Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satu Hari Dua Akad

Satu Hari Dua Akad

Kebetulan Mas Dirga memang sedang bekerja jadi tidak ada di rumah. Hanya berselang beberapa menit setelah Mbak Shanum dan Mika pergi, Aini datang sambil menangis. “Ai, kamu kenapa?” tanyaku khawatir. Untung saja Mazaya sedang tidur jadi aku bisa mendengarkan apa yang terjadi pada Aini. “Mas Bian, Sa. Dia sudah sadar dari komanya.” Aku yang mendengar itu jelas ikut senang, “Alhamdulillah. Aku ikut bahagia, Ai.”
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai ainun mardiyah
Baca
+Pustaka
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Wanita paruh baya itu juga berharap kelak Ayu bisa menerima kenyataan. "Ainun, kamu bicara sama siapa, Nak?" Bu Madinah pura-pura bertanya. Tidak lama kemudian, pintu kamar terbuka sedikit lebar. "Aku, Umi. Tadi mampir ke sini soalnya tahu kalau Ainun dilamar Diqi. Gak apa-apa, kan?" "Iya, gak apa-apa, Nak. Umi kira Ainun bicara sendiri." Bu Madinah tersenyum, padahal dia sengaja bertanya karena penasaran dengan keadaan sang anak.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai ainun mardiyah
Baca
+Pustaka
DIMADU TANPA RESTU

DIMADU TANPA RESTU

Bahkan jam dinding seolah berhenti berdetak. “Aku nikahkan dan kawinkan engkau, Wiratama Mahardika bin Suryo, dengan Sekar Larasati binti Ahmad Sholeh, dengan mas kawin seperangkat alat salat dibayar tunai.” Wira menarik napas panjang. “Saya terima nikahnya dan kawinnya Sekar Larasati binti Ahmad Sholeh dengan mas kawin tersebut, dibayar tunai.”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai ainun mardiyah
Baca
+Pustaka
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

Ammar menaruh peci di meja rias, Ayudia juga di sana, tengah melipat karpet dan merapikan barang-barang berantakan. Ammar menyisir rambut, sangat lama. Sampai Ayudia selesai beres-beres. Namun, saat akan beranjak, ponsel gadis itu berbunyi nyaring. Ammar baru ingat, kalau ia belum punya nomor sang istri. Justru Adam sudah menyimpan. Ayudia mengambil tas sekolah di bawah, samping meja rias. "Assalamualaikum, Pak Annan. Ada apa?"
1044.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ainun mardiyah
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Baca Semua Ulasan
Aduh! Nona Manja Mencampakkan Tuan Muda

Aduh! Nona Manja Mencampakkan Tuan Muda

"Selamat datang di rumah, Nyonya Muda! Saya Bi Linda." Linda Amarta, 50 tahun. Linda menyambut Ciara dengan senyum. Dia adalah kepala pelayan yang ditunjuk Tuan Besar Griffin. Ciara menginjakkan kaki untuk pertama kali di rumah pernikahannya dengan Liam. Lokasi rumah mewah ini berada di kawasan elit Majestic Manor Kota Baubau.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai ainun mardiyah
Baca
+Pustaka
Andai Aku tak Menikahinya

Andai Aku tak Menikahinya

Kakak yang keluar untuk sekedar nyapu di luar rumah tanpa kerudung saja disidang cukup lama oleh bapak. Memang bapak dan ibu sehati dalam pendidikan agama. Rutin mengikuti kajian ilmu serta rutin menghafal ayat setiap harinya menjelang waktu sholat subuh. Bapak orang yang lembut tapi tegas, walaupun kedekatannya tidak sedekat dengan ibu kalau terhadap anaknya. Sosok ibu memiliki pribadi yang bijak, bisa diajak jadi teman curhat sekaligus teman bercerita yang asik. Muchtar, namanya mulai kuingat sebelum tidur. sesakali terpikir apakah dia jodohku akankah dia sebaik dan selembut bapak?
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai ainun mardiyah
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

lanjut Isa. Zayn diam, untuk informasi itu Ia sudah tahu kemarin dari Dokter yang menangani Ibu gadis itu langsung. "Bukankah Putri dari keluarga Geovan berpacaran dengan salah satu anak seorang pengusaha juga. Bagaimana dengan itu?" tanyanya dengan membuka lembaran kertas yang lain agar tak terlihat jika Ia sangat penasaran. "Arinda, Putri dari Wisnu Geovan dan Kinan Geovan bernama Arinda. Sedangkan untuk mantan tunangannya bernama Devon, berasal dari Keluarga Domanta."
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai ainun mardiyah
Baca
+Pustaka
The Queen Janda Pirang

The Queen Janda Pirang

Sean menghentikan langkahnya dan mencari solusi untuk saat ini sampai ia sendiri lupa jika sedang mengikuti Reno dan Adzan. Keputusan Sean untuk pulang begitu bulat. Ia begitu menyayangi Ainul. Ya, putri Zahra itu Ibu Aisyah namai dengan nama yang sangat indah, Ainul Mardhiah yang memiliki arti sebagai Bidadari Surga yang paling cantik. Dengan cepat, Sean berbalik arah dan mencari taksi untuk segera kembali ke pinggiran kota besar menuju rumah minimalis yang ia hadiahkan untuk Ibunya.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai ainun mardiyah
Baca
+Pustaka
Menguak Kebohongan Suamiku

Menguak Kebohongan Suamiku

Dua cabang atas namaku karena memang dia belum menikah. Tiga menit berlalu... "Dia Mardiyah, teman kantor. Iya, Mardiyah." Mas Agung cengengesan. Bodoh! umpatku dalam hati. Bagaimana mungkin Mas Agung menyebut nama Mardiyah sementara aku pun tahu nama lengkap Ainun ada Mardiyah di belakangnya. Kacau, bisanya selingkuh tetapi tidak tahu cari alasan.
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 861 kali sebagai ainun mardiyah
Baca
+Pustaka
Istri Sebatas Status

Istri Sebatas Status

“Dan wanita sialan itu mempermalukan mama di sana.” Entah siapa yang dimaksud Clarissa dengan wanita sialan. Rodiah yang sudah tak lagi bernyawa, Ainun yang tak melawan perbuatan buruknya, atau Agnes yang menjadi malaikat pelindung untuk Ainun? “Ainun, Ma? Bagus dong! Ma—” “Aduh!” Marsha mengaduh ketika tiba-tiba ucapannya terpotong oleh gulungan majalah yang mendarat di kepalanya disertai tatapan garang Clarissa.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 758 kali sebagai ainun mardiyah
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Elpit
Bener banget Agnes, hidup bukan untuk menyenangkan banyak orang. Kita cuma punya dua tanyan gabisa biat membungkam semua mulut orany, lebih baik gunakan untuk menutup kedua telinga kita aja. Abaikan suara-suara sumbang.
Cheezyweeze
Gpp mb Agnes, d luaran sana banyak kog yg satu server. Baca bab 1 pas bgt, kyak yg aku rasakan. Orang lain hanya mencibir dg tidak melihat apa yang terjadi sebenarnya. Orang Jawa bilang sawang sinawang. Semangat kak!
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status