Pesona Sang Penakluk
Namun, bukan makanan itu yang menjadi fokus Rama, melain gerak-gerik Sarah yang berdiri di hadapannya.
Rama melihat wanita itu terus bergerak gelisah, wajahnya juga agak pucat, dan kantung matanya bengkak.
"Kak Sarah, apa kamu sedang nggak enak badan? Apa semalam tidurmu nggak pulas?" tanya Rama.
Sarah menjawab dengan suara pelan, "Iya, sebenarnya ada yang sakit!"
Rama mengangguk sedikit dan lanjut bertanya, "Apa kita sudah nggak punya uang sama sekali untuk kamu pergi berobat?"
Hot Chapters