadapannya dan meminumnya hingga tandas. Ketika dia hendak bersendawa dia segera menutup mulutnya agar tak terdengar. Menurut adat kebiasaan mereka bersendawa di depan orang lain adalah hal yang memalukan dan tak sopan.
10147.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai adab bersin
Baca
+Pustaka
MENIKAHI MANTAN SUAMI TAJIR MELINTIR DEMI PUTRIKU

MENIKAHI MANTAN SUAMI TAJIR MELINTIR DEMI PUTRIKU

Elsa yang sejak memasuki bangunan yang dulu sering didatanginya ini, terus menarik napas panjang dan menekan kuat berbagai perasaan di hatinya, rasanya sesak napas saat mencium aroma tajam yang menguar dari tubuh di depannya. Sebenarnya, aroma itu dulu sangat disukainya, sudah menjadi candunya. Ia betah berlama-lama menghidu dalam-dalam tubuh yang menguarkan aroma itu, tapi bila kadarnya wajar. Sementara yang ini ia yakin pemakainya sangat berlebihan. Karenanya, Elsa langsung bersin sesaat setelah ia duduk di hadapan Abyasa. Wangi tajam itu terasa menusuk hidungnya hingga rasa tidak nyaman mengusik. “Maaf,” ujar Elsa seraya menutup hidung dan mulutnya. Disusul bersin kedua, ketiga dan selanj
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai adab bersin
Baca
+Pustaka
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

"Maaf, aku ... achoo ...." Arnold tentu tahu Nadine alergi. Dia segera mengeluarkan sebungkus tisu dan mengambil selembar untuk Nadine. "Tutup hidungmu dulu." Nadine mengikuti instruksi Arnold. Seketika, hidungnya tidak begitu gatal lagi. Keduanya pun mempercepat langkah kaki masing-masing. Sesampainya di apartemen, keduanya berpamitan. Nadine langsung menutup pintu dan berbalik untuk bersin. Dia bersin tujuh hingga delapan kali.
9.7383.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.1K kali sebagai adab bersin
Tampilkan Ulasan (96)
Baca
+Pustaka
efedrinHCL
ntah kenapa tokoh ibu ibu di sini bikin darah tinggi aja......gimana kalo nadine nggak usah sama arnold ato stendy..jadi wanita single dan mandiri aja deh,repot dapat mertua macam yenny dan inez......
Putri Ramadini Mumpuni
Seperti biasalah...ceritanya emang seru banget tapi banyak kejadian yang terlalu dipaksakan dan muter-muter, cerita yg intinya sebenernya bisa dipangkas 70 chapter panjang, Villains nya terlalu banyak dan overpower..
Baca Semua Ulasan
DIPANDANG HINA KARENA JANDA

DIPANDANG HINA KARENA JANDA

Adam duduk di kursi ruang tamu rumah orang tua Sabrina. Sebenarnya ototnya tegang, jantungnya dag dig dug tak karuan, tetapi dia berusaha stay cool. Sesekali dia menghembuskan napas lewat mulut untuk mengurangi grogi. "Silakan diminum, Ustadz." Sabrina menaruh segelas es sirop berwarna merah menyala. Tampak segar di cuaca siang yang terik seperti sekarang.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai adab bersin
Baca
+Pustaka
The Serpent's Embrace

The Serpent's Embrace

tanya Adrian, menahan emosi supaya terlihat tetap santai. "Jantungku," jawab Sienna, suaranya gemetar sambil menelan ludah. "Berdetak sangat kencang... apakah ini... normal?" Adrian terkekeh samar. "Itu reaksi alami tubuh saat kita melakukan hal seperti ini." Pandangan Adrian terpaku pada bibir Sienna, tak menyangka gadis yang tak tahu cara merawat diri memiliki bibir yang lembut nan manis.
798 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai adab bersin
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Chad mendengarkan dengan saksama, matanya tidak lepas dari wajah Pak Badar. "Tapi," lanjut Pak Badar sambil menyingsingkan lengan bajunya, "Najis itu tidak menghalangi kita untuk mempelajari aromanya. Kami bisa mencoba parfum Mas Chad di kulit tangan, asal jangan sampai terkena pakaian. Toh, nanti setelah urusan belajar selesai, tangan ini bisa dibasuh kembali dengan air sampai bersih. Kami tetap aman saat waktu salat tiba."
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai adab bersin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status